
Waktu sudah menunjukan pukul 00:00 dini hari.
"Mas... Mas..."Sandra menggugah ku.
Mata ku mengerjap pelan-pelan sembari memandangi langit-langit kamar dan mengumpulkan nyawa.
"Mas.... "Kata Sandra yang tengah terduduk dan menggugah ku dalam keheningan.
"Apa sayang...?"Tanya ku dan memposisikan duduk menatap wajah isteri ku.
"Mas.. Sandra lapar."Kata nya sembari mengusap perut.
"Mas bikin kan nasi goreng ya?"Kata ku sembari menyibak selimut.
"Enggak mau mas.Sandra mau nya mie goreng."Jawab Sandra.
"Ya sudah mas buatin dulu yah."Kata ku lagi sembari mengusap pipi chubby Sandra.
"Enggak mas!"Tolak Sandra dan aku pun mulai mengernyitkan dahi.
"Sandra mau nya yang buatin Ayu."Tambah Sandra lagi.
"Sudah malam sayang.Besok saja ya?Minta tolong sama Ayu."Tawar ku.
"Sandra mau nya sekarang mas!Sandra mau mie goreng yang buat Ayu."Kata nya sambil melipat ke dua tangan di depan dada sambil bibir mengerucut ke depan.
"Enggak enak sama Ayu sayang.Ini sudah malam."
"Sandra mau nya Ayu yang buatin mas.Ya sudah kalau mas enggak mau antar Sandra kerumah papi mami."Kata nya yang kesal sembari merebahkan tubuh nya miring membelakangi ku.
"Hiks... Hiks..."
Tak lama keluar lah suara Isak tangis Sandra.
"Ya sudah ayo kita kerumah papi mami."Ajak ku kepada Sandra.
"Enggak mau."Jawab nya dengan ketus dengan se sengguk kan nya.
"Loh,kok gitu sih sayang?Tadi kata nya mau makan mie goreng nya Ayu?"Tanya ku lagi.
"Iya tapi Sandra mau nya Ayu yang buatin mas."
"Iya kan mas mau antar kamu."Kata ku sembari mengusap rambut nya.
"Mas enggak ikhlas."Sahut nya lagi sembari mengusap air mata nya.
"Astagfirullah... Mas minta maaf sayang.Ayo mas antar kerumah papi mami.Kasian dedek nya nanti ileran."Bujuk ku kepada Sandra.
Akhir nya berhasil juga setelah drama panjang untuk membujuk Sandra.
Aku menyalakan mesin mobil dan mengemudikan nya dengan kecepatan sedang.Dengan sabar aku mengantar isteri ku Sandra pulang kerumah orang tua nya hanya untuk minta di masakin mie goreng oleh adik nya.
Tok.... Tok....
Ceklek,
__ADS_1
Sandra membuka pintu kamar Ayu yang tidak terkunci.
"Dek.... Dek...."Gugah Sandra kepada Ayu yang sudah tertidur pulas.
"Dek... Bangun dek...."Gugah nya lagi.
"Hoaaaaaaammmm..."
"Kak Sandra!"Kata Ayu kaget.
"Kok kak Sandra ada disini?"Tanya Ayu yang kaget melihat kakak nya yang duduk disamping nya.
"Kakak lapar!"Kata Sandra kepada Ayu.
"Makan lah kak."Kata Ayu dan kembali merebah kan tubuh nya kembali dan menarik selimut nya hingga menutupi sampai kepala.
"Ayu!"Pekik Sandra lagi.
"Ihhhh.... Kakak apa sih?Ayu ngantuk."Kata nya yang sembunyi dalam selimut.
"Kakak minta tolong na buat kan mie goreng.Kakak lapar."
"Kakak kan bisa buat sendiri."Jawab Ayu yang masih menutup kepala nya.
"Kakak mau nya kamu yang buatin!"Kata Sandra dengan memaksa.
"Astagfirullah hal adzim..."Kata mami yang tiba-tiba masuk ke dalam kamar Ayu.
"Ada apa ini malam-malam ribut?"Tanya mami.
"Mi........"Rengek Sandra dan memeluk mami nya.
"Sandra lapar mi.. Maka nya Sandra datang ke sini."Jawab Sandra sembari melepas pelukan mami nya.
