Menikah Dengan Anak Mami

Menikah Dengan Anak Mami
Bab 8 # Prepair pengajian


__ADS_3

Saat memasuki lobby kantor semua pandangan tertuju kepada Sandra.Semua karyawan menyapanya dengan sopan.


Sandra hanya mengulas senyum nya dan berjalan kelantai dua dan aku berjalan kelantai satu menuju ruang kerjaku.


"Huft......."


Aku menghela nafas sembari melepas tas selempang dan duduk di meja kerjaku.


Akupun menyenderkan punggung ku dikursi kebesaranku sembari mengusap wajah ku dengan kasar.


"Kenapa loe..."Kata Panji yang menepuk bahu ku dan dia duduk di pinggiran meja kerjaku.


"Capek... Dorong motor."Jawabku yang berbohong kepada panji.


Padahal dalam hatiku sebenar nya sedang kesal dengan Daniel mantan pacar Casandra Liem.


"Astagfirullah hal adzim..."Ucap ku sembari menyalakan komputer.


"Bro....."Kata Panji sembari tangan bersendekap.


"Hm.....?"


"Tadi aku berpapasan dengan nona Casandra Liem."Cerita Panji.


"Terus....?"Tanyaku sembari fokus mengetik dikeybord.


"Beautifulll......"Jawab Panji sembari menutup mata nya dengan mengulas senyum.


Aku yang tadi nya fokus dengan layar monitor tiba-tiba mendongak kan kepala ketika aku mulai mencium aroma wangi parfum perempuan.


"Brooo... Nona Casandra Liem itu parfum nya wangi banget..."Ujar Panji yang menghalu tinggi.


Tanpa disadari Panji,nona Sandra berdiri tepat disamping nya.


Semua karyawan terdiam duduk kemeja masing-masing.


Terkecuali Panji yang keliaran di meja kerjaku di saat jam kerja.


Aku mau tertawa tapi takut dosa dan kasihan melihat Panji.


"Wa... Dewa... Bayangin nona Sandra nanti kalau mau menikah dengan gue?Gu....."Kata Panji yang menghalu dengan mata terpejam nya.


"Gue apa...?"Sahut nona Sandra.


"Wa... Jangan bilang kalau di sini ada nona Sandra."Tanya Panji dengan mata terpejam dan tangan sendekap.


Aku hanya terdiam tanpa menjawab pertanyaan Panji karena nona Sandra sudah mengkode untuk diam.


"Wa...!"Pekik Panji dan membuka kedua mata nya.


Dia begitu shock ketika melihat nona Sandra berada disamping nya.


"Mampus gue...."Ujar Panji sembari turun dari meja dan berdiri tepat menghadap Sandra.


"Ehem...."Panji berdehem.


"Selamat pagi nona.."Sapa Panji kepada nona Sandra yang bersendekap menatap nya.


"Pagi ... Siapa nama anda dan anda dibagian apa disini?"Tanya nona Sandra.


Semua karyawan saling menatap dan fokus kepada nona Sandra dan Panji.


"Panji nona.Saya divisi procurment bagian admin."Jawab Panji dengan tertunduk.


"Jam 9 pagi.Kenapa anda keliaran bukan nya duduk ditempat kerja yang sudah disediakan?"Tanya Sandra dengan tegas.


Panji terdiam menunduk sedikit takut.


"Jawab...."Ulang Sandra lagi.


"Em... Em...."Jawab Panji sambil menggaruk tengkuk leher nya.

__ADS_1


"Nona...."Kata ku.


"Diam!"Pekik Sandra dan menatap ku dengan tajam.


"Saya bertanya dengan dia bukan dengan anda."Kata nya lagi.


"Kembali ke meja kerja anda."Titah Sandra kepada Panji.


Panji pun bergegas kembali ke meja kerja nya.


"Saya tunggu anda di ruangan saya."Kata nona Sandra sembari melangkah pergi.


Semua karyawan pun kepo dengan berbagai pertanyaan masing-masing.


"Wah... Wa,semoga loe enggak kena getah nya karena loe belain gue tadi."Ujar Panji sembari merangkul ku berjalan ke arah pintu keluar.


"In Sya Allah aman.Ya udah aku mau ke atas dulu.Sono balik kerja tuh mata dewa memantau ke kalian."Tunjuk Dewa ke arah CCTV.


Panji yang paham pun mengangguk dan kembali ke meja kerja nya.


Dan aku berjalan melangkah ke lantai dua.


Tok... Tok... Tok....


Ceklek...


