
Team evakuasi saat ini sedang mengangkat mobil taxi online yang jatuh ke jurang dan team lain mencoba menyisir ke bawah jurang untuk mencari Dewa.
Papi Sandra Dewa juga ikut turun ke jurang untuk melihat keadaan menantunya itu.Semua anak buah nya juga dikerahkan untuk mencari Dewa.
Sementara Sandra hanya bisa menangis disamping mami nya terisak.Dia menyalahkan dirinya sendiri tentang apa yang terjadi kepada Dewa.
Sambil mengusap perut datar nya.
"Sayang...Maafin mama hiks... Mama memang belum siap untuk hamil dan menjadi orang tua tapi mama sudah ditakdirkan untuk mengandung mu.Bertahanlah hingga kamu lahir di dunia ini.Mama sayang kamu."Batin Sandra sendu.
"Mas Dewa,kamu dimana mas?"Panggilnya Sandra sendu.
"Aku disini mas.Aku dengan anak kita menunggumu mas.Aku mohon pulanglah"Teriak Sandra Yang pecah.
Mami sangat sedih yang melihat keadaan anak nya.Dia selalu memeluk Sandra untuk menguat kan nya.
Hingga waktu sudah menunjukan senja.Pencarian Dewa pun di hentikan.
"Ayo nak kita harus pulang."Ucap mami kepada Sandra.
"Tapi mi,Sandra mau mencari mas Dewa mi."Tolak Sandra sembari mengusap air matanya.
"Sandra... Ini sudah senja nak sebentar lagi mau magrib.Enggak baik ibu hamil berada diluar apa lagi ini di dekat jurang pamali nak."Nasehat mami.
"Yang dibilang mami benar Sandra lebih baik kita pulang.Bersih-bersih dan sholat biar hati dan pikiran kamu menjadi tenang."Kata papi.
Akhir nya setelah berhasil membujuk Sandra,papi dan mami pun mengajak Sandra untuk pulang.
Pencarian hari ini belum mendapatkan hasil apa pun tentang Dewa di lokasi jurang.
Waktu sudah menunjukan untuk melaksanakan sholat magrib.Setelah selesai mandi,kini Sandra mengambil air wudhu.
Dia mengenakan mukena yang berwarna putih cantik berenda.Sebuah hadiah istimewa untuk Sandra dari Dewa di hari pernikahan satu bulan setengah lalu.
Dia menghampar sajadah nya dan mulai menunaikan rokaat ke tiga nya.
"Subhaana robbiyal a'laa wa bihamdih."
Terselip doa untuk suaminya Dewa dalam sujud terakhirnya.
"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kebingungan dan kesedihan. Aku berlindung kepada-Mu dari lemah dan kemalasan. Aku berlindung kepada-Mu dari rasa pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada-Mu dari lilitan hutang dan kesewenang-wenangan orang"
Setelah duduk tahiyat terakhir dan salam Sandra mengangkat kedua tangan nya kembali untuk berdoa.
"Aamiin...."
__ADS_1
Masih dengan menangis terisak-isak Sandra yang masih mengenakan mukena nya dan merebahkan tubuh nya di atas sajadah dengan keadaan miring.
Tangan nya tiada terhenti memainkan biji-biji tasbih diiringi dengan suara dzikir istigfar Astagfirullah hal adzim....
Hingga 5 menit kemudian membuat Sandra terlelap di atas hamparan sajadah nya.
Ceklek,
Ayu yang datang dengan membuka pintu kamar Sandra.
"Astagfirullah hal adzim...."Kata Ayu dengan suara lirih dan berjalan menghampiri Sandra.
"Kasian sekali kamu kak."Batin Ayu yang tidak tega dengan melihat kondisi kakak nya.
Ayu yang tadi nya berniat untuk membangunkan Sandra kini lebih memilih untuk mengambilkan selimut dan di selimut kan di tubuh Sandra.
Ayu pun berjalan ke arah luar pintu kamar Sandra.
Ayu menuruni anakan tangga dengan pelan-pelan dan berjalan kearah meja makan yang sudah ditunggu mami dan papi nya.
