
Episode sebelumnya
"Ish! lo bener bener yah!" Ucap Renata berdiri dari posisi jatuhnya.
dan mendorong pelan Vina.
Vina pun membalas dorongan Renata.
membuat mereka main dorong dorongan.
"APAAN SIH LO!"
"HEH! LO YANG DULUAN YAH!"
"HEH ORANG LO YANG NGUJI KESABARAN GW!"
"HEH LU PIKUN YAH? LO YANG DORONG GW DULUAN!"
"YAH TAPI LO YANG MULAI DULUAN!"
Pertengkaran hebat.
Tania pun pergi ke tempat Renata.
"Heh taniaaaa!" Ucap Renata manis.
"Emmm iyh Ren?" Tanya tania.
"Emmm Gw sama Syafira kan yah tangan kita masih bersih yah mulus dan gak KOTOR Hehe kaya Lo!" Ucap pedesnya.
"Jadi gw minta Lo buat berdiriin tenda gw cepat!" Ucap sinisnya.
"Emmm?" Ucap lemas Tania.
"Ish cepat!" Ucap Renata mendorong Tania Hinga jatuh.
"Bruk!"
Tania yang menangis sedih karena kesakitan.
Vina yang melihat Renata mendorong Tania.
"Heh Lo bener bener keterlaluan yah Renata!" Ucap kesal Vina.
"Lo minta tolong kepada Tania! Tapi Lo dorong dia!"
"Lo bener bener gapunya hati tau gak!" Ucap Vina.
"Gw gapernah ngeliat Renata yang saat ini lagi di depan gw!" Ucap sedihnya.
"Renata yang gw kenal Itu udh mati!" Ucap sedihnya.
"Ihk! Apaan sih!" Ucap sinis Renata.
"Udh lah Tania, Lo gaush tolongin orang kaya dia!" Ucap Vina.
"Yudh sih! Sana sana! Lagian gw juga gak ada niatan buat minta tolong! Apa lagi sama penjahat!" Ucap sinisnya.
"YAH TERUS MAKSUD LO NYURUH TANIA KESINI APA?" Ucap teriak Vina.
"yah buat ngedorong dia!" Ucapnya.
"Ish Lo bener bener yah! " Ucap Vina yang mau mendorong Renata.
Di halangi oleh Tania.
"Udh Vin! mending Lo tolong gw, Kaki gw sakit" Ucapnya.
"Eh! Iyh Tania, sini biar gw bantu" Ucap Vina.
Vina pun membantu Tania berdiri.
Dan Tania pun akhirnya bisa berdiri.
"Udh lah yu! Tania, gw udh gera lama lama disini" Ucap males Vina.
"Yaudh sana!" Jawab Renata.
"Yaudh sih!" Ucap tegas Vina.
Tania yang menatap kosong syafira karena ia merasa Syafira sedang mengangkat beban yang berat sendirian.
hingga membuat ia lebih terdiam dari kemarin.
"(Syafira kenapa si? Kenapa dia lebih diam begini?)" Ucap Tania bingung.
Vina pun membawa Tania pergi.
"Iyuhk!" Ucap sinis Renata.
"(Oh iya gw kan punya Rendy!)" Ucapnya.
__ADS_1
Syafira yang mengambil tenda berniat untuk memasang tenda pun di hentikan oleh Renata.
"ET! Syafira!" Ucap Renata Menghentikan Syafira.
"Apa sih?" Tanya lemasnya.
"Lo itu mau ngapain sih! Gaush megang barang kotor gitu dong!" Ucap Renata.
"Tunggu disini aja yah!" Ucap Renata.
pergi dari hadapan Syafira.
"RENDYY!" Teriaknya.
"Eh Rendy!" Berusaha memangil Rendy
Rendy yang sadar di panggil Renata pun menghampiri Renata.
"Paan?" Ucap dinginnya.
"Eh? Rendy! Emmm kebetulan tangan gw yang masih lembut dan mulus ini! Gw minta tolong dong! Buat pasangin tenda!" Ucapnya.
"Manja banget sih!" Ucap Rendy berniat pergi dari hadapan Renata.
"ET! Tunggu tunggu!" Ucap Renata menghentikan langkah Rendy.
"Lo lupa apa! Lo kan punya hutang sama gw! Jadi awas aja kalo Lo gak nurut apa kata gw!" Ancamnya.
"(Ni orang bener bener gila apa?)" Ucap dalam hati Rendy.
"Jadi Lo mending pasangin tenda gw cepet!" Ucapnya.
"Iyh! Iyh" jawab lemas Rendy.
Rendy pun memasangkan tenda Renata.
"Ish keterlaluan banget si Renata!" Ucap kesel Vina.
"Udh sabar vinaa" Ucap Tania.
