Menikah Dengan Paman Tampan

Menikah Dengan Paman Tampan
Rusaknya Hubungan Tania Dan Ayahnya


__ADS_3

Episode sebelumnya


lalu Tania pun turun kebawah.


"Ayaaah!" Teriak gembiranya.


Tania pun dengan ria memeluk ayahnya.


Tapi...


"Lepasin!!" Ucap ayah Tania melepaskan pelukannya.


Tania yang terkejut mendengar ucapan ayahnya.


"Ayah?" Ucap sedihnya.


Tania yang sedih dengan omongan yang keluar dari bibir ayahnya.


Akhirnya pergi ke kamar dengan air mata yang berjatuhan.


dan menangis.


"Hiks hiks hiks"


tangisan keras Tania.


"(Kenapa ayah kandung aku sendiri seperti ini kepadaku?)" Ucap sedihnya.


"Hiks hiks hiks"


"(Apa salahku?)"


"(Jika aku harus dijauhi oleh tema teman aku, Oke fair aku gak masalah! Tapi ini ayah kandung aku sendiri!)" Ucapnya.


Pak Dimas yang mengintip ke kamar Tania.


Dan melihat Tania menangis.


"(Apa Yang aku lakukan salah yah tuhan?)"


"(Tapi aku tidak ingin Tania menjadi anak yang bandel!)" Ucap sedihnya.


Hiks hiks hiks.


Keesokan harinya.


Tania dengan wajah murungnya turun dari atas menuju ruang makan.


dan kini...


tiada yang mengucapkan selamat pagi entah itu Tania atau pun ayahnya, saling menatap kosong Tania yang kecewa kepada papahnya dan papahnya yang marah dengan Tania.


"Paaah!" Ucap Tania sambil menangis.


"Tania gak bersalah dalam kasus itu!"


"Tania...." Ucap ketusnya.


"Udh cukup Tania!" Ucap tegas pak Dimas memotong Omongan Tania


"Ayah gak percaya sama Tania?" Ucap sedihnya.


Tania pun pergi dari hadapan ayahnya dengan menangis.


tanpa mencium tangan ayahnya.


"(Maap pah! Meskipun ini akan mengandung dosa, tetapi gak mungkin ada seorang anak yang tidak kecewa bila ayahnya sendiri tidak percaya denganya!)" ucap Tania dalam hati dengan melangkah pergi ke dari hadapan ayahnya.


Tentunya dengan pelataran campnya.


"(Apa Tania kecewa kepadaku?)" Ucap sedih pak Dimas dengan menatap sedih Tania yang melangkah pergi darinya.


Sesampainya di sekolah.


"Ahk! Berat!" Ucap Vina.


"Lagian kamu ngapain sih bawa barang banyak banget! Kaya mau sebulan aja di sana!" Ucap Tania.


"Yah kan gw itu perlu banyak pelataran ini!" Jawabnya.


Tiba tiba Renata dan Syafira datang.


"Yah yah yah! Ada penjahat dan sahabatnya nih! Yah kayanya pasti yah sahabatnya juga penjahat!" Ucap injakan Renata.


"Apaan sih Lo!" Ucap marah Vina.


"Yah kan pada dasarnya kalo salah satu dari kedua orangnya yang sahabatan penjahat itu pasti yang lainya ikut jadi jahat! hahahaha!" tawa kencang Renata.

__ADS_1


"Lo bener bener yah!" Ucap kesel Vina.


Vina yang berniat menjambak rambut Renata dihalang oleh Tania


"Udh Vina!" Ucap tania.


"Ish Tania! orang kaya dia itu emang pantas dilawan! Kalo didiemin pasti ngelunjak!" Kesal Vina.


"Heh! Kalo mau ngelawan itu langsung lawan aja kali! Gausah pake dramaqueend segala!" Ucap sombong Renata.


"Ish!" Vina yang sangat kesel sama Renata dan akhirnya mendorong Renata.


"Awwwwv!" Teriak Renata kesakitan.


"RASAIN LO!" Ucap Vina.


"Ish! lo bener bener yah!" Ucap Renata berdiri dari posisi jatuhnya.


dan mendorong pelan Vina hingga Vina jatuh, karena kesel Vina pun melawan lagi dorongan Renata.


"APAAN SIH LO!"


"HEH! LO YANG DULUAN YAH!"


"HEH ORANG LO YANG NGUJI KESABARAN GW!"


"HEH LU PIKUN YAH? LO YANG DORONG GW DULUAN!"


"YAH TAPI LO YANG MULAI DULUAN!"


Pertengkaran hebat.


"Vina udh!" Relai Tania.


"Gak tania! Orang kaya dia itu gak bisa di diemin" Ucap kesel Vina.


"Udh lah!" Ucap Tania menenangkan Vina.


"Ish!"


"Yudh lah lagian aku males juga yah lama lama disini! Iyuh!" Ucap Renata.


"Emmm?" ucap Syafira.


