Menikah Dengan Paman Tampan

Menikah Dengan Paman Tampan
Rencana Jahat Renata


__ADS_3

Episode sebelumnya


Renata yang sempat mendengarkan obrolan Tania dan Renata pun melabrak Vina.


"Lo gausah mitnah gitu deh! Kemarin itu aku ngendap ngendap cuma di suruh sama Rendy buat ambilin hensdset kok!" Ucap ngeles Renata.


"Alah gaush bohong deh!" Ucap Vina.


"Heh! Gw gak bohong! Kalo gak percaya tanya aja sama dia!" Ucap Renata.


Kebetulan Rendy pun lewat di hadapan Vina dan Renata.


"Eh! Rendy Rendy!" Ucap Vina menghentikan langkah Rendy


"Oh iyh?" Jawab dingin Rendy dengan menghentikan langkah nya.


"Emmm gw mau nanya apa Lo nyuruh Renata buat ambilin hensdset ke Renata?" Tanya Vina.


"Hah?" Ucap Rendy sedikit kaget.


"Ayo jawab!" Ucap Vina gak sabar.


"(Untung aja gw udh sempat nyuruh Rendy buat berpura pura kalo malem dia nyuruh gw ambilin hensdset)" Ucap senang Renata.


Bayangan Renata


Saat Renata di belakang petugas camp.


"(oh iyh! Gw lupa!)" Ucap Renata dalam hati.


"(Gw harus bilang ke Rendy kalo dia menyuruh gw pergi!)" Ucapnya.


"(Karena kan kata Vina dia lihat gw berendap rendap menuju kerumunan!)"


"Eh! Kak! Renata ijin ke sana dulu yah bentar" Ucap Renata menunjuk arah danau untuk memacuh petugas camp agar mengira Renata ingin pergi buang air.


"oh iyh! Cepetan yah!" Jawab petugas camp.


"Baik kak!"


Renata pun pergi, tak jauh dari danau.


"Tur Tut Tut"


" Halo Rendy!" Ucap Renata.


" Emmmm?" Jawab kaku Rendy.


" Yaelah! Emmm ren gw minta tolong sama Lo tolong Lo bilang ke Vina jika dia menanyakan kalo Lo nyuruh gw buat ambilin barang Lo kemarin malem Lo jawab iyh ok?" Ucapnya.


" Ok!" Jawab padat Rendy.


" Oke thanks!"


Vina pun menutup telponnya dan pergi.


_Kembali ke masa kini_


"(Hahahaha! Gw akan selalu unggul 1 langkah di depan kalian!)" Ucap Renata.


"Emmm iyh emang kenapa?" Jawab dingin Rendy.


"Eh? Engak kok!" Ucap gugup Vina.


"Ehm? Kalo gitu gw permisi" Ucap Rendy.


Rendy pun pergi dari hadapan Vina dan Renata.


"Udah lah vinaa! Kamu gak boleh nuduh Renata yang Engak engak!" Ucap Tania.


"Eh! Tania! Gak usah sok belain gw deh, Lagian yah gw juga gak perlu pembelaan lo!" Ucap sombong Renata.


"Dadaaaah!" Ucap Renata meninggalkan Tania dan Vina.


"Ish dasar sombong!" Ucap Vina.


"Udhan lah!"

__ADS_1


Semuanya pun Mengerjakan tugas tugas camp dengan baik.


sesudah mengejar kan tugas² Camp dengan baik.


Syafira yang memutuskan untuk menyendiri dan pergi ke danau.


disana cukup sepi dan sunyi.


"(Kenapa aku merasa kurang bersemangat disini?)"


"(Apa karena hubungan aku dan mamah aku lagi kacau yah?)"


"Emmm entah lah!" Ucap sedihnya.


Renata yang lewat dan melihat Syafira sedang sedih.


"Itu orang lagi di cariin malah ada disini!" Ucap kesal Renata.


Renata pun menghampiri Syafira.


"Syafira!" Renata yang menyapa Syafira.


Tapi membuat Syafira kaget.


dan Renata yang kaget melihat Syafira menangis.


"Ehh syafira! Kenapa kamu nangis?" Tanya Renata.


"Eh? Engak kok Renata! aku gak nangis hehehe!" jawab Syafira pura pura tegas.


"Emmmm Okey! Oh iyh Kata petugas camp kira di suruh kumpul" Ucap Renata.


"Oh Okey!" Ucap Syafira.


Syafira dan Renata pun pergi.


Renata yang tak sengaja melihat Rendy.


"Eh Syaf...." Ucap Renata terpotong.


"(Emmmm gak gak! Gw gak boleh bilang ke Syafira)" Ucapnya.


