
Hari ini pekerjaan ku dikantor sangat lah menumpuk.Imbas dari 7 hari yang lalu ku tinggal honeymoon bersama Sandra.Panji yang diberi tanggung jawab ternyata hanya bisa 50% menyelesaikan nya.
Buntut nya aku harus merapel semua nya.
"Huft ..... "Kata ku sembari mengacak rambut frustasi.
"Jangan ngambek dong Wa... "Kata Panji yang duduk di samping meja kerja ku yang ber sket.
"Aku hanya bisa membantu mu sebagian.Sisa nya kamu kerjakan.Kamu lihat ini laporan dari pak Jimmy dari nona Sandra belum ku selesaikan."Kata ku dengan wajah lelah.
"Iya... Iya sorry.Jangan ngambek begitu dong."Seru Panji lagi.
"Ehem...."Suara deheman.
Aku dan Panji pun menoleh ke arah suara deheman seorang perempuan secara bersamaan.
"Astagfirullah hal adzim..."Kata Panji dengan terkejut sembari mengusap dada nya.
Sandra dengan bersendekap berdiri di depan meja ku.
Aku dan Panji pun berdiri.Dan Panji hanya bisa menunduk dan menyikut ku.
Semua karyawan procurment hanya bisa berdiam dan memperhatikan ku dan Panji.
"Bawa sini laporan kamu."Kata Sandra ke pada Panji sembari tangan meminta menengadah ke pada Panji.
Panji pun memberikan laporan nya kepada Sandra.Dengan tangan yang bergemetar.Lalu Sandra meraih laporan itu dengan secepat kilat dan memeriksa nya dengan teliti sembari kedua mata nya menatap Panji.
Lembar per lembar dengan teliti Sandra mulai memeriksa nya.
"Kamu kerjakan ulang dan kembali ke tempat kamu."Kata Sandra kepada Panji.
"Revisi semua laporan dari awal hingga akhir.Besok pukul 12 siang laporan itu harus sudah ada di meja kerja saya.Paham?"Tanya Sandra kepada Panji dan Panji mengangguk.
"I-iya nona.Permisi...."Kata Panji terbata dan melangkah kan kaki menuju ke meja kerja nya.
"Mana laporan selanjut nya?"Kata Sandra kepadaku sembari menengadah tangan nya.
Aku pun hanya bisa menelan Saliva ku sendiri ketika melihat Sandra istriku sendiri tiada ampun menagih sebuah laporan DO yang diberikan nya tadi pagi.
"Emmmmmmmm....."Kata ku.
"Kenapa?"Tanya Sandra lagi dengan menatap ku.
"Belum selesai nona!"Jawab ku akhir nya jujur.
__ADS_1
Sandra pun tersenyum smirk😏
"Belum selesai?Laporan sendiri saja belum selesai sok-sok an bantuin orang."Kata Sandra dan aku mulai menunduk.
"Untuk semua nya... Jangan dicontoh hal seperti ini.Boleh kalian saat dalam bekerja saling membantu,tapi ingat jangan lalaikan tugas kalian juga."Kata Sandra kepada semua karyawan procurment.
"Silahkan dilanjutkan."Ucap Sandra dan keluar dari ruangan procurment.
Panji pun merapatkan lagi di meja kerja ku.
"Gila ya nona Sandra sekarang sadis beut...."Celoteh Panji sembari melihat ke arah pintu keluar procurment.
"Harus itu.Harus lebih sadis,biar karyawan seperti mu enggak seenak nya keliaran😁disaat jam kerja."Tambah ku untuk mengolok Panji.
"Rugi bosss.... Time is money..."Tambah ku lagi dan melihat raut wajah Panji yang kesal.
"Sialun loee...."Gerutu Panji sembari menepuk pundak ku dan melangkah pergi.
Aku pun hanya menarik nafas dan menghembuskan pelan serta aku melanjutkan pekerjaan ku lagi.
Waktu menunjukan pukul 4 sore dan aku tidak melihat Sandra dan mobil nya pun juga tidak ada di tempat parkiran.Aku merogoh saku celana ku dan mengambil handphone untuk memastikan Sandra.
