Menikah Dengan Paman Tampan

Menikah Dengan Paman Tampan
Rasa Bersalah


__ADS_3

Episode sebelumnya


"(Dadah Tania!)" Ucap Renata.


"Rendy! Rendy tolong!" Ucap panik Tania.


"Ups hahahaha!" Ucap Renata.


"(Kenapa gw jadi jahat gini sih?)" Ucap Rendy.


"TOLONG!" teriakan Tania.


"RENDY TOLONG!" Ucap Tania.


"(Bagus! Ternyata Rendy gak seburuk yang gw pikirin!)" Ucap Renata.


Renata pun menghampiri Rendy.


"Bagus! Lo gak seburuk yang gw pikir!" Ucap Renata.


"Emmm udh yah! Gw gak mau jadi jahat!" Ucap Rendy.


"Yaelah! Udh deh! Lagian yah Lo itu udh terlanjur jadi pembunuh Yaudh sih!" Ucap Renata.


"Tapi Ren....." Ucap Rendy terpotong.


"Udh Rendy!" Ucap Renata memotong omongan Rendy.


"Dengar yah! Gaada istilahnya penjahat itu jahatnya setengah setengah! Ngerti?"


"Lagian yah Rendy! Tania itu taunya Lo dalang dari semua ini! Jadi kalo Lo bilang ke orang lain, pasti yang akan tersudut itu elo!" ucap jahat Renata.


"(Apa yang di katakan Renata bener juga yah?)" Ucap sedih Rendy.


"(Gw jadi orang jahat?)"


ucapan Renata yang terus bergelombang di pikiran Rendy.


"(Gimana ini? Apa gw gak terlalu jahat sama Tania?)" Rasa bersedih.


"(Gimana kalo Tania meninggal? Apa gw bakal masuk penjara?)" Ucap Rendy.


"(Lebih baik gw tutup mulut!)"


Malamnya.


Renata yang bersifat normal dan Vina yang masih terus pusing dimana Tania.


"(Aduh! Tania dimana sih? Kenapa dia belum pulang pulang juga!)" Ucap khawatir Vina.


Tak lama petugas camp datang.


"Oke karena berhubung sudah larut malam, kalian boleh istirahat" Perintah nya.


"eee kak!" Ucap Vina menhentikan langkah petugas camp.


"Iyah Vina?" Tanya petugas camp.


"Pak! saya cuma mau tanya, apa kakak liat Tania?" Tanyanya.


"Tania? loh! bukanya Tania seringnya bareng sama kamu?" jawab petugas camp.


"Iyah kak! tapi dari siang saya tidak liat Tania pak? Saya malah bingung dan berfikir kalo Tania sama kakak?"


"Tidak tuh Tania eeeee,,," Ucap petugas Camp sambil melirik keliling.


"apa kalian ada yang liat Tania?" tanyanya kepada seluruh siswa yang berada disana.

__ADS_1


"Gak tuh pak!" jawab kompak seluruh siswa.


"eeeeh gini aja, biar kakak hubungin kepala sekolah dan mudah mudahan kepala sekolah meminta petugas keamanan untuk mencari Tania, jadi kalian tidur saja yah?" perintah petugas camp.


"eh! tapi kak! saya..... (gak! gw yakin pasti ini ada hubungannya dengan Renata! lebih baik gw tanya Renata)" Ucapnya.


"Eh? gajadi kak! kalo begitu saya permisi tidur yah" Ucapnya gugup.


"oh yasudah kalo begitu! yang lain lebih baik kalian semua tidur yah" ucapnya dan pergi dari hadapan Vina.


saat petugas camp sudah pergi Vina yang berniat menghampiri Renata.


"RENATA!" Teriak Vina.


"EH APAAN SIH!" jawab Renata risih.


"RENATA! MENDING LO JUJUR! ELO KAN YANG UDH BUAT TANIA HILANG?" tanya tegas Vina.


"EH APAAN SIH LO? LAGIAN YAH, GW AJA GATAU APA APA?" Jawab Renata lebih tegas dari Vina.


"UDAH DEH! GAUSAH DRAMAQUEEND LAGI!" Ucap marah Vina.


Vina yang menarik napas dan menenangkan diri.


" keterlaluan banget yah Renata! gw bener bener gak habis pikir sama Lo!" Ucap sedih Vina.


"(Segitunya Vina ngebelain Tania?)" Ucap dalam hati Syafira sambil menatap tajam Vina.


