
Ivanka yang berpisah dengan kakaknya langsung pergi untuk menyelidiki tentang perempuan bernama Gea yang baru saja mengalami kecelakaan.
Setelah tiba di ruangan operasi, perempuan itu melihat ada banyak orang yang menunggu di sana dan mereka Semua terlihat berada dalam kecemasan mereka sebab tentunya mereka cemas jika terjadi sesuatu pada Gea.
'Hah,, sepertinya operasinya akan berlangsung lebih lama dari Yang kukira.' ucap Ivanka dalam hati sembari memperhatikan lampu operasi yang masih terus berwarna merah.
Karena merasa bahwa tidak ada gunanya Jika dia menunggu di situ, maka perempuan itu kemudian berbalik dan hendak pergi meninggalkan tempat itu ketika tiba-tiba saja dia melihat Bi Na yang adalah sahabat irfanka datang mendekatinya.
Tetapi perempuan itu tidak melihat ke arahnya, dan bina hanya berjalan cepat-cepat ke arah ruang tunggu dan bergabung bersama dengan orang-orang yang tampak sangat cemas di sana.
'dia adalah sahabat Ivanka, tetapi perempuan ini bahkan sama sekali tidak pernah menghubungi Ivanka setelah kejadian di pantai. Dari ikatan Ivanka pun, perempuan ini seakan-akan membiarkan seluruh sepupu-sepupunya berbuat buruk kepada Ivanka,' ucap Ivanka dalam hati sembari memperhatikan perempuan itu selama beberapa saat lalu berbalik meninggalkan tempat itu.
__ADS_1
Sembari berjalan keluar dari rumah sakit, Ivanka memikirkan rencananya yang gagal terhadap Adela yang membuatnya merasa kesal.
'Hah,, sepertinya perempuan bernama Adella itu memang sangat sulit untuk dihadapi, Bahkan dia bisa menyingkirkan Emilia dengan begitu mudah lalu berpura-pura pingsan supaya dia tidak perlu lagi menggunakan bikini yang kubelikan,' ucap Ivanka dalam hati sembari menunggu tasnya untuk mendapatkan ponselnya memesan sebuah taksi online.
Tuk tuk tuk...
Ivanka sementara mengetuk-ngetuk layar ponselnya untuk memesan taksi online ketika tiba-tiba saja seorang perempuan mendatanginya dan mendorongnya dari belakang hingga Ivanka tersungkur ke depan dan ponsel yang ada di tangannya terjatuh.
Buk!
Maka sambil menggertakan giginya perempuan itu mengangkat wajahnya dan menatap bahwa ternyata perempuan yang baru saja mendorongnya ialah kekasih dari kakaknya, Irene.
__ADS_1
"Apa yang baru saja kau lakukan?!" Tanya Ivanka dengan kesel memperlihatkan layar ponselnya yang sudah sangat retak dan tidak bisa lagi mendeteksi sentuhan jari Ivanka.
Sementara Irene yang melihat perempuan di depannya, tetapannya sama sekali tidak terfokus pada ponsel perempuan itu tetapi dia hanya menatap Ivanka sembari berkata, "kau,, Apa kau tidak malu menjadi penyebab keheretakan hubungan ku dengan kakakmu? Kau berlagak menjadi seorang adik yang harus disayangi oleh kakakmu tapi kau lupa bahwa Kakak kamu sudah memiliki kekasih di mana dia harus lebih memperhatikan kekasihnya ketimbang adiknya. Dan karena semua yang kau lakukan itu, aku harus bertengkar dengan Davi dan--"
"Kak Davi!!" Sheila Ivanka menoleh ke belakang Irene langsung membuat Irene menghentikan ucapannya dan berbalik ke belakang untuk melihat Jika benar ada dasi yang datang.
Tetapi, baru saja perempuan itu berbalik maka Ivanka dengan kesal langsung mendorong punggung perempuan itu hingga Irene kemudian tersungkup ke lantai dan tas yang ia bawa juga terjatuh membuat ponsel perempuan itu keluar dari tasnya.
Ivanka yang melihat itu langsung mendekati ponsel Irene lalu menggunakan kaki kanannya dia menginjak layar ponsel itu hingga retak.
Irene yang melihat itu sangat terkejut, tetapi Ivanka tidak memperdulikan keterkejutan perempuan itu dan dia hanya berdiri di sana menatap Irene dengan tatapan meremehkannya.
__ADS_1
"Heh,, aku beritahu padamu kamu kalau aku sangat senang kau berpisah dengan kakakku!! Dan ponsel ini, anggap saja sebagai bayaran atas ponselku yang juga retak karena ulahmu!!!" Ucap Ivanka lalu dia kemudian pergi meninggalkan Irene yang sangat marah melihat kelakuan Ivanka.
Perempuan itu cepat-cepat membereskan barang-barangnya lalu dia menggertakkan giginya menatap punggung Ivanka yang semakin menjauh darinya, "Dasar perempuan Shireen, lihat saja nanti aku akan membuatmu diabaikan oleh kakakmu dan sepenuhnya kakakmu akan menjadi milikku sementara kau,,,, aku akan mencari cara untuk membuatmu diasingkan oleh seluruh keluargamu!!!" Ucap idenya dengan sangat marah.