Menikah Dengan Paman Tampan

Menikah Dengan Paman Tampan
Bangunya Tania dari koma


__ADS_3

*Episode Sebelumnya


Saat di lorong sekolah....


Vina Renata dan Syafira yang sedang bercanda" di kursi yang berada di lorong terkejut dengan kehadiran Tania.


"Temen temen"Tania yang tiba tiba muncul di depan Vina Renata dan nyafira.


"Tania"kata Renata dan Syafira yang senang dan terkejut melihat tania yang ternyata sudah sadar dari koma dan berdiri dari duduknya.


Sedang kan Vina terkejut dan ketakutan melihat Tania didepannya.


"(Tania sembuh?)" Ucap Vina takut*.


"Taniaaaaa kamu baik baik saja kan? Gaada yang luka atau kamu masih pusing kamu udh sarapan kan atau kamu mau aku beliin makanan ke kantin? Kamu ngomong aja yah karena Renata sahabat kamu yang cantik ini siap kapan saja"Kata Renata yang super rusuh dengan melihat dan mengutak ngatik tubuh Tania.


"Yaampun Renata lebay banget sih lu"Kata Syafira.


"Ilih biarin aja kali"Kata Renata.


"Udh udh gw baik baik aja kok makanya gw ada disini"jawab Tania sambil tersenyum tipis.


"(Yaampun kenapa gw gak tau yah kalo Tania udh sadar dari koma)"Suara dalam hari Vina.


"(Gw harus santai pokonya gw gak boleh kelihatan panik depan Tania)"


"Vina?"Kata Tania.


"Ehhhh? Tania Lo udh sadar bagus lah gw panik banget waktu pesta ulang tahun lo,elo malah pingsan"Kata Vina sambil berusaha santai.


"Eh? Entah lah kepala gw tiba-tiba pusing tapi kenapa ingatan gw sedikit kabur"Kata Tania sambil duduk di kursi lorong.


"Udh Lo gaush paksain diri Lo nanti kalo Lo ngerasa gak enakan Lo ke UKS aja ya"Kata Syafira.


"Iyh iyh makasih yah fir"Kata Tania.

__ADS_1


Saat Vina di kamar mandi...


Vina merasa takut akan rahasianya terbongkar disisi lain Vina harus berusaha melupakan semuanya di depan Tania agar semua tidak curiga kepadanya karena ingin menenangkan diri Tania pergi ke toilet.


"Lo harus tenang vinaa"Kata Vina."Semua akan baik baik saja selama Lo tenang"


Mengatakan hal itu dengan mengaca di cermin yang ada di kamar mandi Vina terlihatanya masih tegang karena tanpa dia tau atau rencanai ternyata Tania sudah bangun dari komanya.


"Lo harus buat rencana yang matang untuk membuat orang orang itu membenci Tania"Karena ketakutanya terjadi Vina berusaha untuk membuat Tania di Billi satu sekolah.


Karena waktu sekolah yang agak membosankan jadi kita skip langsung ke waktu istirahat nya saja.


Namun di kantin...


Tania Vina Syafira dan Renata berencana menuju ke kantin saat jam istirahat pertama karena kalian juga tau murid paling pada jam istirahat pertama ada di kelas untuk ngobrol atau di lorong buat nge gisip atau mungkin ke perpus bagi kutu buku, sedangkan mereka pergi ke kantin yah untuk ngobrol.


"Hahahaha iyh gak gays asal kalian tau aja muka si dimas itu kaya orang ketakutan"kata Renata.


Mendengar kata "ketakutan" membuat pikiran Vina kacau balau karena mengingat di samping nya ada Tania yang lagi slow ord di dekatnya hingga dia memutuskan untuk ijin ke toilet.


"(Vina kenapa yah,kok kelihatanya dia seperti memikirkan beban yang berat)"pikiran yang mengguncang Tania membuat Tania memutuskan mengikuti Vina."heh gays gw juga ijin pergi sebentar yah ada urusan bayyy"tanpa mendengarkan jawaban Tania langsung pergi meninggalkan Renata dan Syafira yang sempat ingin menjawab omongannya.


