
Episode Sebelumnya
"Emmm mah? Btw tadi Syafira lihat mobil mamah lecet karena apa yah?"Tanya Syafira.
Ibunya Syafira yang sedang dandan di depan cermin reflek dan kaget dengan pertanyaan Syafira yang langsung keluar dari mulutnya hingga ibunya Syafira menhentikan mek'up nya dan berjalan ke arah Syafira
"Emang kenapa sih sayang?Kamu kok tiba tiba nanya gitu?"Tanya ibu Syafira kepada Syafira, Karena kaget dan takut kalo Syafira tau bahwa ia sudah menabrak orang di jalan saat dia menuju ke rumah "(Kenapa Syafira menanyakan hal itu yah?)"Rasa ketakutan ibunya Syafira tertangkap jelas oleh Syafira.
"Mamah kok kaya orang ketakutan gitu?" Tanya Syafira memperfokus menatap ibunya, Membuat ibunya susah mengelak untuk mengalihi topik lain dan memutuskan untuk berbohong.
"Tadi mamah gak sengaja menyelip motor dan Akhirnya mobil mamah lecet deh sayang" Kata mamahnya Syafira mengelak.
Syafira yang belum percaya 100% mengiyakan apa kata mamahnya karena dia yakin bahwa itu bukan golesan karena menyelepet motor.
Saat tadi sepulang dari pemakaman Vina Syafira dan Renata langsung menchat Tania mengunakan wa bahwa mereka berniat mau menginap, Tania menyetujui saja rencana mereka karena Tania pun butuh hiburan dari kesedihanya atas kematian ibunya.
"Okeeee kalo gitu sekarang saat nya kita mek'up² and oke!!!"seperti Renata yang sangat ceria dari yang lain membuat mumet Vina karena berisik membuat Vina trs saja iyh² apa aja yang mau di rencanai Renata
Tania dan yang lain nya pun bermain menonton bercanda dll membuat waktu gak serasa sudah larut dan mereka memutuskan untuk tidur.
Keesokan harinya...
Vina yang kebangun dari tidurnya dan melihat foto keluarga Tania yang berada di dinding kamar Tania."Gw akan buat keluarga ini lebih menderita!"Kata Vina dengan menatap foto tersebut dan membatukan tangannya.
Tania yang terbangun dan melihat Vina yang berdiri di depan keranjang tidur,"Vin, Lo lagi apa?"Tanya Tania penuh penasaran dan curiga.
Vina yang terkejut mendengar suara Tania langsung memalingkan pandangan ke arah Tania, "Eh enggak kok, gw gapapa, eh Tania Lo kebangun yah? Maapin gw yah"Kata Vina.
"Eh enggak kok Lo ga salah ini gw memang kadang suka bangun tengah malem gini."Kata tania dengan berdiri dan berjalan mendekati Vina, "Kita solat tahajud yu,Kan jarang kita bisa solat tahajud bareng"Kata Tania sambil memegang pundak Vina.
"Eh iyh Tan, emmm Kita bangunin yang lain atau gimana?"Tanya Vina.
"Emmmm gaush deh kita berdua aja yah" Kata Tania yang Engan dan tidak enak hati kalo ingin menganggu Syafira dan Renata yang sedang tidur nyenyak.
__ADS_1
Tania dan Vina pun solat tahajud bersama, Vina yang menjadi makmum terpesona dengan Tania yang menjadi imam, "Tania ternyata rajin solat Sunnah (tersenyum tipis)"Kata Vina, karena menyadari bahwa dia tiba² memuji Tania dia langsung menghapus pikirannya, "Eh apaan si gw kok malah mikirin itu lagian buat apa gw puji dia sedangkan keluarga dia aja gak ada tangung jawab² nya saat menabrak ibu aku"Kata Vina dengan memalingkan pandangan ke arah lain.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatu (Memalingkan wajah)²" Tania yang salam dan memutar balik memandangi Vina. "Vinaaa"Tania mencoba menanyakan tentang apa yang terjadi dengan Vina saat disekolah. "Iyah Tania?"Tanya Vina yang penasaran.