Aku pun membuka pintu ruang CEO itu.


"Duduk !"Kata nona Sandra sambil mengkode mata nya untuk ku duduk.


Aku duduk sesuai instruksi nya.


"Mami bilang nanti sore jam 4 dirumah ada acara pengajian mami mau loe datang kerumah."Kata Sandra.


"In Sya Allah.Tapi ini kan masih jam kantor."Jawab ku.


"Itu sudah perintah loe harus datang."Kata nona Sandra yang menaikan mata nya.


Aku hanya mengangguk menurut.


Sandra memberikan sebuah paperbag dan setelah ku buka itu seperti baju Koko berwarna putih dan celana panjang nya.


"U... Untuk siapa nona?"Tanya ku lagi kepada Sandra.


"Ihhh... Untuk kamulah.Cerewet banget sih."Ucap Sandra dengan kesal.


Akupun mengulas senyum kepada nya.


"Malah senyum cobain cepat."Suruh Sandra lagi dengan wajah ketus jutek nya.


"Iya... Iya..."Kataku sembari beranjak berdiri.


"Loh,mau kemana?"Tanya Sandra lagi kepadaku.


"Mau ke kamar mandi ganti baju."Jawab ku polos.


"Ganti saja disini tinggal pakai aja kan mudah."


"Eits.... Kamu mau lihat tubuh ku?"Goda ku.


Pleeekk


Sandra menimpuk kepala ku dengan paperbag yang kosong.


Sambil ku melihat dia yang tersenyum malu.


"Pergi sekarang ke kamar mandi."Titah nya sambil menunjuk ke arah kamar mandi.


Aku pun bergegas pergi menuju ke kamar mandi.


Tak berapa lama kemudian aku keluar dari kamar mandi.

__ADS_1


Ku lihat nona Sandra terdiam dan beranjak berdiri dan menghampiri ku.


Dia melihat ku dari bawah hingga ke atas kepala.


"Bagaimana apa cocok nona?"Tanyaku.


Dan dia hanya menjawab dengan menganggukan kepala nya.


"Pakai sepatu nya yang ini."Tambah nona Sandra sembari mengulurkan sebuah kotak sepatu.


"Sepatu..?Kita mau pengajian apa mau ke undangan pernikahan nona?"Tanya ku yang penasaran kepada Sandra.


"Ihh.. Tinggal memakai nurut apa susah nya sih."Gerutu Sandra.


Aku pun mulai mengikuti apa yang diperintah kan nya.


Memakai sepatu hitam pantofel pilihan dirinya.


"Ok."Kata Sandra.


"Puas?"Tanyaku kepada nya.


"Sangat puas..."Jawab nya mendekat kan wajah nya kepadaku sembari mengibas rambutnya.


Pletak...


Ketika Sandra hendak melangkahkan kakinya tiba-tiba kaki nya terplecok.


Haap....


Dengan cepat aku menarik tangannya dan diapun jatuh ke pelukan ku😜


Sesaat aku menghirup aroma wangi tubuh nya nona Sandra.


Brakkkkk


"Auuuuuu...."Rintih ku.


Nona Sandra dengan kuat mendorong tubuhku hingga terjatuh kelantai.


"Otak mesum...."Umpat Sandra dan berjalan duduk ke arah meja kerja nya tanpa menolong ku.


"Jahat banget...."Gumam ku.


"Apa...?"Sahut Sandra.


"Enggak!"Jawabku mengerucutkan bibir kedepan sembari beranjak berdiri.


"Selesaikan kerjaan loe.Jam 3 baru kita pulang."Ucapnya dengan nada ketus.


Aku membulatkan kedua mata ku.


"Kenapa?"Tanya Sandra lagi.


"Nanti loe tunggu ditempat parkir."Tambah nya.


"Kita pergi nya sama-sama?"Tanyaku pasti.


"Iya bawell..."Jawab Sandra dengan ketus dan aku pun mengulas senyum kepadanya.


"Loe inget ya,jangan sampai semua orang disini tau kalau gue calon istri loe."Ujar Sandra.


"Kenapa?"Tanya ku kepada Sandra.


Sandra pun hanya diam tidak menjawab dan lebih fokus menatap layar komputer nya.


"Apa nona malu?"Tanyaku sembari menatap nya.


"Sudahlah jangan berisik kembali lah ketempat kerjamu."Katanya.


Setelah merapikan segala macam perlengkapan untuk pengajian nanti sore,aku beranjak keluar dari ruangan nya.

__ADS_1


Bersambung....


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


__ADS_2