Menikah Dengan Anak Mami

Menikah Dengan Anak Mami
Bab 49 # Rencana


__ADS_3

Aku memperhatikan Sandra sangat lahap sekali makan nya.Aku mengurungkan niat sebentar soal Rika yang sedang dirawat di rumah sakit.


Sedikit aku bingung sebenar nya mau mengawali pembicaraan kepada Sandra mengenai Rika.


Jujur,omongan Panji sedikit membuat selera makan ku berkurang.Tentunya karena aku enggak enak dengan keluarga Rika,apabila aku tidak menjenguk nya.


Sisi lain,aku harus memikirkan perasaan Sandra yang sifat nya kurang suka dengan Rika dan keluarga nya.


Sesaat Sandra membuyarkan lamunan ku.


"Mas enggak makan?"Tanya Sandra kepadaku sembari minum susu bumil nya.


"Ini mas sedang makan sayang."Jawab ku terkaget sembari menyendokkan makanan dan mengunyah.


"Enggak enak ya mas?"Tanya Sandra sambil melipat kedua tangan nya diatas meja.


"E... Enak kok!"Jawab ku dengan cepat menghabiskan sisa makan siang yang ada dipiringku.


"Lantas,kalau enak kenapa mas makan nya sambil bengong?"Tanya Sandra sedikit curiga.


Aku sedikit mulai panik.


"Cerita lah mas,meskipun kita beberapa bulan baru menikah,tetapi sorot kedua mata mu tidak bisa menyembunyikan dari ku kalau kamu sedang ada yang dipikirkan."Jawab Sandra lagi dengan menatap nanar kedua mata ku.


Aku hanya bisa diam dan rasa hati ingin bercerita kepada nya.


"Mas....?"Panggil Sandra.


Aku menghela nafas dalam-dalam dan mengeluarkan secara perlahan.


"Tapi janji jangan marah ya?"Kata ku sembari meraih tangan nya yang dilipat diatas meja.


Sandra pun mengulas senyum nya.


"Rika..."Kata ku terpotong ketika melihat raut wajah Sandra berubah.


"Oh.... Jadi karena Rika mas?Kamu makan sambil bengong hanya karena memikirkan nya?"Jawab Sandra dengan nada menyindir nya.


Tangan nya yang semula ku genggam kini mulai melepaskan dari genggaman ku.


"Tunggu sayang.Mas belum selesai cerita."Kata ku dan beranjak dari kursi makan lalu berdiri disamping Sandra.


"Lanjutkan mas,memang kamu mau bercerita soal apa?"Tanya nya sembari kedua mata yang fokus ke layar handphone dengan raut wajah kesal yang ditahan.


"Ya sudah lupakan saja."Kata ku yang pasrah karena melihat dari raut wajah Sandra yang terlihat kecewa.


"Kenapa enggak dilanjutkan?"Tanya Sandra sembari menatap ku dengan tatapan selidik.


"Cerita saja mas.Aku enggak apa-apa asal kamu jujur."


"Mas takut kamu marah."


"Dengerin mas ya."


"Hmmmm"Jawab nya dengan nada ketus.


"Rika sedang sakit.Tadi Panji ngajakin mas untuk menjenguk nya."

__ADS_1


"Terus....?"


"Mas izin sama kamu,kita berdua besok menjenguk Rika ya?Bagaimana pun Rika dan keluarga nya sudah banyak menolong mas."Jelas ku dengan pelan dari hati ke hati agar Sandra tidak memiliki pemikiran yang negatif.


"Iya mas Sandra paham meskipun mereka menyebalkan Sandra tau kok arti dari balas Budi."Jawab nya.


"Alhamdulillah,terimakasih sayang."Kata ku sembari mengusap pucuk rambut Sandra.


Aku pun memeluk lutut dan mengusap perut buncit Sandra sembari mencium dan mendekat kan telinga ku dengan perut nya.


"Sayang... Assalamualaikum... Ini Abi... Kamu sedang ngapain?"Kata ku sembari mengusap perut buncit nya Sandra.


"Waalaikum salam sedang bobok Abi."Jawab Sandra dengan menirukan nada bicara seperti anak-anak.


"Ya,sudah mas berangkat kerja lagi ya sayang."Pamit ku seraya beranjak berdiri bersamaan dengan Sandra yang beranjak berdiri.