"Lapar...?"Ulang mami dengan nada terkejut nya.
"Mana Dewa?Apa kamu enggak di kasih makan sama Dewa nak?"Tanya mami sembari menatap Sandra dengan memegang bahu nya.
"Bukan gitu mi... Sandra mau minta tolong kepada Ayu untuk buatin mie goreng.Sandra ingin mie goreng buatan Ayu mi,"Rengek Sandra kepada mami nya.
Setelah mendengar penjelasan dari anak pertamanya,mami bergegas berjalan ke arah Ayu yang tertidur miring dan seluruh badan nya di tutupi selimut.
"Nak,!"Kata mami yang membangun kan Ayu dengan kelembutan.
"Mi,Ayu ngantuk banget mi...."Jawab Ayu dari dalam selimut.
"Iya nak.Tolong lah kakak kamu sedang ngidam.Buat kan mie goreng seperti yang dia minta ya nak."Kata mami kepada Ayu.
"Mami aja lah... Ayu ngantuk sekali mi."Kata nya lagi.
"Sayang.... Kalau mami mau saja untuk membuat kan,tapi kakak kamu sedang ngidam nak.Tolong lah... Apa kamu mau lihat ponakan kamu ileran?"Tambah mami.
Kedua mata Ayu membulat di dalam selimut ketika mami nya berkata ileran.
"Ihhh... Kasian sekali ponakan gue kalau ileran."Batin Ayu.
__ADS_1
Ayu pun membuka selimut nya dan mendudukan tubuh nya.
"CK,"Ayu berdecih.
Mami dan Sandra pun mengulas senyum ketika Ayu mulai menurunkan kaki nya dari ranjang.
"Enggak Mak nya anak nya nyebelin...."Gerutu Ayu yang berdiri.
"Utu... Utu... Makacih aunty..."Kata Sandra sembari mencubit ke dua pipi Ayu dengan senyum penuh kemenangan.
Dengan menggerutu Ayu pun berjalan ke arah pintu keluar diikutin oleh Sandra beserta mami nya yang menggeleng kan kepala melihat tingkah ke dua anak perempuan nya.
Sreng.... Sreng.... Sreng....
Dengan ke dua mata nya yang sangat lengket Ayu mencoba untuk membuat kan mie goreng untuk kakak nya.
"Jangan lupa telur nya di dadar ya dek...."Kata Sandra yang duduk manis di meja makan.
"Hm,"Jawab Ayu.
"Sosis nya jangan lupa juga yah."
"Iya."Jawab Ayu lagi.
"Pentol bakso sama sayur nya jangan lupa ya."Goda Sandra sembari senyum bahagia.
"Udah deh kak.Loe kalau cerewet masak sendiri.!"Pekik Ayu yang kesal.
"Mami....."Kata Sandra yang manja kepada mami nya.
"Adek....."Kata mami lirih.
"Kak Sandra resek mi."Sahut Ayu dengan nada tinggi.
"Udah-udah nak.Kakak kamu kan sedang hamil.Mood nya ibu hamil itu naik turun."Ucap mami yang mencoba menengahi perseteruan anak nya.
"Kak Dewa yang sabar ya punya isteri anak mami seperti dia."Ucap Sandra yang kesal dan menyajikan hidangan mie goreng di depan Sandra.
Aku hanya terdiam melihat dan mendengar perseteruan kakak beradik itu.
"Hmmmmmm..... Yummy...."Ucap Sandra sembari mencium aroma mie goreng buatan Ayu.
"Makacih aunty...."Ucap Sandra sembari menyendok kan garpu.
"Ayu terimakasih ya.Maafin kakak kamu tengah malam seperti ini sudah mengganggu tidur kamu."Ucap ku kepada Ayu.
"Di maafin kak.Itu demi ponakan aja biar enggak ngiler."Jawab Ayu sembari berjalan ke arah tangga.
"Terimakasih ya nak."Tambah mami.
"Iya mi... Ayu mau tidur."
Sandra pun memakan dengan lahap mie goreng buatan Ayu adik nya dengan lahap.
Malam yang sudah larut membuat kami untuk menginap malam ini dirumah orang tua Sandra,karena mami melarang kami untuk pulang.
__ADS_1
Bersambung.......
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️