Biar kalian tau lorong sekolah biasanya jalan yang menghubungkan suatu tempat ke tempat lain seperti kantin ke toilet seperti itu karena semua ada arahanya:v tetapi karena Vina kurang insietif membuat Tania pusing karena Vina yang katanya ijin ke toilet malah berjalan terus menuju RKS (ruang kepala sekolah).


"Vina kok aneh yah, dia bilang mau ijin ke toilet tapi malah kaya pergi ke arah halaman depan"Karena Tania yang makin penasaran akan ke anehan Vina .


"(Kok kaya ada yang ngikutin gw yah?) Karena merasa seperti ada yang ngikutin dia Vina langsung membalikan kepalanya kebelakang eh? Gak langsung deng kaya film film aja deh:> yang di lambat lambatin aseeek×D.Sontak membuat Tania yang menyadari bahwa Vina bergerak untuk memeriksa ada apa di belakang nya langsung sembunyi. Karena gaada tempat sampah yang gede buat nutupin badannya :v dan gaada perbelokan :v Jadi Tania malah asal masuk ke kelas asing :>.


Di kelas tersebut ada seorang cwo yang berpapasan berjalan ke arah keluar membuat Tania dan cowok itu bertabrakan. Cieeeee×D. Gw namain aja dia Rendy."ehk? Apaan sih lo"tadinya mereka tatapan tatapan dulu yah:v agak Lamaan gitu×D kaya di film² nah saat mereka bertatapan Vina yang sudah berbalik belakang dan melihat gaada apa ² karena Tania yang pas sempat masuk ke kelas Hinga badanya tidak kelihatan Vina membuat Vina heran dan pergi saja hingga Tania kehilangan jejak."eh Lo kali yang gak liat liat asal nabrak orang aja"suara yang mereka keluarkan membuat orang yang berada di kelas dan lorong lorong terdekat kelas tersebut sontak memalingkan pandangan kearah mereka.


"Acieee ciyeee"kurang lebih seperti itu normalnya seorang murid melihat murid lain bermesraan:v kek Bulian gitu yah ×D semoga imajinasi kalian lebih bagus dari saya×(


"Ihk apaan sih"Tania yang langsung mendorong pelan Rendy yang tadinya berada di posisi dekat tubuhnya."Heh Lo kalo jalan liat liat mata dong (Menunjuk muka tania mengunakan jari terunjuk)"Kata Rendy,"Heh apa apaan sih nunjuk nunjuk orang sembarangan (Menepis tunjukan Rendy) dimana mana juga Lo yang salah keluar kelas gak merhatiin jalan"Jawab Tania tegas,"Ooooh gw yang salah? Yang belajar di kelas ini siapa?(sambil menunjuk lantai)"Tanya Rendy,"eh elo(muka kek orang ketauan maling tau kali pokonya gitu deh×D)"Jawab Tania, "YANG ASAL MASUK KELAS SIAPA?(Sambil mengunakan nada tinggi dan menatap sinis ke arah muka Tania)"


"Gw hehehehe(Muka rendup)"Jawab Tania sambil mundur ke belakang berniat untuk kabur."Jadi siapa yang salah?"Tanya Rendy mendekatkan diri ke Tania, "Hehehe soryyyyyy(Kabur di hadapan Rendy)"

__ADS_1


Namun saat Tania sampai lorong depan toilet Tania yang menyadari bahwa dia kehilangan jejak Vina, "Iii gara" cwo itu gw jadi kehilangan Vina"Kata Tania dengan melihat sekelilingnya, Karena kehilangan jejak Vina Tania memutuskan untuk kembali ke kelas karena terlanjur untuk kembali ke kantin karena jam yang menunjukan tidak lama lagi jam pelajaran dimulai.


