Menikah Dengan Anak Mami

Menikah Dengan Anak Mami
Bab # 47 Tiga bulanan


__ADS_3

Tiga bulan kemudian....


Aku berdiri di tengah-tengah pintu sembari memegangi gagangan pintu dengan tersenyum memperhatikan Sandra,isteri ku yang kian hari semakin cantik yang tengah berdiri di depan cermin memperhatikan jilbab segi empat nya.


Apalagi saat ini perut nya sudah terlihat menonjol ke depan dan berat badan nya juga ikut bertambah.


Aku pun berjalan menghampiri nya dan memeluk dari belakang sambil memejam kan kedua mata ku.


"Mmmmmmphhh...."Lenguh nya.


"Kamu sangat cantik."Ucap ku dan melihat ulasan senyum Sandra dari pantulan cermin.


"Tapi gendut."Jawab nya sambil bibir mengkerucut ke depan dan melepas tangan ku yang melingkar di perut nya.


"Kan ada dedek disini."Kata ku sembari mengusap perut buncit nya.


"Itu gara-gara kamu juga yang pompa setiap hari."Sahut nya yang tidak mau ngalah.


Aku memutar tubuh Sandra agar dia menatap ku.Aku berlutut dan mencium perut buncit nya.


"Anak papa... "


"Sehat-sehat ya sayang di dalam."


Aku pun kembali berdiri dan menatap raut wajah Sandra sambil mengusap pipi gendut nya.


"Jangan menyalah kan mas juga.Kamu juga ada andil disini."Canda ku.


CUP.....


Aku mengecup bibir Sandra dan ******* nya.Begitu sebalik nya dengan Sandra yang membalas dengan ******* bibir ku.


Tok.... Tok... Tok....


Pandangan kami berdua beralih ke arah pintu yang ada mengetuk nya.


"Iya...."Sahut Sandra.


Ceklek,


"Kak!Kata Mamy acara pengajian nya akan dimulai."Kata Ayu di ujung pintu.


"Oh,iya ini juga kakak mau keluar."Jawab Sandra.


Setelah mendengar jawaban dari Sandra,Ayu pun menutup pintu kamar kembali.


"Ayo mas acara segera di mulai."Kata Sandra.


Aku pun membantu Sandra berjalan dengan menggandeng tangan nya menuju ke ruang tamu.

__ADS_1


Hari ini ada acara syukuran 3 bulan kehamilan Sandra yang di adakan di rumah kontrakan kami.Alhamdulillah ada ibu-ibu pengajian teman dari Mamy yang turut ikut andil dalam acaran syukuran 3 bulan an Sandra.


Tak lupa kami juga mengundang anak-anak yatim piatu serta dhuafa yang tinggal berada di dekat kontrakan kami.


Teman -teman kantor pun juga ikut turut hadir dalam acara pengajian syukuran itu.


Dari luar rumah terlihat sepasang mata yang sedang memperhatikan acara pengajian syukuran 3 bulanan nya Sandra.


"Ahk ****!!"


"Brengsek!"Kata seorang laki-laki itu yang tak lain adalah Daniel mantan pacar dari Sandra.


"Bodoh nya gue melepas sumber cuan gue."Ucap Daniel sambil menyugar rambut nya ke belakang dengan kesal.


"Hah,"


Perasaan Daniel benar-benar kesal melihat kehidupan Sandra yang begitu bahagia saat ini.


"Sial ahkk.... "Umpat Daniel kesal sembari mengepal tangan meninju angin.


Setelah semua acara selesai,


"Dewa.... Sandra.... Untuk sementara waktu kalian mau tinggal ya bersama kami mami dan papi."Kata mami yang mengawali pembicaraan.


Aku dan Sandra yang duduk bersampingan saling menatap dan memandang.


"Iya nak,apa yang dibilang mami kamu itu benar."Sahut papi dengan nada membujuk.


"Mi..... Sandra baik-baik saja kok.Semoga tidak ada yang terjadi apa-apa dengan Sandra."Jawab Sandra sembari beranjak berdiri dan duduk di samping mami nya.


