Menikah Dengan Anak Mami

Menikah Dengan Anak Mami
Bab 11 # Ingin pindah ke kontrak kan


__ADS_3

Waktu sudah menunjukan pukul 03:00,seperti biasa aku selalu terbangun di waktu itu untuk melaksanakan Qiyamul Lail.


Aku mencoba membangun kan Sandra yang sedang tertidur lelap untuk mengajak nya sholat malam.


"Nona... "Aku yang menggugah Sandra dipinggiran ranjang.


"Nona....."Aku menggugah nya lagi.


"Nona...."


"Hmmmm..... Hoooammm,CK ada apa sih?"Tanya nya sembari menggeliat mengucek kedua mata nya.


"Nona,yuk kita sholat 2 rokaat."Kata ku kepada nya sembari mengulas senyum nya.


"CK,ihhhhhh.....Kira in ada apa!"Kata nya ketus.


Sandra pun kembali menarik selimut nya dan mengabaikan ku.


"Nona.... "Panggil ku lagi.


"Nona...."Panggil ku lagi.


"Ah!Apa sih Loe Dewa!Gue ngantuk!"Pekik Sandra.


"Maaf sebelum nya,aku hanya ingin mengajak kamu untuk sholat malam."Jawab nya.


"Ribet loe!"Sentak Sandra sembari mengibas selimut nya dan turun dari ranjang.


"Nona mau kemana?"Tanya ku kepada Sandra sembari menahan lengan nya.


"Ihh lepas!Gue mau cari tempat yang nyenyak?"Ucap Sandra yang mengibas tangan Dewa dan berjalan menuju pintu keluar kamar.


"Astagfirullah hal adzim... Wahai engkau yang mampu membolak-balikkan hati manusia.Ya Allah lemah lembut kan lah hati istri ku Casandra Liem,agar dia bisa menjadi lebih lembut dan berilah hamba mu ini kemudahan jalan agar bisa membimbing nya."Batinku sembari menengadah dengan kedua tangan.


Sementara itu....


Tok.... Tok... Tok...


Tok.... Tok.... Tok...


Ceklek....


"Hoaaammmm..... Kakak?"Seru Ayu yang melihat Sandra berada di depan pintu nya.


"Kakak ngapain jam segini keliaran didepan kamar ku?"Tanya Ayu kepo.


"Isss .. Minggir dulu ngantuk!"Kata Sandra yang berusaha menyerobot Ayu yang berdiri didepan pintu.


"Eits....."Seru Ayu yang enggak mau kalah sembari menarik tangan Sandra.


"Dek!"Pekik Sandra .


"Apa!"Pekik Ayu.


"Kakak itu sudah menikah.Seharus nya kakak tidur dikamar kakak dong bersama suami kakak."Kata Ayu dengan nada tinggi.


"CK,"Decih Sandra sembari menghentakkan kaki nya.


"Tolongin kakak lah dek please... Sekali ini saja."Pinta Sandra dengan memelas nya.

__ADS_1


"Enggak !"Pekik Ayu.


"Nona....."


Sandra dan Ayu menoleh ketika aku memanggil Sandra.


"Loh,kak Dewa kak Sandra ini istri kakak Loch bukan bos kakak di kantor!Seharus nya kak Dewa memanggil ayang kek,besty kek,atau apalah.. "Cerocos Ayu yang tanpa ada ujung nya.


"Nona.."Ucap ku dan Ayu menatap mata ku dengan terbelalak.


"Mmmm... Sandra,tidak baik diluar ini sudah mau subuh.Ayo kembali ke kamar."Kata ku yang mengajak Sandra.


"Habis loe bikin muyak... "Sahut Sandra dengan kesal sembari berjalan menuju ke arah pintu kamar nya.


"Yang sabar kak Dewa ya menghadapi kak Sandra."Pesan Ayu dan aku mengulas senyum yang ku paksakan.


Aku pun berjalan menuju ke kamar Sandra.


Dan ku lihat Sandra sudah kembali menarik selimut nya dengan tatapan kesal kepadaku.


Pagi hari menjelang pukul 07:00.


Baik Sandra maupun aku masing-masing menyiapkan diri untuk pergi ke kantor.


Kami pun turun kelantai dasar untuk sarapan bersama Papi Mami dan Ayu.


"Pi... Mohon maaf sebelum nya."Ujar ku dan semua orang menghentikan aktivitas makan nya.