"Kamu kenapa sih vinaa?, Pas di sekolah kamu seperti ada bebas"Kata Tania bertanya dengan memegang kedua tangan Vina, Pertanyaan Tania yang membuat Vina kaget, Vina memutuskan untuk berbohong kepada Tania "emmm Engak ada apa² kok aku cuma kepikiran almarhum orang tua aku aja(Melepas genggaman tangan Tania) (Yang udh ayah kamu bunuh Tania)" Kata Vina dengan menatap tajam Tania.
"(Sepertinya Vina belum siap cerita sama aku, Lebih baik aku tidak memaksakan Vina cerita sama aku) Yaudh Vina Kalo gitu kita beres² dan kembali tidur" Kata Vina.
Vina yang mengangukan kepala menurut apa kata Tania dan kembali tidur.
Paginya...
Di rumah sakit tidak jauh dari sekitar sekolah Tania berada ada suster yang pernah membantu lahiran Tania dan Syafira.
Saat Bu Maya suster yang membantu lahiran melihat sosok wanita yang pernah ia bantu lahiran, Sosok wanita itu adalah Bu Siska ibunya Syafira yang pernah membuang Syafira dan sempat bayinya di tukar oleh Bu Mayang yang di suruh oleh sosok Lelaki.
18 Tahun yang lalu...
Di rumah sakit yang sama tentunya.
"Sus tolong sus perut saya sangat sakit"Kata ibu Nela kepada Bu Maya. Bu Maya yang langsung menghampiri ibu Nela, Saat lahiran berjalan lancar Bu Maya yang sempat lihat golongan darah anak dari Bu Nela cocok dengan darah yang di minta lelaki yang di telpon.
Bayangan Bu Maya...
"Saya minta tolong Carikan bayi bergolongan B-" memang B- Golongan yang langkah memang susah di temukan.
"Iyh baik jika ada seorang ibu yang melahirkan anak golongan B- saya akan hubungi bapak" Kata Bu Maya. "Bagus karena 100 juta menanti kamu" Kata sosok lelaki yang menelpon Bu Maya, karena perkataan sosok lelaki itu membuat Bu Maya buta harta.
Kembali ke masa Bu Maya melihat syafira.
"(Golongan bai itu bisa membuat aku kaya)" Suara dalam hati Bu Maya.
Saat ruangan kamar bayi sepi Bu Maya yang hendak mengambil Syafira tiba" terjadi gempa mendadak membuat Bu Maya reflek dan meletakan Syafira di tempat tidur yang memiliki cap nama 'Tania'.
__ADS_1
"GEMPAA"suara orang² yang berlarian. Membuat Bu Maya takut dan akhirnya sibuk menyelamatkan diri dan melupakan bayinya.
Kembali ke masa kini.
"(Itukan ibu yang pernah melahirkan bayi golongan B-)"Kata Bu Maya dengan mendekatkan diri kepada.
Saat Bu Maya ingin bicara kepada Bu Nela, Tetapi Bu nela hendak pergi dari Rumah sakit.
Bersambung
Episode selanjutnya
"Eh Vina kamu sudah bangun?" Balasnya.
"Iyh nih Tania, Kamu sedang masak apa Tania?" Tanyanya.
"Aku lagi masak buat sarapan nanti Vin" Jawabnya.
"Oh, Yaudh Tania biar aku bantu yah" Tawar Vina.
"Oh yudh deh coba kamu potong buah buat salad nanti" Jawab Tania.
"Siaaap Queen kuuuu" Kata Vina dengan melebay lebay kan kalimatnya.
Tania dan Vina yang sangat seru memasak membuat kenangan indah yang mungkin akan dirindukan mereka suatu saat nanti.
Dikarenakan....
Vina yang terus membayangkan tentang dendamnya.
Tania dan Vina usai selesai memasak memangil Syafira dan Renata serta ayah Tania untuk menyantap masakan buatanya.
Tania dan Vina yang masih merapihkan meja makan.
__ADS_1
...(Penyelidikan Bu Nela)...