
Jam dinding di ruangan staff sudah menunjukan pukul 17:00,
Aku baik dengan Sandra sudah berada di tempat parkir.Hari ini sebenar nya hari weekend,dimana jam kantor hanya sampai setengah hari saja.
Berhubung kerjaan ku dan kerjaan Sandra belum selesai jadi kami memutuskan untuk melanjutkan hingga sore.
Situasi jalan raya ke arah pulang memang lah sangat padat merayap.Butuh kesabaran ekstra untuk melalui nya.
Hingga pukul 18:30 tepat kami sampai rumah.
"Aaaaaaaaaaaaaaaa"
"Sandra....!"Kata ku yang kaget mendengar suara teriakan Sandra dari dalam kamar.
Aku bergegas lari menuju kamar untuk memastikan keadaan Sandra.
Ceklek,
"Sandra!"Kata ku yang melihat Sandra naik di atas ranjang dengan tubuh hanya berbalut handuk berwarna putih yang menutupi hingga sebatas lutut dan dengan rambut nya yang basah dibungkus dengan rapi memakai handuk.
Aku pun menelan Saliva.Dan fokus memandangi tubuh Sandra.
"Mas!"Pekik Sandra.
"Hah,?"Kata ku dengan mulut menganga.
"Di kamar mandi ada kecoa.Tolong mas usir."Kata Sandra sembari tangan nya memegangi handuk nya kuat-kuat agar tidak terbelorot.
Aku pun menggelengkan kepala dan menutup pintu kamar serta berjalan ke arah kamar mandi untuk memastikan ada tidak nya kecoa yang di maksud Sandra.
"Dimana kecoa nya?Enggak ada nih"Kata ku sembari membuka kamar mandi dan memeriksa sudut setiap sudut kamar mandi.
"Ada mas,tadi ada di balik pintu satu aja.Coba kamu mas lihat dengan teliti."
"Astagfirullah hal adzim,enggak ada sayang..."Ujar ku lagi dan lebih memilih menutup pintu kamar mandi dan berjalan ke arah ranjang sambil melihat Sandra yang berdiri di atas ranjang dengan ketakutan.
Tiba-tiba otak mesum ku lewat.Aku pun mulai tertawa smirk.
"Kecoa....."Teriak ku mengerjai Sandra.
"Aaaaaaa.... "Kata Sandra yang turun dari ranjang.
"Ih... Mas dimana kecoa nya."Kata Sandra yang gemas sembari melihat ke seluruh badan nya dengan geli.
Karena banyak gerakan yang aktif akhir nya handuk yang dikenakan Sandra terbelorot hingga kebawah.
Tertampang lah semua kepolosan tubuh milik nya.Aku pun meneguk kasar-kasar Saliva ku.
Aku masih terdiam terpelongo memandangi tubuh Sandra.Hingga Sandra mulai Sadar dan mulai mengambil handuk nya yang terbelorot.
Aku pun membuka kembali handuk yang dia lilitkan di tubuh nya.
"CK,mas...."Sandra yang mencebik kan mulut nya dengan wajah menunduk sembari mengeratkan handuk dengan ke dua tangan nya.
Aku pun mengeratkan pinggang nya dengan tangan ku.
__ADS_1
Aku mengabsen setiap inci leher Sandra.Hingga ku dengar suara lenguhan nya ketika aku berbisik di daun telinga nya.
"Mmmmmphhh..."
Cupp
Aku mengecup bibir Sandra.
Cupp
Kami berdua sangat lah menikmati pagutan itu.Hingga tangan ku mulai meraba kemana-mana sambil berpagutan dengan bibir Sandra dan ******* nya.
Aku mengangkat tubuh Sandra yang polosan tanpa busana ala baby koala dengan kedua tangannya yang dikalungkan di leher ku.
Aku pun menduduk kan bokong ku sambil memangku tubuh Sandra yang polos itu.
Ke dua tangan Sandra mulai menutupi ke dua buah yang bergelantungan itu.
"CK,"Kata ku dengan sedikit kesal lalu menepis tangan Sandra.
"Mas!"Pekik Sandra ketika aku mulai memainkan dua buah milik nya sembari *******-*****.
