Menikah Dengan Paman Tampan

Menikah Dengan Paman Tampan
Rencana Jahat Renata


__ADS_3

Episode sebelumnya


"MAKSUD LO APA?" Teriakan Renata penuh amarah.


"HEH LO BISA GAK BIASA AJA!" Bales teriakan Vina.


"GW NGOMONG KE TANIA YAH! BUKAN KE LO!" Ucap Renata lebih keras.


"udh temen temen" Relai Syafira.


"SYAFIRAA!" Ucap Renata.


"Udh Renata!"


"Issh!" Renata yang pasrah dan pergi dari hadapan Tania dan Vina.


lalu Syafira pun mengikuti Renata.


"Hiks hiks" tangisanmu yang tiba tiba keluar.


"eh? Taniaaaaa!' Vina yang sadar bahwa kamu menangis.


"udh hey!"


Vina yang memberikan senderan kepadamu.


"mmmm?" Tania yang sangat lemas.


"Tania! kamu udh yah! jangan nangis!"


"lagian gw yakin kok! kalo Lo gak bersalah!"


"Karena gw tani..." ucap Vina hampir keceplosan.


" Gw?" Ucap Tania penasaran.


"(Ini gimana nih! kok gw keceplosan?)" ucap Vina panik.


"Emmmm? Gapapa kok Tania!" Ucap Vina.


"serius?" Tanya Tania penasaran.


"Iyh Tania aku serius" Ucapnya.


"Oh oke!"


Tania yang meng Iyah kan jawaban Vina walaupun Ia masih bigung.


"(Kenapa Vina akhir akhir ini omongannya selalu terpotong?)"


Tak lama kemudian bel tanda masuk berbunyi.


Siswa siswa lain pun masuk ke kelas mereka masing masing.


"Selamat pagi anak anak!" Ucap Bu guru.


"Selamat pagi Buu" Jawab para murid.


"Besok akan ada cemping, Jadi ibu minta tolong kalian usahakan untuk bisa mengikuti camping besok yah!" Ucap ramah Bu guru.


"Lah Bu? kok mendadak sih Bu?" Komentar siswa.


"iyh ibu mengerti kalo ini mendadak, jadi ibu minta sepulang sekolah kalian langsung meminta ijin kepada orang tua kalian yah?"


"Iyh Bu" Jawab kompak seluruh siswa.


"(Ini rencana yang bagus!)" Ucap jahat Renata.


"(Gw bisa mencelakai Tania saat kemping!)" Tatapan Renata penuh Rencana.


"(Lihat aja Tania! Gw akan buat Lo menderita selama di cemping)"


Waktunya pulang sekolah.


"eh Tania nanti kamu berangkat kemping pake baju apa?" Tanya Vina.


"emmmm? aku gaada rencana untuk pake baju yang beda sama orang....." Ucap Tania terpotong.


"Haloo penjahat!" Ucap Renata.


"Yah mulai lagi deh!" Ucap lemas Vina.


"apaan sih Lo! gw kan cuma nyapa menjabat yang lagi ada di sekolah ini!" Ejek Renata.


"Renata udh! mending kita pulang aja" Ucap Syafira.


"Emmm tapi Syafira kamu tau gak sih? Kalo penjahat belum masuk penjara! itu gak baik!" Ucap Renata.


"maksud Lo apa si?" Ucap Tania.


"maksud gw itu yah! Gw denger denger kalo Tante Sari itu punya rencana buat menjarain Lo!"


"Hah?"


ucapan Renata yang membuat Syafira Vina dan tentunya Tania kaget.


"Tapi kok mamah gak bilang apa apa sama aku yah?" Ucap Syafira.

__ADS_1


"yah karena mungkin Lo itu pasti akan ngalangin rencana mamah Lo!" Ucap Renata.


"Heh apaan sih Lo!" Ucap tegas Vina.


"Lagian yah! Selagi gaada 2 bukti dan 2 saksi Tania gaakan bisa masuk ke penjara!" Bela Vina.


"Kita liat aja nanti!" Ucap renata.


Renata pun dengan gaya jalan yang jahat pergi meninggalkan Vina Tania dan Syafira.


"Kamu tenang aja Tania! Aku akan bicarakan ini ke mamah aku" Ucap Ramah Syafira.


"emmmm iyh fir" Jawab Tania.


Syafira pun pergi menyusuli Renata.


Sementara di tempat lain.


Rendy yang binggung untuk mencari uang buat ikut camping.


"Gw nyari uang dimana yah!" Ucap bingungnya.


"emmmmm" Bingungnya.


"Daaar!" Ucap Laras.


Yap Laras adalah teman dekat Rendy sejak kecil.


"eh Lo ras!" Ucapnya.


"Yeh Lo gaada kaget kagetnya" Ucap Laras.


"emmmm serah lah" Jawab lemas Rendy.


"Emmm Lo kenapa Rendy?" Tanya Laras.


"Gw bingung ras!"


"Bingung kenapa si Lo!"


"Besok kan ada camp nah kalo gw ikut camping pasti harus ada uang sekitar 1jt an dan gw bingung buat nyari uang dimana"


"Yaelah Lo kan bisa minjem ke gw!"


"Gaush ras, Lagian kan Lo sama keluarga Lo udh baik banget sama gw"


"Yaelah santai aja kali!"


"Emmm? gaush ras, gw mau cari kerja aja"


"emmmm iyh ras!"


Rendy pun pergi.


untuk mencari pekerjaan.