"Mami itu hanya khawatir dengan kamu kak.Mami takut kamu kecapek an."Sahut Ayu yang baru datang sembari membawa cake potongan di piring lalu di sajikan nya di meja.


"In Sya Allah Dewa akan menjaga Sandra dengan exstra mi...."Kata ku juga ikut menimpali nya.


Mami hanya bisa menghela nafas panjang nya dan terbesit juga dari raut wajah rasa khawatir nya terhadap Sandra.


"Ya sudah.. Kalau terjadi apa-apa cepat hubungi kami ya nak."Pesan mami sambil mengusap perut buncit nya Sandra.


"Iya mi...."Jawab Sandra dengan nada lirih dan mengulas senyum nya.


Hari sudah menjelang senja.Setelah melaksanakan sholat magrib mami papi beserta adik ipar ku Ayu berpamitan untuk pulang ke rumah.


Alhamdulillah hari ini acara pengajian 3 bulanan Sandra isteri ku berjalan dengan lancar.


"Muach... Muach... Muach anak Abi.Sehat-sehat terus ya nak,jadi lah anak yang Sholeh dan Sholehah.Sayang Umi,Abi,Nenek kakek Aunty dan sayang semua nya."Kata ku sembari gemas menciumi perut buncit nya Sandra.


"Aamiin...."Sahut Sandra.


Klurukk......

__ADS_1


"Loh......??"Kata ku seraya mendongak kan kepala ke atas lalu melihat Sandra yang mengulas senyum nya.


"Laper......"Kata nya dengan manja sambil mengusap perut.


Aku pun bergegas menyamakan posisi duduk Sandra yang bersandar di kepala ranjang.


"Mau makan apa hm?"Tanya ku sembari mengusap pipi gemoy nya.


"Mas,Sandra mau ayam catering yang dipesan mami tadi."Jawab Sandra polos.


"Sama buah jeruk..."Tambah nya.


Aku mengusap puncak kepala Sandra sebelum aku bergerak berdiri mengambilkan makanan dan buah jeruk yang di minta nya.


"Alhamdulillah,aku bersyukur sekali memiliki suami yang sangat sayang kepada ku seperti mas Dewa.Aku benar-benar diratukan oleh nya walau kadang sering jail iseng dan menyebal kan."Batin Sandra sembari tersenyum-senyum sendiri.


Tidak lama kemudian aku datang dengan membawa nampan yang isi nya sesuai pesanan Sandra.


"A...aaaaaaaa"Kata ku yang menyendok kan Sandra sesuap nasi hingga suapan terakhir.


"Alhamdulilah."Ucap Sandra yang menghabiskan susu promil nya hingga tandas.


"Sandra kenyang mas."Kata Sandra dengan selonjor kan kaki nya.


"Ini buah nya."Kata ku sembari menyodor kan buah dan Sandra menggelengkan kepala.


"Masih kenyang."Ucap Sandra dan mengusap perut nya.


"Ya sudah mas ke dapur dulu ya membereskan piring ini dulu."


Ketika aku akan berdiri dari ranjang Sandra memegang lengan ku.


"Temani Sandra mas... "Kata nya dengan manja dan memeluk tubuh ku.


Aku pun membalas pelukan Sandra sembari mengusap punggung belakang nya.Memang mood ibu-ibu hamil kadang-kadang berubah manja,kadang judes jutek dan marah-marah.


CUP


Aku mengecup kening nya dengan penuh cinta.


"Sudah malam ayo kita bobok."Kata Sandra dan aku pun mengangguk.


Aku membetulkan bantal Sandra yang tadi untuk bersandar ketempat semula.Aku juga membantu dia untuk merebahkan tubuh nya di ranjang.


Sandra menyandar kan kepalanya di lengan ku.Setelah memandangi langit-langit kamar yang berwarna putih itu mata kami akhir nya terpejam.


Bersambung.......


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️

__ADS_1


Hae... kakak jangan lupa like dan komentar nya terimakasih🤗


__ADS_2