Syafira yang memang hanya diam aja melihat pertengkaran mereka karena ia terus saja memikirkan tentang Tania yang ingin di laporkan penjara oleh ibunya.


"Ish syafira Gimana sih! bukanya dia belain kamu kek atau gimana!" ucap Vina.


"Yah tapi setidaknya belain kamu dikit kek Tania!"


"Udh lah Vin!" Ucap Tania menenangkan Vina.


Tak lama petugas camp datang dengan bus.


"Selamat pagi semuanya" ucap petugas camp.


"Pagi" Jawab kompak yang lain.


"Baik lah sekarang kita bisa berangkat!" Ucap petugas camp.


"Horeeee!" Ucapan senang para siswa siswi.


Mereka pun pergi.


Sesampainya di camp.


"Ahk akhirnya sampai!" Ucap senang Vina.


"Eh Tania nanti kita satu tenda ok?" Ucap Vina kepada Tania.


"Iyh Vina, Tapi kalo gak di atur oleh petugas camp!" Jawab Tania.


"Yah makanya kamu itu harus berdoa! Soalnya kan doa orang baik itu selalu terkabul Loh! Hahahaha"


"Yah gak mungkin terkabul lah Vina!" Nyaber Renata.


"Apaan sih Lo!" Ucap kesal Vina.


"Yah masalahnya tuhan juga tau! Mana yang baik dan mana yang penjahat!" Ucap Renata sambil menatap tajam Tania.


"Ish Mulai deh!" Ucap Vina.


"Apaan sih kamu Vin! Orang benar kok! Iyah kan Syafira?" Ucap Renata sambil memalingkan pandangan ke Syafira.


"Emmmm? Gatau Renata!" Jawab lemas Syafira.


"Ih! Apaan sih Syafira, Orang jelas jelas Tania ini orang nya busuk!" Ucapnya.

__ADS_1


"Hah? Eh yang busuk itu Lo kali!" Ucap kesal Vina.


"Ih apaan sih Lo?" Ucap Renata.


"Udh! Kalian apaan sih!" Ucap Relai Tania.


"Eh! Yang apaan itu elo kali!" Ucap Renata.


"Iii ini anak bener bener yah!" Ucap kesal Vina.


"Vina pun mendorong pelan Renata.


"Eh? Jangan nyentuh gw yah! Lo itu kotor! Sama kaya temen Lo!" Ucap pedes Renata.


"Eh Lo bener bener yah!" Ucap kesal Vina.


Vina yang ingin menjambak Renata namun di Relai oleh tania.


"Udh Vin! gak enak kalo dilihat!" Ucap Relai Tania.


"Ish!" Akhirnya Vina pun menenangkan dirinya.


"Iyuhk!" Ucap Vina kepada Renata sambil pergi.


Tania pun mengikuti Vina.


"Uh!" Ucap senang Renata.


"(Lo liat aja Tania! Gw akan buat Lo gaakan tenang selama camp!)" Ucap jahat Renata.


"(Ini Renata kenapa jadi jahat gini sih?)" Ucap sedih syafira.


Dan akhirnya mereka semua mendirikan tenda.


"Horeeee!" Ucap senangnya Vina.


"Emmm iyh!" Jawab tania.


"Akhirnya tenda kita sudah berdiri juga!" Ucap Vina.


"iyh!"


"Taniaaaaa!" Teriakan Renata.


"Emmm? Itu Renata kan?" Ucap Tania.


"Iyh si mulut mercon!" Jawab Vina.


"Emmm dia manggil aku kan?" Tanya Tania.


"Udh lah gaush di dengerin! Paling mau ngajak ribut lagi! Karena kan dia gak punya temen ribut!" Ucap Vina.


"Emmm tapi aku kesana dulu deh! Siapa tau ada sesuatu yang penting" Ucap Tania.


"Udh lah gaush!" Kata Vina.


"Sebentar kok!"


Tania pun pergi ke tempat Renata.


"Heh taniaaaa!" Ucap Renata manis.


"Emmm iyh Ren?" Tanya tania.


"Emmm Gw sama Syafira kan yah tangan kita masih bersih yah mulus dan gak KOTOR Hehe kaya Lo!" Ucap pedesnya.


"Jadi gw minta Lo buat berdiriin tenda gw cepat!" Ucap sinisnya.


"Emmm?" Ucap lemas Tania.


"Ish cepat!" Ucap Renata mendorong Tania Hinga jatuh.


"Bruk!"


Tania yang menangis sedih karena kesakitan.


Bersambung


Episode selanjutnya


"Heh Lo bener bener keterlaluan yah Renata!" Ucap kesal Vina.


"Lo minta tolong ke Tania! Tapi Lo dorong dia!"


"Lo bener bener gapunya hati tau gak!" Ucap Vina.


"Gw gapernah ngeliat Renata yang saat ini lagi di depan gw!" Ucap sedihnya.

__ADS_1


"Renata yang gw kenal Itu udh mati!" Ucap sedihnya.


...(Rencana Jahat Renata)...


__ADS_2