"Harus sabar segimana sih Tania! dia itu gak bisa di diemin aja! Pokonya Lo kalo di injek injek lagi sama Renata, Lo harus lawan Tania!" ucap kesal Vina.
"Tapi...." Ucap Tania terpotong.
"Udh Tania! Lo itu boleh aja baik! Tapi asal jangan lemah gini dong!" Ucap Vina.
"Aku tadi cuma pikir Kalo Renata itu masih ada sisi baiknya!" Ucapnya.
"Hah? Sisi baik? Heh Tania! Renata yang dulu jadi temen kita itu udh mati tau gak!"
"Pokonya aku gamau tau! kamu gak boleh diem lagi kalo Renata nginjek nginjek kamu! Ngerti?" Ucap Vina.
"Iyh Vin!" jawab lemas Tania.
"Nah gitu dong!" Ucap senang Vina.
Malam pun tiba...
Semua murid yang mengelilingi api unggun.
"mungkin hari ini!" Ucap nyanyi semua murid.
"Hari esok atau nanti!"
"Berjuta memori, Yang terpatri"
"Dalam hati ini"
Tiba tiba Tania kebelet.
"Eh Vin gw kebelet nih! Gw pipis dulu yah!" Ucap Tania.
"Eh? Yudh aku Anter yah!" Jawab Vina.
"Gak perlu Vin! Gw bisa kok sendiri!" ucapnya.
"Serius Lo? Tani kan gelap gini!" Ucap khawatir Vina.
"Serius vinaa! Lo tenang aja ok?" Ucapnya.
"Emmm oke!" Ucap Vina.
"(What what what! target gw mau pergi sendiri ni! Ini kesempatan gw untuk ngerjain Tania!)" Ucap licik Renata.
Tania pun pergi.
diikuti oleh Renata.
sesampainya di danau.
berguru gelap disana.
__ADS_1
"Aduh gelap gini!" Ucap Tania takut.
"Harusnya gw minta temenin Vina kalo gitu!"
"Gak gak gak, inget Tania kamu itu pemberani!"
Tania pun mempercepat jalan nya.
begitupun Renata.
sesampainya di danau.
Tania yang memutuskan membuang air kecil di kubuk dekat danau.
yah pastinya ada tempatnya yah gays!
Dan membuang air kecil.
Tania pun selesai membuang air kecil.
Saat Tania keluar dan berjalan di dekat dekat danau.
"(Ini kesempatan gw!)" Ucap Renata.
Renata pun mendorong Tania Hinga jatuh ke danau.
"AAAAAAAAAA!" Teriakan Tania.
untungnya danau itu tidak terlalu dalam.
hingga bisa membuat Tania selamat.
tetapi tentunya karena malam air danau itu terasa seperti air es.
"Hah? Siapa tadi?" Ucap Tania sambil melirik kanan kiri.
"(UPS! Gapapa sih Tania Lo masih selamat, Tapi tubuh Lo yang lemah itu gak akan bisa kuat melawan air danau yang super dingin itu!)" Ucap jahat Renata.
"(Dadah Tania!)" Ucap jahat Renata.
"(Tadi aku bener bener merasa kalo ada yang dorong aku!)" Ucap Tania.
"(Lebih baik aku ke atas dulu aja! Karena disini dingin!)" Ucapnya.
Tania pun keatas.
"(Yatuhan! Dingin banget!)" Ucap Tania.
"Flur Flur" Pokonya anggap aja suara batuk Tania yah gays:).
"Eeewm.. Dingin banget!" Ucapnya.
tanpa pun pergi dari danau dan ke tempat api unggun tadi.
Saat sampai.
kedatangan Renata yang ber endap endap.
Tidak di sadari semua orang.
"(Huuy! Rencana gw berhasil!)" Ucap jahat Renata.
tetapi ternyata Vina melihat Renata yang baru datang dari arah Tania pergi.
"(Renata dari mana? Kenapa dia datang dari arah Tania pergi?)" Ucapnya bingung.
Tak lama Tania datang dengan baju basah kuyup.
membuat perhatian semua terlarihkan kepada sosok tania.
Vina yang kaget melihat Tania yang basah kuyup.
"Taniaaaaa!" Ucap kaget Vina.
"Tania? Kamu kenapa basah kuyup gitu?" Tanya petugas camp.
"Eh? Engak kak! ta.. ta... tadi" Ucap gugup Tania.
dan pandangan tania terlarihkan kepada Renata.
dan tatapan jahat Renata yang menekan Tania.
Bersambung
Episode selanjutnya
"EH RENATA! LO GAUSH DRAMA QUEEND DEH!" Teriak Vina kepada Renata.
"Apaan sih Lo!" ucap kaget Renata.
"Alah! udh deh! Kamu kan yang buat Tania basah kuyup kemarin malam?" Tanya Vina.
__ADS_1
membuat Renata kaget.
...(Rencana jahat Renata)...