Handphone Sandra sangatlah sulit untuk dihubungi,untuk aku memiliki mami mertua yang selalu mensuport keadaan rumah tangga ku dan selalu memantau anak perempuan nya yang sudah menjadi isteri ku.
Saat ini Sandra sedang berada dirumah mami nya.Dan aku minta tolong kepada mami mertua membujuk Sandra untuk pulang kerumah kontrakan.
Sandra sedang berada dikamar nya dan merebahkan tubuh nya membelakangi mami.
Mami yang berada dipinggiran ranjang hanya bisa menasehati anak perempuan nya yang sangat keras kepala itu.
"Sandra masih kesel mi sama Dewa!"Sahut Sandra yang membelakangi mami nya.
"Dewa kan sudah minta maaf sama kamu.Seharus nya kamu enggak boleh egois seperti itu nak.Saling memaafkan.Hidup berumah tangga itu tidak semudah membalikkan telapak tangan Sandra.Ada pasang surut nya juga."Nasehat mami kepada Sandra.
"Terus mami menyuruh Sandra untuk memaafkan Dewa begitu?"Tanya Sandra sembari membalikkan tubuh nya dan duduk menyandar di sandaran kepala ranjang.
"No...!Gengsi lah mi..."
"Sandra sayang.... Kenapa harus gengsi?Kamu sedang tidak berkompetisi dalam ajang apa pun itu.Tapi kamu sedang berjuang untuk memperbaiki rumah tanggamu agar jauh lebih baik lagi."Kata mami yang menasehati anak manjanya itu.
"Mami tau.... Sebenar nya kamu cinta kan sama Dewa?"Tanya mami Sandra.
Dan Sandra hanya bisa terdiam menunduk.
Mami mengulas senyum nya sembari membelai rambut ku.
__ADS_1
"Pulang lah... Nanti Dewa menjemput mu.Ingat kamu sudah menikah dan tanggung jawab kamu sepenuhnya sama Dewa.Jadilah isteri yang Sholehah karena ridho isteri ada pada suami."Nasehat mami kepada Sandra.
Tok... Tok...
Pintu kamar Sandra ada yang mengetuk.
"Masuk..."Sahut mami.
Ceklek,
"Assalamualaikum....."Sapa Dewa di penghujung daun pintu.
"Waalaikum salam...."Sapa balik mami mertua dan aku menghampirinya serta mencium punggung tangan nya.
Aku pun mencuri pandangan ku kearah isteri ku tercinta Sandra.
"Baru pulang nak?"Tanya mami kepada ku.
"Iya mi.. Sekalian mampir untuk menjemput Sandra."Jawab ku dan Sandra pun mendongak kan kepala nya.
"Ya udah... Makan malam dulu ya kita sama-sama sebelum kalian pulang."Kata mami kepada ku.
Aku dan Sandra pun masih terdiam untuk menjawab pertanyaan mami dan saling bertatap muka.
"Sebentar lagi Ayu juga pulang dari kampus.Nah... Dewa kamu tunggu saja disini dengan Sandra temani dia.Mami mau masak bersama mbak Ijah."Ucap mami sembari mengulas senyum nya.
Setelah mami meninggalkan kamar Sandra ,kini tinggal aku dan Sandra yang berada di kamar.
Kikuk...
Seperti orang bodoh 😁 padahal dari tadi pagi hingga sore aku dan dia beradu mulut tiada habis nya.
Aku pu meraih tangan Sandra dan berusaha mencoba memeluk nya.
"ihhh.... Apa an sih."Gerutu Sandra yang masih kesal dan mengibaskan tanganku.
"Waduhh... Masih seperti singa 🦁"Goda ku terkikik.
"Masalah buat loe...."Jawab Sandra sambil menimpuk ku dengan guling.
Sandra pun berjalan ke arah pintu keluar kamar nya dan aku ikut mengekor di belakang nya.Dia menuruni anakan tangga dan berjalan menuju dapur.
Aku pun memilih untuk rebahan sebentar dikamar Sandra karena merasa lelah.
Bersambung.........
__ADS_1
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️