"Eh Rendy!" Ucap Renata menepuk pundak Rendy.


Rendy yang Memalingkan pandanganya ke arah Renata.


"emmm iyh?" Ucap dingin Rendy.


"(Ish! dinginnya gak ilang ilang!)" Ucap dalam hatinya.


"Emmmm pemandangannya indah banget yah!" Ucapnya.


"Udh deh the point aja!" Ucap Rendy.


"Emmm iyh iyh! Emmmm ren, Gw minta tolong sama Lo dong!" Ucap Renata.


"apa" Ucap cueknya.


"Emmm gw minta tolong sama Lo Nanti saat malam Lo bawa Tania kesini! Selanjutnya biar gw yang jalanin!" mintanya.


"Hah? Lo mau nyakitin Tania lagi?" Ucap Rendy.


"Yups!" Ucap licik Renata.


"Lo harus dorong Tania Hinga buat Tania jatuh dari air terjun itu!)" Ucap jahat Renata.


"(Dengan itu gw yakin! Tania akan mati!)" pikiran jahat Renata.


"Emmm Lo lakukan aja apa yang gw perintahin oke!" Ucapnya.


"Daah!" Ucap Renata pergi dari hadapan Rendy tanpa mendengarkan jawabanya.


"Loh? Renata mana yah?" Ucap Syafira yang menyadari bahwa Renata sudah tidak ada di belakangnya.


"Emmm? Mungkin dia udh duluan kali yah!"


Gw pergi aja deh!

__ADS_1


Malamnya.


Rendy yang melihat Tania berada di depan api unggun sendirian.


"Tania?" Ucapnya ramah.


"Iyah?" Tanya Tania.


"emmmm Lo sendirian aja?" Ucap Rendy.


"Eh? Iyh! Hehe" Jawab Tania.


"Emmm gw punya tempat indah! Lo mau ikut gak?" Penawaran Rendy.


"Hah? Kemana?" Tanya Tania.


"Udh ikut aja yuk?" Ucap Rendy membawa Tania ke air terjun.


Di air terjun.


"Indah banget yah pemandangannya ren!" Ucap Tania sambil melihat pemandangan air terjun.


"Iyah Bener Tania!" Ucap Rendy berpura pura ramah.


Dengan pura pura menikmati pemandangan.


Rendy pun mendorong Tania hingga jatuh ke sungai dekat air terjun.


Renata yang mengawasi tak jauh dari tempat air terjun.


"(Dadah Tania!)" Ucap Renata.


"Rendy! Rendy tolong!" Ucap panik Tania.


"Ups hahahaha!" Ucap Renata.


"(Kenapa gw jadi jahat gini sih?)" Ucap Rendy.


"TOLONG!" teriakan Tania.


"RENDY TOLONG!" Ucap Tania.


"(Bagus! Ternyata Rendy gak seburuk yang gw pikirin!)" Ucap Renata.


Renata pun menghampiri Rendy.


"Bagus! Lo gak seburuk yang gw pikir!" Ucap Renata.


"Emmm udh yah! Gw gak mau jadi jahat!" Ucap Rendy.


"Yaelah! Udh deh! Lagian yah Lo itu udh terlanjur jadi pembunuh Yaudh sih!" Ucap Renata.


"Tapi Ren....." Ucap Rendy terpotong.


"Udh Rendy!" Ucap Renata memotong omongan Rendy.


"Dengar yah! Gaada istilahnya penjahat itu jahatnya setengah setengah! Ngerti?"


"Lagian yah Rendy! Tania itu taunya Lo dalang dari semua ini! Jadi kalo Lo bilang ke orang lain, pasti yang akan tersudut itu elo!" ucap jahat Renata.


"(Apa yang di katakan Renata bener juga yah?)" Ucap sedih Rendy.


"(Gw jadi orang jahat?)"


Bersambung


episode selanjutnya


"RENATA! MENDING LO JUJUR! ELO KAN TANG UDH BUAT TANIA HILANG?" tanya tegas Vina.


"EH APAAN SIH LO? LAGIAN YAH, GW AJA GATAU APA APA?" Jawab Renata lebih tegas dari Vina.


"UDAH DEH! GAUSAH DRAMAQUEEND LAGI! Lo keterlaluan banget yah Renata! gw bener bener gak habis pikir sama Lo!" Ucap sedih Vina.


"(Segitunya Vina ngebelain Tania?)" Ucap dalam hati Syafira sambil menatap tajam Vina.


"(Gw jadi ngerasa gak pantas buat nyebut diri gw temen yang baik buat Tania!)"

__ADS_1


...(Rasa Bersalah)...


__ADS_2