"Hati-hati ya mas...."Pesan Sandra yang mengantar ku sampai didepan pintu.


"Assalamualaikum,"Salam ku.


"Waalaikum salam..."Jawab Sandra sembari melambaikan tangan nya kepada ku.Begitupun sebaliknya.


Tak berselang beberapa menit kemudian,pintu rumah kontrakan Sandra ada yang mengetuk.


Tok... Tok...


Sandra mencoba mengintip dari balik horden nya.


"Ayu...."Gumam Sandra.


Ceklek,


"Ucapkan salam woeee.... Main nyelonong saja!"Kata Sandra yang ngedumel.


"Assalamualaikum....."Teriak Ayu dari dalam rumah.


Sandra yang mendengar hanya bisa menggelengkan kepala melihat kelakuan adik nya itu.


Ceklek,


Sandra pun menutup pintu rumah dan berjalan menuju ke ruang tamu sembari tangan kanan yang me ngusap-ngusap perut nya dan tangan kiri mencoba memegangi pinggang nya.


"Aduh... Ponakan aunty.... Jadi gemes."Ucap Ayu sambil me ngusap-ngusap perut Sandra yang tengah duduk disebelah nya.


"Tumben loe datang sendirian kesini enggak ngajak mami enggak kabarin lagi."


"Suprise dong buat loe...."Jawab nya sembari mengeluarkan beberapa makanan yang telah dibeli nya.


"Ini tadi mami masak banyak.Mami enggak bisa ikut karena sedang sibuk pengajian."


"Waw... Ini kan bubur merah putih."Ucap Sandra dengan ke dua mata yang berbinar-binar.


"Mami tau saja kalau Sandra suka bubur ini."Kata Sandra sembari membuka bubur merah putih buatan mami nya.


"Apa sih yang enggak buat loe."Sahut Ayu.


Sandra pun mulai menyantap lahap bubur buatan mami nya.

__ADS_1


"Aunty enggak sabar ingin ketemu ponakan aunty."Ujar Ayu yang mengusap perut buncit nya Sandra.


"Dek,"


"Hm?"Jawab Ayu.


"Kakak loe Dewa ngajakin kakak untuk menjenguk Rika dirumah sakit."Cerita Sandra ke Ayu adek nya.


"Sakit apa Rika katanya?"


"Tau...."Jawab Sandra sembari menggendikan kedua bahu nya.


"Ya datang aja silaturahmi dengan keluarga nya."Saran dari Ayu.


"Iya.Rencana besok mau menjenguk nya.Tapi jujur kakak masih kesel sama ibu nya Rika.Yang waktu itu menjelek kan ku dipasar."Gerutu Sandra dengan ribuan ke kesalan nya.


"Sabar kak!Kakak sedang hamil.Jangan sampai keluar perkataan-perkataan yang buruk amit-amit jabang bayi dech."Saran dari Ayu sambil mengusap lagi perut nya.


"Astagfirullah hal adzim...."Istigfar Sandra sembari mengusap-ngusap perut nya.


"Kalau saja mas Dewa enggak punya hutang Budi kepada keluarga Rika,mungkin aku sudah melarang nya."


"Ish... Ish... Apaan sih loe kak.Enggak baik lho begitu."Sahut Ayu sembari makan bubur merah putih buatan mami nya.


"Kesel aja."Kata Sandra dengan bibir yang mengerucut ke depan.


"Astagfirullah hal adzim.... "Ucap Sandra yang beristigfar berulang kali.


"Dengerin Ayu nih.Selagi mereka enggak recokin loe yah bodo amat saja!"


"Tau lah... Besok konsep nya seperti apa.Cuman niat temenin mas Dewa saja untuk menjenguk Rika"


"Udah enggak usah menggerutu.Kak Dewa aman saja kok diera gempuran Rika."


Xixixixiii


C'tak


Sandra yang mencubit pinggang Ayu.


"Sakiiiiiiiiiittttt"Teriak Ayu.


"Enak aja mulut asal nyumpal seperti ikan buntal."


"Wleeeeee..... "Ledek Ayu kepada Sandra yang tergampang.


"Ayu......"Teriak Sandra lagi


Bersambung.....


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


Hae... Kakak jangan lupa dukung terus Author ya dalam ceritanya.


Terimakasih,


Balikpapan,

__ADS_1


09/10/2023


__ADS_2