Menikah Dengan Paman Tampan

Menikah Dengan Paman Tampan
Kemarahan Pak Dimas


__ADS_3

Episode Sebelumnya


Akhirnya Syafira dan Vina menemukan kak Riko.


"Nah itu dia" Ucap Vina menunjuk ke arah keberadaan kak Riko.


Syafira dan Vina pun menghampiri kak Riko yang sedang bertelpon.


" Jadi Tania masuk ke air terjun?" Ucap Kak Riko kepada seseorang di telpon.


Tetapi ucapan itu tidak terdengar hanya kepada Syafira dan Vina, Tetapi juga Rendy dan Renata yang tidak sengaja melewati tempat itu.


"(Apa? maksud kak Riko apa? Apa dia sudah menemukan Tania?)" Ucap dalam hati Rendy dengan keadaan panik.


"Oh Iyah baik kalo begitu kami segera pergi ke tempat ke jadian" Ucap kak Riko mengakiri telepon.


selepas itu kak Riko yang mematikan telepon dan memasukan hp nya ke dalam saku.


saat memalingkan badan kak Riko terkejut karena sudah ada Vina dan Syafira yang sedang berdiri di depanya.


"Eh kalian? Ada apa?" Tanya kak Riko yang terkejut dengan ke datangan Syafira dan Vina.


"Eh maaf kak, kita mau menanyakan kabar Tania, apa Tania sudah ketemu kak?" Jawab Vina yang cemas dengan keadaan Tania.


"Kebetulan tadi saya dapat kabar kalo Tania jatuh ke air terjun" Ucap sedih kak Riko yang membuat Vina terkejut, kalo Syafira sih emang ia sudah mengetahui hal itu.


"APA?" Ucap kaget Vina mendengar ucapan kak Riko.


"Tu-tunggu gimana mungkin Tania bisa ada di air terjun" Ucap aneh Vina yang merasa aneh karena tidak mungkin Tania pergi ke air terjun sendirian.


Saat mengatakan itu Renata dan Rendy yang tidak sengaja melintas tak jauh dari keberadaan Vina.


"(What? Jadi kak Riko sudah tau kalo Tania jatuh dari air terjun?, Ini gak bisa di biarin, Cepat atau lambat pasti ada tanda tanda kecil kalo gw dan Rendy berada di tempat itu)" Ucap panik Renata karena mengetahui kalo kak Riko sudah mengetahui jatuhnya Tania dari air terjun.


"(Aduh, Keadaan gw makin tertekan ini! Gw harus cari cara biar semua gak menyudutkan gw tentang ini)" Sama seperti Renata. Karena Rendy membantu besar tentang jatuhnya Tania kini ia pun ikut Panik bersama Renata.


tak sengaja Syafira yang melihat keberadaan Renata dan Rendy yang sedang panik.


"(Mereka pasti panik dan takut kalo kebenarannya terungkap)" Ucap batin Syafira yang menatap penuh amarah kepada Renata dan Rendy.


"Kalo begitu Vina ikut yah kak ke tempat kejadian" Ucap Vina yang ingin sekali menemukan Tania.


"Oh iyh boleh Vin, Kalo begitu kita langsung ke tempat kejadian" jawab kak Riko sambil melangkah untuk pergi ke tempat tersebut.


Syafira pun ikut, Begitu pun Renata dan Rendy yang mungkin mereka ingin menghalalkan segala cara untuk menutupi sebenarnya.

__ADS_1


Sesampainya di air terjun tersebut terlihat begitu sepi dan sunyi, Hanya ada suara suara binatang mau itu binatang kecil ataupun besar malah mungkin ada mamalia.


"Jadi disini kak? Tempat Tania jatuh" Ucap Vina sambil melihat ke bawah air terjun yang sangat tinggi dan jangkal.


"(Gw harus tenang, Gw gak boleh memperlihatkan bahwa gw sedang panik)" Ucap Tania dengan rasa takut.


"Gw yakin kalo ini semua bukan kecelakaan kak!" Ucap Vina sambil ada rasa sedih dan tangisan hati karena dia bener bener yakin Tania tidak jatuh dan pergi sendiri ke air terjun tersebut.


Vina yang menatap Renata dengan tajam seolah ia sudah tau bahwa ini semua rencana Renata.