"Bagaimana dengan keadaan kakak kamu nak?"Tanya mami kepada Ayu yang baru duduk.
"Kak Sandra tidur mi.Ayu jadi kasihan deh mi.. Pi.."Ucap Ayu dengan raut wajah sedih nya.
"Tau enggak Pi,mi.. Kak Sandra nampak sedih sekali kehilangan kak Dewa.Bahkan dia tertidur dilantai diatas sajadah dengan masih mengenakan mukena."Cerita Ayu kepada kedua orang tua nya.
"Pi.... Kasihan Sandra Pi."Rengek mami kepada papi.
"Papi tau mi,masalah nya apa yang harus kita perbuat untuk membuat Sandra bahagia seperti dulu lagi selain Dewa?Ada enggak?Solusi nya?Bahkan team evakuasi sebenar nya ingin mengakhiri pencarian Dewa siang tadi.Hanya saja papi meminta tolong hingga besok lusa untuk melakukan pencarian Dewa."Jelas papi kepada mami dan Ayu.
Setelah mendengar penjelasan dari papi, mami maupun Ayu terhenti sejenak memikirkan cara agar bisa menemukan Dewa.
Dimana Dewa berada sebenar nya?
"Sandra... Sandra....."Gugah nya.
"Sandra... Sandra...."
Sandra yang tertidur terlelap pun mulai mengerjakan kedua mata nya pelan-pelan.Pandangan nya mengarah ke arah pintu keluar kamar.
"Mas Dewa...?Itu kamu mas?"Kata Sandra sembari mendudukan tubuh nya.
Dewa hanya mengulas senyum tipis nya.
"Sandra kangen kamu mas...."Ucap Sandra dan berdiri menghampiri Dewa yang berdiri di depan pintu kamar nya.
__ADS_1
"Jangan tinggalin aku dan anak mu lagi mas.Sandra janji akan menjaga anak kita dengan baik mas.Aku butuh kamu mas."Ucap Sandra seraya memeluk Dewa,namun Dewa pun menghilang.
"Mas Dewa... Jangan tinggal kan kita mas..."Kata Sandra yang mencari sosok Dewa di setiap sudut kamar nya.
"Kamu dimana mas?"
"Mas.... Mas.."
Pukk... Pukk...
"Sandra... Bangun nak... Astagfirullah hal adzim,Sandra...."Gugah mami lagi sembari menepuk pipi Sandra.
"Mas Dewa........"Teriak Sandra dan terbangun menduduk kan bokong nya.
"Sandra.......?"
"Mi...... Hiks.... Hiks...."
Mami pun segera memeluk anak nya itu.
"Kamu kenapa nak...?Tanya mami Sandra dengan panik.
"Mi... Sandra bermimpi,kalau mas Dewa baru saja datang ke sini dan berdiri ditengah-tengah pintu kamar Sandra mi."Jelas Sandra kepada mami dan memeluk nya.
"Sabar ya nak... Selalu doa kan suami kamu agar dia baik-baik saja dan semoga dia selalu dalam lindungan Allah SWT."Ucap mami sembari mengusap punggung Sandra.
"Nak... Sudah waktu nya makan malam ini mami bawa kan nasi sama ayam kari.Setelah itu jangan lupa minum susu agar dedek nya sehat-sehat terus hingga hari persalinan nanti."
"Aamiin......"Jawab Sandra dengan mengulas senyum nya.
Mami pun menyuapi Sandra makan,walau awal nya terasa lapar dan baru dua sendok dia menelan nasi tiba-tiba dia merasa perut nya sudah mulai mual lagi.
"Mi... Sudah mi..."Kata Sandra sambil menutup mulut nya
"Baru dua kali suao nak,ayo lanjutkan makan nya kasihan anak kamu nak."Kata mami lagi.
"Mi,... Please jangan paksa ya mi.Perut Sandra benar-benar enggak enak."Kata Sandra sembari berjalan ke arah kamar mandi.
Huwek.... Huwek...
Dan Sandra pun akhirnya mengeluarkan semua yang ada di dalam perut nya.
Mami dengan gercep memijat tengkuk leher Sandra .
Bersambung......
__ADS_1
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️