"Ada apa Dewa...?"Tanya Papi kepada ku.


"Mulai hari ini Dewa mau memboyong Sandra ke kontrakan Pi!"Ujar ku.


Aku pun meraih segelas air minum yang tidak jauh dari nya.


Glek.... Glek....


"Enggak!"


"Sandra enggak setuju."Protes Sandra sembari mengusap mulut nya dengan tisu.


"Sandra... "Kataku lirih.


"Kalau loe mau kembali ke kontrakan loe,loe aja.Enggak usah ajak-ajak gue."Sahut Sandra dengan ketus.


"Apa lagi kontrakannya sempit!"Tambah nya lagi.


Aku pun langsung terdiam di gass oleh ucapan dari Sandra.


"Sandra nak... Kamu sudah menikah.Ingat kamu sudah bersuami.Kemanapun suami kamu pergi kamu juga harus mengikuti nya." Nasehat papi.


"Tapi Pi... "Interupsi Sandra lagi.


"Nak... Benar apa yang dikatakan oleh Papi.Rido istri ada pada suami."Tambah Mami lagi.


"Tuu kak coba dengerin ma...."


"Diem loe!"Sentak Sandra kepada Ayu dengan wajah jutek nya dengan bibir mengerucut kedepan.


"Lanjutkan sarapan nya..."Seru papi.

__ADS_1


"Sudah papi pastikan baju-baju Sandra nanti dikirim ke kontrakan kamu Dewa."Tambah papi.


"Terimakasih Pi..."Ucap ku dengan mengulas senyum.


"Pi... Papi mengusir ku begitu?"Kata Sandra yang dengan intonasi tinggi.


"Bukan Sandra.Papi ha..."


"Sudah lah.. Jadi enggak mood sarapan!"Kata Sandra yang kesal sembari membanting sendok nya dipiring dan beranjak berdiri lalu pergi meninggalkan meja makan.


"San... Sandra..."Panggil Papi.


"Sandra... "Seru papi lagi.


"Biar Dewa Pi mi yang mengejar Sandra."Kataku kepada kedua mertua ku.


Aku pun berjalan menyusul Sandra ke bagasi mobil nya.


"Heii....."Kataku sambil meraih lengan nya.


"Ih,lepasin!"Sandra yang kesal mengibas tangan ku.


"Jangan marah dulu dong."Kataku yang menenangkan Sandra.


"Puas kan sudah loe..."Sindir Sandra kepadaku.


"Puas apa nya sih San...?Ya.. Allah."Kata ku sembari menarik nafas kembang kempis.


"Karena loe sudah menghasut papi untuk ngajak gue pindah dari rumah!"


"Astagfirullah hal adzim... Enggak ada maksud ku seperti itu Sandra.Kita itu sudah menikah dan tidak seharus nya kita menjadi beban orang tua.Kita harus belajar mandiri tanpa sponsor dari orang tua."Jelas ku kepada Sandra.


"Mami... Papi... Gue saja enggak pusing repot seperti ini,kenapa kamu yang pusing?"Protes Sandra lagi.


"Astagfirullah hal adzim.... Oke begini kita pindah ke kontrakan aku.Kapan pun kamu mau jenguk papi dan mami atau mau tidur disini nginep ku bolehin."Jelas Dewa lagi.


"CK"


"Aku mau kerja.Jangan sampai kamu terlambat datang ke kantor hanya karena debat dengan masalah ini."Peringat Sandra lagi kepadaku.


"Satu lagi.Panggil aku nona saat berada di kantor."Tambah nya lagi sembari membuka pintu mobil nya.


"Minggir!"Kata Sandra lagi dan menutup pintu mobil nya


Brakkkkkkk......


Sandra menutup pintu mobil dengan begitu kencang nya yang menandakan dia begitu kesal dan marah.


Sandra pun menyalakan mesin mobil nya dan menjalankan keluar garasi tanpa aku turut serta ikut dengan nya.


Aku pun mengelus dada...


"Astagfirullah hal adzim... "Istigfar ku sembari mengusap dada.


"Lemah lembut kan lah hati isteri ku ya Allah."Gumam ku.


Aku pun mengambil handphone yang berada di saku celana ku untuk memesan aplikasi ojek online,karena motor ku dari kemarin sudah terparkir rapi di parkiran gedung kantor.


Bersambung........

__ADS_1


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


__ADS_2