"(Gw jadi ngerasa gak pantas buat nyebut diri gw temen yang baik buat Tania!)"


"(Padahal selama ini Tania baik dan ramah sama gw)"


"(Apa gw bantu cari Tania? Jujur gw cemas sama Tania!)"


Syafira yang sedih dan menatap Vina yang begitu khawatir kepada Tania.


"(Aduh gimana nih! kelihatanya Vina serius banget sama omonganya, apa cepet atau lambat semuanya ketauan? dan gw masuk ke penjara?)" Ucap panih Rendy.


"Rendy?" Tanya Syafira.


"Hah? iyh fir?" Ucap Rendy tergesa gesa dan panik.


Vina yang melirik Rendy dan melihat bahwa Rendy tegang.


membuat ia curiga.


"Kenapa Lo tegang?" tanya Vina.


Vina yang curiga dan mendekat kearah Rendy.


"apa Lo tau dimana Tania?" Ucapnya.


membuat detak jantung Rendy berdetak kencang.


"Hah?" Rendy yang tegang.


dihantui rasa takut.


"(Rendy bener bener yah!)" Ucap kesel Renata.


"Eee! Vin! udh deh! Lo mending pergi dari sini" Ucap Renata mengalihkan perhatian.


"Lagian yah Tania itu pasti baik baik aja kok! dan yah ntar besok juga ketemu! Jadi mending Lo tidur dan berdoa biar orang jahat itu selamat!" Ucap Renata menjauhkan Vina dari Rendy.


"(yah kalo selamat! lagian gw yakin gaada yang bisa selamat jika ada orang yang jatuh dari air terjun itu!)" Ucap jahat Renata dalam hati.


"hahahaha orang jahat? Serius Lo manggil Tania orang jahat? padahal selama ini Lo lah yang jahat Renata!" bela Vina.

__ADS_1


"Eh! Lo jangan Ngada Ngada yah! yang jahat itu Tania! bukan gw! Dan gw cuma mau ngebelain sahabat gw aja kok!" Ucap Renata.


"yah udh lah! gak akan habis habisnya gw kalo debat sama orang kaya Lo!" ucap Vina.


Vina pun pergi dari hadapan Renata.


Renata yang menatap sinis Rendy dan menarik Rendy untuk berbicara dengannya.


dan Syafira yang heran akan mereka dan akhirnya membuntuti mereka.


"ish' Rendy! Lo itu ceroboh banget sih! Lo tau gak sih kalo Lo bersifat kaya gini di muka umum! pasti semua akan curgia Rendy!" Ucap Renata.


"maaf renataaa tapi gw bener bener gak habis pikir, gimana kalo nanti semua tau dan gw masuk penjara!"


ucap Rendy yang terdengar oleh syafira.


"masuk penjara karena apa?" Ucap syafira yang datang dari belakang.


membuat Renata dan Rendy terkejut.


"Syafira?" ucap kaget Renata.


"kalian menyembunyikan apa?" ucap penasaran Syafira.


"eee kita!" ucap gugup Renata.


"aaaaa anu! jadi kita itu ada urusan bisnis gitu yah kan! Renata!" Ucap gugup Rendy.


"eee Iyah! jadi kita ada bisnis yah sama sama untung gitu! hehe" ucap gelisah Renata.


"terus masuk penjara? tadi gw denger Rendy mengucapkan masuk penjara? masuk penjara apa sih?" ucap Syafira.


"hah?" ucap kaget Renata.


dak dik dik.


rasa tegang muncul menghiasi malam yang gelap.


"kenapa kalian panik?" tanya syafira.


"apa ini ada hubungannya sama Tania?" tanya Syafira.


"a... Anu..." Ucap Renata.


Bersambung


Episode selanjutnya


"PLAK!" Tamparan keras Vina kepada Rendy.


"apaan sih Lo!" ucap Rendy.


"Lo! LO YANG UDAH MENDORONG TANIA SAMPE TANIA JATUH KE AIR TERJUN! IYAH ATAU GAK!" teriakan Vina.


"hah?" ucap Rendy dengan tegang.


membuat Iyah takut.


dan Engan mengatakan apa apa.


"gw!" ucap gugup Rendy.


tak lama polisi datang.


"ini pak!" ucap Vina.


"apa ini dengan sodara Vina?" tanya polisi.

__ADS_1


"iyh pak! bener! saya lah yang melapor atas laporan mencobaan pembunuhan!" ucap Vina dengan menatap tajam Rendy.


...(Ketakutan Rendy)...


__ADS_2