"Ahhhhhhhhh"
Suara lenguh nya.
Kedua tangan Sandra nampak menekan kepalaku ketika aku mulai menyusu dan memainkan bulatan kecil dengan lidah ku.
Ku balik tubuh Sandra dengan pelan di atas ranjang.Ku buka kaos ku dan ku lempar ke sembarang arah.
Aku mulai menaiki ranjang dan merangkak ke arah Sandra.
Dan.......
Terjadilah perhelatan pergumulan antara aku dan Sandra.
"Ahhhh...."
"Mphhhhh..."
"Hosh... Hosh..."
Suara-suara itu lah yang menghiasi suasana kamar kami.
AC yang ku Stel dingin pada akhir nya tidak bisa memberikan kami kesejukan.Hingga keringat diantara kami saling berjatuhan.
CUP
CUP
Berulang kali aku mengecup kening Sandra yang terlihat menyandarkan kepala nya di dada bidang ku.
Dengan lembut aku membelai rambut nya.
"Sandra,mas mau ngomong sama kamu."Kata ku dengan masih membelai rambut nya.
__ADS_1
"Hmmmmm??"
"Mas mau kuliah ambil jurusan S2."Kata ku.
"Ok.Sandra setuju.Tinggal mas pilih bilang mau kuliah dimana nanti Sandra yang urus semua."Jawab Sandra santai dengan tanpa beban.
"Sebelum nya terimakasih sayang.Tapi mas sudah mengajukan diri lewat beasiswa."Jawab ku dan Sandra pun mendongak kan kepala nya dan menatap ku.
"Ternyata kamu cerdas juga ya mas."Kata nya.
"Ngolok nihhhh..."Kata ku sambil mencubit hidung nya.
"Arkhhhhh... Sakit mas...."Rintih nya dan menepis tangan ku.
"Iseng aja tadi isi link.Semoga saja bisa diterima."
"Memang mas mengajukan beasiswa di perguruan tinggi mana sih?"Tanya Sandra yang mulai kepo.
"LN"Jawab ku dan membuat raut wajah Sandra kini menjadi berubah.
Dia pun mengatur posisi duduk dengan menyandar kan punggung nya di sandaran kepala brankar dan menarik selimut untuk menutupi tubuh nya.
Aku pun juga menyandarkan tubuh ku menyamakan posisi memandang Sandra.
"Kamu enggak setuju kalau mas kuliah lagi?"Tanya ku sembari memegang dagu Sandra agar pandangan mata nya tertuju kepada ku.
"Setuju mas.Hanya saja kenapa kamu memilih di LN?"Jawab nya dengan mengkerucut kan bibir nya ke depan.
"Itu adalah recommended dari papi."
"CK,kenapa sih papi terus mengusik rumah tangga kita."Gerutu Sandra lagi sembari memelintir jari jempol nya.
"Husstttt ....."Kata ku dengan jari telunjuk menutup mulut nya.
"Papi itu baik.Papi mau memberikan saran dan suport kepada mas agar mas lebih maju,lebih baik lagi.Bahkan kalau bisa juga berbisnis."Kata ku memberi pengertian kepada Sandra.
"Tapi itu kan masih planing kalau nanti mas di terima di LN."Tambah ku lagi.
"Semoga enggak lolos ya mas.Maaf bukan enggak mau mendukung kamu.Tapi LN sampai disini kalau disuruh memilih aku ingin kamu kuliah di sini.Karena LDR itu berat."Batin Sandra
"Aku enggak munafik kalau sekarang aku mulai jatuh cinta pada mu mas."Batin Sandra lagi sembari menatap wajah Dewa suami nya.
Aku mengkerut kan kening ketika Sandra menatap ku tanpa berkedip.
"A-ada yang aneh dari muka mas?"Tanya ku dan membuyarkan lamunan Sandra.
"Enggak ada mas."Jawab Sandra.
"Terus....?"Tanya ku kepo.
Sandra pun hanya mengulas senyum nya tanpa memberikan jawaban nya.Dan aku pun hanya mengangguk paham saja.
Aku dan Sandra kembali memposisikan diri untuk berebah.Hingga detik jam berganti hingga kami terlelap dalam tidur.
Bersambung......
__ADS_1
,♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️