Bu sari dan pak Dimas akhirnya sampai di tempat masuk camp.


"Akhirnya kita sampai di tempat camp juga yah pak" Ucap Bu Sari.


"Hemmm iyah saya tau itu" Respon dingin pak Dimas.


"Hemmm kalo begitu kita masuk ke hutan tempat camp Tania dan teman teman" Ucap Bu sari sambil bersiap turun dari mobil.


Dimas dan Bu sari pun turun dari mobil untuk masuk ke sebuah hutan di karenakan tidak mungkin di ijinkan jika kita masuk ke sebuah hutan mengunakan mobil kota.


Kita loncat aja ke adegan pak Dimas dan Bu sari sudah berada di tempat utama camp Tania dan yang lain.


Karena merasa sedih pak Dimas yang membuat ke rusuhan di tempat camp tersebut. Dimana tidak ada kak Riko Vina Syafira dan Renata serta Rendy.


"Ta-Tania masih sedang di cari Om" Respon salah satu murid camp.


"KALO BEGITU SAYA MAU BERTEMU DENGAN PETUGAS CAMP INI"


"DIMANA DIA"


karena suara yang sangat membentak membuat para murid camp menjadi ketakutan di buatnya.


"A+Anu om, Kak Riko sedang berada di tempat kejadian jatuhnya Tania" Ucap gugup siswa camp perempuan dengan suara kecil dan sangat gugup.


"KALO BEGITU ANTARKAN SAYA KE TEMPAT ITU"


"Baik om".


Akhirnya ada beberapa siswa yang mengantarkan pak Dimas dan Bu sari ke air terjun.


Hingga akhirnya sampai dan siswa tersebut langsung lari ketakutan terhadap pak Dimas.


"Permisi kak, Ini ada Orangtua wali dari korban ingin menemui kakak" Ucap siswi dengan suara sangat kecil dan lembut.


Akhirnya siswa laki/Perempuan tersebut langsung pergi karena ketakutan dengan galaknya sifat pak Dimas.

__ADS_1


Tanpa basa basi


Plak


Tamparan Pak Dimas kepada Vina.


"Kenapa kamu tidak mampu untuk menjaga Tania!" Ucap pak Dimas dengan suara tegas.


"INI JUGA TERMASUK UNTUK YANG LAIN" Ucap pak Dimas menunjuk ke Keliling tempat.


Yang memang ada BBC kak Riko serta Rendy, Renata, Dan Syafira.


"Om, Kenapa om menampar saya?" Ucap Vina yang merasa tersuduti atas hilangnya Tania.


"Iyah, SEHARUSNYA KAMU MENJAGA ANAK SAYA DENGAN BENAR!" Ucap tegas dan lantang pak Dimas yang menyudutkan Vina.


"Tapi om! Saya bener bener tidak terlibat atas hilangnya Tania!" Respon Vina sambil mengeluarkan aura sedihnya.


membuat suasana disana sedikit terhanyut dengan kesedihan.


"Terus kenapa kamu tidak mengetahui DIMANA KEBERADAAN ANAK SAYA" Ucap tegas pak Dimas yang bener bener terbakar api amarah.


"Mas udah yah Kamu harus sabar, Tidak enak di lihat....." Ucap Bu Sari yang berniat untuk menenangkan pak Dimas namun di Potong oleh omongan tegas pak Dimas.


"DIAM KAMU!" ucap pak Dimas yang seperti membentak Bu Sari.


Bersambung


Episode Selanjutnya


"Taniaaaa" Ucap Vina yang memangil Tania di tengah hutan.


"Dimana kamu taniaaaa" Ucap Vina yang kedinginan di karenakan hari yang menjelang malam.


"(Aku dimana ini yah tuhaaan)" Ucap batin Vina sambil melirik sekeliling yang hanya ada pohon, pohon, dan pohon.


"TANIAAAAAAA" Ucap Vina dengan suara keran.


Iyah. Vina yang bener bener tersesat karena berlari tanpa tujuan.


Dan tak jauh dari keberadaan Vina......


Terdapat Tania yang sedang terbawa oleh arus sungai......


...(Keselamatan Tania)...

__ADS_1


__ADS_2