Mengubah Nasib Gadis Jelek

Mengubah Nasib Gadis Jelek
51


__ADS_3

"Cepat akhiri semua itu sebelum ayahmu meledak!!!" Kembali teriak Widya dari seberang telepon benar-benar membuat Ivanka merasa sangat kesal sehingga yang sedang mengepal kuat tangannya itu kemudian menghela nafas dengan kasar.


"Ibu, kita bicarakan nanti ketika aku kembali, Aku harus pergi sekarang." Ucap Ivanka lalu dia menekan tombol reject pada ponsel itu dan membongkar ponselnya.


Perempuan itu lalu mengeluarkan satu kartu dari dalam ponselnya hingga hanya ada satu kartu yang tertinggal yang merupakan kartu dengan nomor ponsel yang ia berikan pada manajernya.


Sang sutradara yang melihat itu kemudian berkata, "Apakah keluargamu tidak mendukungmu dalam karir yang kau garap?"


Pertanyaan itu langsung membuat Ivanka mengukir sebuah senyum tipis di bibirnya sembari menganggukkan kepalanya dengan pelan, "ya, tapi mereka hanya belum mendukung ku saja sekarang ke depannya mereka pasti akan berubah pikiran ketika melihat aku sudah berkembang baik di dunia permodelan," ucap Ivanka.

__ADS_1


Sang sutradara yang mendengarkan itu bisa merasakan kesedihan yang dialami oleh Ivanka, Tetapi dia tidak berniat untuk terlalu banyak menggurui perempuan itu hingga dia hanya mengulurkan tangannya menepuk pelan bahu Ivanka sembari berkata, "jangan khawatir, semuanya selalu berat di awal. Ada banyak orang yang awalnya tidak didukung oleh keluarga mereka, Tetapi setelah memperlihatkan sebuah keberhasilan besar dalam karir mereka, secara perlahan-lahan keluarga mereka akan berubah pikiran dan mulai mendukung."


Kembali lagi, Ivanka menganggukkan kepalanya dan dia merasa tenang bahwa pria di depannya benar-benar mendukungnya.


Lagi pula, kalau keluarganya tidak mendukungnya, maka tidak ada masalah dengan hal itu sebab saat ini dia bukanlah Ivanka yang dulu bukanlah Ivanka yang benar-benar penuh terhadap keluarganya, tetapi antara dia dan keluarga itu memang terasa asing karena jiwa yang ada dalam tubuh Ivanka saat ini bukanlah Ivanka yang sebenarnya.


Maka, mobil terus melaju sampai mereka tiba di lokasi syuting lalu Ivanka yang datang bersama dengan sutradara mendapat perlakuan khusus dari orang-orang yang ada di sana hingga dia dengan tenang menyaksikan syuting yang digelar di sana.


Namun, beberapa saat menunggu di sana tiba-tiba saja terjadi sebuah insiden di mana salah satu lampu tiba-tiba saja terjatuh hingga mengenai salah seorang perempuan yang saat itu hendak melakukan shooting.

__ADS_1


Buk!!


Brak!!


Hal itu lantas membuat semua orang menjadi panik dan mereka cepat-cepat mendekati Sang Perempuan yang sudah terluka di kepalanya dan terlebih lagi, perempuan itu tampak pingsan dengan lampu yang tadinya tampak baik-baik saja kini telah pecah karena mengenai kepala Sang Perempuan.


Ivanka yang melihat itu juga ikut mendekat, dan ketika dia melihat pendarahan yang dialami oleh perempuan itu, dia sangat terkejut bahwa ternyata salah satu pecahan kaca menusuk di kepala perempuan itu.


"Bagaimana ini??" Salah seorang pria berbicara dengan raut wajah yang begitu panik melihat keadaan perempuan itu.

__ADS_1


"Cabut pecahan kaca yang ada di kepalanya, itu pasti sangat menyakitkan baginya!!!" Ucap salah seorang perempuan yang ketakutan melihat kaca yang cukup besar itu tertancap di kepala Sang Perempuan yang telah pingsan.


Pria yang memegang perempuan itu mengulurkan tangannya untuk mencabut kaca itu ketika Ivanka yang ada di sana kemudian dengan cepat mendekat dan menahan tangan pria itu.


__ADS_2