Saat di parkiran depan sekolah.


BRUK...


"Awwwwv" Ucap Tania kesakitan.


"Heh Lo bener bener gaada kerjaan lain selain nabrak orang apa!"


"Heh orang Lo yang nabrak!"


"Gw? Dimana mana juga Lo yang nabrak!"


"Heh cewe itu selalu benar! Jadi ini itu kesalahan Lo! Lo kan cwo sedangkan gw cwe jadi yah Lo yang salah!" Ucap marah Tania.


"Heh gaada konsepnya cwe itu benar kalo dia itu salah! Ngerti!"


"Kalo salah yah salah, Kalo benar yah benar! Gaada konsepnya cwe benar sedangkan cwo salah!"


"Yaada lah!" ucap Tania.


"Dasar manusia virtual!" Ejek Rendy.


"Heh apa Lo bilang!" Ucap marah Tania.


"MAKSUD GW LO VIRTUAL!" Ucap teriak Rendy sambil kabur dari depan Tania.


"Eh! Gila yah tu orang!"


"Ish!"


Tania pun pulang.


Bu sari yang panik di rumahnya.


"(Ini gimana nih!)" Ucap panik Bu Sari.


"(Gw gaakan biarkan cwe tadi mengambil Syafira dari gw!)"


"(Tania anaku! Jadi gaada satu orangpun yang bisa mengambil Syafira dariku)"


Ucap Bu Sari ambil berjalan ke kanan kiri.

__ADS_1


"Assalamualaikum" Ucap syafira yang baru pulang.


"Walaikumsalam" jawab Bu Sari.


"Eh Bu!" ucap Syafira mencium tangan Bu Sari.


"Iyh sayang! Kamu baru pulang?"


"Iyh Bu Syafira baru aja pulang!"


"emmm Bu? Ibu mau mempernjarakan Tania?" Ucap Syafira.


"kenapa kamu tanya seperti itu sayang?" Ucap Bu Sari sambil duduk di sofa.


begitupun Syafira.


"Kata Renata ibu mau mempernjarakan Tania?" tanya Syafira.


"(Ini Renata gak seportan banget! saya kan bilang kalo ini rahasia! Jangan sampe ada yang tau terutama Syafira)" Ucap tegang Bu Sari.


"Bu, Syafira minta ibu untuk jangan memperpanjanglan masalah ini!" Ucap mohon syafira.


"Tapi Syafira...." Ucap Bu Sari terpotong.


"Bu! Tania ga bersalah!"


"Syafira jatuh dari balkon itu karena lantai yang.


.." Ucap Syafira terpotong.


"Syafira! Renata jelas jelas melihat kalo Tania mendorong kamu dari balkon sayang! Ucap Bu Sari.


tatapan Bu Sari yang terlihat jelas tajamnya.


"Tapi Bu!" Ucap ketus Syafira.


"Syafira udh! ibu akan mencari bukti yang kuat agar Tania dapat hukuman yang setimpal!" Ucap Bu Sari.


"Buu!" Ucap Syafira sedih!.


"(Yaalah kenapa semuanya menyalahkan Tania!)" Ucap sedihnya.


"Ibu akan mempernjarakan Tania setelah pulang dari camp" Ucap Bu Sari.


"Ibu tau dari mana kalo besok ada camp? Syafira kan belum bilang ke ibu?" Tanya Syafira.


"Renata sudah bilang ke ibu kalo besok ada camp, renata juga yang memiliki ide untuk mempernjarakan Tania setelah acara camp"


"Renata?" Ucap sedih Syafira.


Bersambung


Episode selanjutnya


"Hemmm! Rendy kebetulan saya dengar percakapan kamu sama petugas kasir tadi!"


"Lalu?" Ucap kaku Rendy.


"Saya akan bayarkan biaya kamu selama camp dengan satu syarat!" Ucap licik Renata.


"apa?" Ucap dingin Rendy.


"(Yaelah pake acara dingin segala)" Komentar Renata dalam hati.


"Emmm kamu harus nurut apapun dari perkataan ku selama camp!" Ucapnya mendekatkan wajahnya ke arah Rendy dengan tatapan licik.


"(Nanti saat di camp aku akan memanfaatkan kamu untuk membuat Tania sengsara!)" ucap jahat Renata.


"emmm apa untungnya untuk kamu?" Tanyanya


"CEPAT JAWAB!" Ucap tegasnya.


membuat Renata dan sekitarnya terkejut.


"Saya cuma ingin membantumu!" Ucap liciknya.


"Kalo kamu ingin membantuku lalu apa arti kata aku harus menuruti semua yang kamu katakan Renata!" Ucap tegas Rendy.


"(Yaampun ternyata mengontrol Rendy itu tidak mudah!)"


"(aku harus sabar melawan gudang emosi ini!)"


"Nanti juga kamu tau Rendy!" Jawabnya.


"(Emmmm apa aku terima? Karena bagaimanapun gak mungkin aku bisa mendapatkan uang 1jt dalam sehari!)"


"Oke aku setuju!"


Perkataan setuju rendy mengagetkan Renata.


"Okeh kalo begitu!" Ucap senangnya sambil berjabat tangan dengan Rendy.


"(sebentar lagi gw bisa mengendalikan Rendy!)"


"dan dengan itu gw yakin Rendy bisa membantu gw untuk menghancurkan Tania!)" Ucap liciknya


...(Rusaknya hubungan Tania dan ayahnya)...

__ADS_1


__ADS_2