Karena merasa gugup dan ketakutan Vina terus saja mencari cara untuk menenangkan diri sambil berjalan Mundar mandir, "Kenapa gw gak bisa tenang si gw harus cari cara agar Tania hempas dari Genk ini!,Iyh gw harus buat Tania di benci sama Syafira dan Renata."


Dengan mengatakan itu Vina langsung mendapatkan ide,"Iyh bentar lagi kan gw ulang tahun jadi gw bakal undang Tania dan yang lain iyh nanti gw bakal buat Tania malu semalu malunya."Dengan ide yang kurang meyakinkan akan berhasil Vina langsung mempersiapkan rencananya dengan matang.


Saat dikelas.


Karena jam pulang sudah berbunyi semua murid berjalan keluar kelas tetapi Vina menghentikan langkah Tania yang tadinya berjalan menuju keluar kelas.


"Tania"Kata Vina dengan menghentikan langkah Tania yang berjalan keluar kelas. "Iyh Vin?"Tania yang sempet berfikir Vina aneh saat di kantin membuat Tania merasa penasaran dengan reaksi Vina yang seolah ragu untuk bicara dengan Tania.


"(Gw bilang gak yaaa)" Vina yang ragu trs di hantui rasa gelisah Hinga Tania penasaran. "Vin Lo kenapa sih aneh banget deh Lo yang manggil Lo yang diem"Dengan menyadarkan Vina yang trs saja melamun membuat Vina tidak bisa mengelak selain melanjutkan rencananya.


"Eeee bentar lagi kan gw ulta Lo mau kan datang ke pesta gw?"Tanya Vina ragu,karena Vina yang mengatakannya ragu" membuat Tania merasa sedikit aneh dan membuat ia bertanya"


"Eeee Iyah tentu pasti gw sama temen temen lain datang (Perasaan gw aja atau emang Vina lagi gelisah yah?Tapi kok dia ngomong sama gw kaya gugup gitu yah?)"Dengan rasa penasaran Vina yang bener bener ketakutan akhirnya dia mempercepat jalan untuk keluar kelas "Okey daaah" Kata Vina dengan jalan cepat.


"(kok Vina aneh banget yah hari ini? Kaya ada yang dia pikirin)"Pikir Tania.


Bersambung


Episode selanjutnya


"Pah ada apa?Papah kok kaya sedih gitu yah?"Tanya Tania kepada papahnya membuat papahnya Engan mengasih tau Tania,"Engak sayang papah gapapa kok,(Gimana nih aku gamau buat Tania sedih nantinya, tapi bagaimana pun Tania berhak tau dari aku)"Dengan Engan karena takut Tania Syok karena tau kalo "Ibunya meningal".


"Serius pah? Papah gak bohongkan?"Dengan wajah Tania yang serius membuat papahnya terpaksa memberi tahu Tania akan kabar buruk yang menimpa ibunya.


"Tapi papah dapat telpon dari warga(menarik napas)" Karena ragu memberi tahu Tania membuat Tania merasa penasaran, "Mamah kanapa pah?"Dengan wajah sedikit bertanya tanya dan akhirnya papahnya memberi tau Tania hingga membuat Tania sempat tidak mempercayainya


"(Tarik napas panjang )Mamah kecelakaan sayang"Sontak dengan kaget Tania yang hampir terjatuh tersengret di meja dekat dia berada.


"Engak? Papah apaan si bercanda mulu,ini mamah Lo papah kok bisa bisanya bilang gitu kemamah"Karena tidak mempercayai papahnya Tania yang tidak sengaja menjatuhkan air matanya dan kening yang tiba tiba penuh keringat hingga papahnya memeluknya dan memberitahu Tania kalo itu bukan candaan.


"(Melepas pelukan) Engak pah Engak"dengan berniat melepas pelukan tetapi papahnya terus menahan Tania melepas pelukannya membuat suasana sedih meliputi ruangan itu.

__ADS_1


...(Kesedihan Tania)...


__ADS_2