
Episode Sebelumnya
"Halo pak?" Ucap Bu lili.
"Halo... Apa sarapan malam saya sudah siap?" Ucap Tama.
"Tentu saja sudah pak.... Bugar dan sehat.... di tambah cantik...." Maksud Bu lili adalah Tania.
"Coba kirimkan potonya kepada saya, Kalo benar dia cantik. Saya akan kasih kamu sepuluh kali lipat dari biasa yang saya bayar"
Tama adalah seorang lelaki kaya yang tinggal di Jakarta juga, Namun beliau sudah beristri jadi beliau bermain malam di tempat jauh dari Jakarta.
"Waw...." Ucap Bu lili dengan wajah senang.
"Udah pokonya kamu siapkan saja wanita itu saya akan segera kesana" Ucap perintah Tama.
"Baik pak" Jawab Bu Lili.
Namun di sisi lain.....
Vina dan Erika yang sedang terus berjalan meskipun tidak di kejar oleh preman itu karena mereka preman lemah.
"Tunggu!!! *Narik napas capek tau??* Tunggu...." Vina yang sangat benar benar capek sehingga ia susah mengatur napas.
"Cepat Vina.... Aku takut mereka menemukan kita, aku tau tempat desa yang sangat ramai dan pasti akan mau menolong kita" Ucap Erika panik.
"Aku capek banget erikaaa sampe susah napas...." Masih mengatur napas.
"Iyah deh kita cari tempat istirahat" Lalu Erika melihat tempat bagus untuk beristirahat agar tidak ketangkap preman.
"Nah Vina.... Kita kesana aja" Unsur Erika menunjuk danau kecil dengan air terjun.
"Hah? Iyh... Boleh..." Jawab Vina yang hanya meng Iyah kan.
Lalu saat mereka berjalan ke tempat itu terdapat ular yang kurang terlihat namun Vina menyadari itu dan berteriak.
"ERIKA ULAAAR" Teriaknya. Langsung dengan gesit dan takut Erika kaget dan mencari keberadaan ular yang di maksud Vina.
"Iyah Vina.... Vina kamu mundur...." Ucap Erika menyarankan Vina.
"Iyah...."
Lalu Erika dan Vina yang berlahan lahan mundur untuk menghindari ular itu.
"Erikaaa aku takuttt" Ucap Vina yang bersembunyi di balik badan Erika.
"Kamu tenang aja Vina, aku akan jagain kamu" Ucap Erika menenangkan.
__ADS_1
"Hus.... Pergi kamu" Ucap Erika mengusir Erika mengunakan ranting yang tadi ia ambil.
"HUSH.... PERGI" Lalu ular itu entah kenapa tiba tiba pergi menjauh karena di pukul mengunakan ranting oleh Erika.
"Alhamdulillah vinaaa, ularnya udah pergi" Ucap Erika senang.
"Iyah Erika, yaudah Erika kita harus cepat cepat pergi ke kampung aja yah" Ucap Vina.
"Iyah yu"
Laku Erika dan Vina pun mencari kampung terdekat.
Malamnya.....
Lalu Tama yang sedang duduk di rumah Bu Lili untuk menunggu Tania. Dan tiba tiba Tania datang dengan penampilan yang di dandani Bu lili, tentunya kaya badut:v.
"Nah kamu udah cantik Tania.... Dan jangan lupa, ini adalah Tama, dia yang akan bantu kamu untuk pulang sayang" ucap bohong Bu lili, untungnya Bu lili sempat bicara kepada Tama untuk berpura pura mengantar Tania.
"Halo cantik.... Saya Tama, panggil saya bang aja. Saya akan mengantar kamu untuk pulang ke rumah, oke?"
"Eeeee Iyah bang"
Lalu Tania dan Tama pun pergi ke mobil Tama bukan untuk mengantar Tania pulang, melainkan untuk bersenang senang bagi Tama. Bukan bagi Tania.
Lalu saat di perjalanan yang sangat sunyi dan cangung tentunya. Tama terus saja merayu dan mengombali Tania tanpa henti.
"Kamu biasanya suka makan malam atau gak hem?" Sambil menyentuh nyentuh dan memegang tangan Tania.
"Kamu kenapa sih cantik?" Tama tiba tiba menghentikan mobil dan memalingkan pandangan kepada Tania.
"maaf bang kenapa berhenti yah?" Tanya Tania yang bingung dan merasa ganjal dengan semuanya.
"Kamu kenapa sih sayang" Ucap Tama yang ingin memeluk Tania namun Tania langsung menghindar.
"AW" Ucap kesakitan Tama karena ia terbentur dengan kursi Tania.
Tania langsung turun dari mobil yang untungnya tidak di kunci oleh Tama.
"Woy tunggu!" Tama langsung ikut turun dari mobil.
"Tunggu" Tama langsung menarik Tania dan tiba tiba Tania terpeluk oleh Tama. Tatapan Tama yang terkejut dengan Tania dan melihat mata Tania yang sangat indah.
"Lepasin!" Ucap Tania.
Dengan kuat tenaga Tania langsung mendorong Tama hingga dia jatuh dan berlari tanpa arah.
"TUNGGU!" Teriak Tama.
__ADS_1
Tania yang terus berlari dengan cepat dan di kejar oleh Tama.
Lalu di rumah Bu lili bodyguard yang tadi di rusuh untuk mengantar Vina yang sakit.
"APA? DUA WANITA TADI KABUR?" Ucap bentak dan teriak Bu Lili hingga terdengar oleh semua wanita yang ada di sana termasuk Genk five line.
"Hah? Gays jadi Vina sama Erika berhasil!" Ucap Windi yang senang.
"Iyah Windi... Aku senang banget, dan kita tunggu aja semoga mereka bisa membantu kita untuk keluar dari sini" Ucap Rara.
"Maaf Bu kami tidak tau kalo mereka tenyata punya niat untuk kabur" Jawab bodyguardnya kribo.
"SAYA GAK MINTA MAAF KALIAN SAYA MINTA KALIAN CARI LAGI ERIKA DAN CEWEK TADI!" Perintah bentak Bu lili.
"Baik Bu...." Lalu kedua bodyguardnya Bu lili menurut ucapan Bu lili dan mencari Erika dan Vina.
Malamnya.....
"Aku harus sembunyi" Ucap Tania yang ketakutan di hutan malam malam sendirian. Lalu Tania melihat ada semak semak yang mungkin bisa untuk ia sembunyi, dan Tania pun memutuskan untuk bersembunyi di balik semak semak tersebut.
"Tunggu! Woyy" Ucap Tama.
"Agh! Gadis itu kemana sih? Aku harus cari kemana lagi" Ucap Tama.
"(Aduh kenapa hidung aku gatal gini, aku harus tahan)" Ucap batin Tania yang memegang hidung Tania agar tidak bersin. Tetapi sayangnya hidup Tania bener bener memerah karena sesak dan tidak sengaja bersin.
"HACUH" Ucap Tania bersin. Dan membuat Tama sadar bahwa itu pasti Tania.
"Halo cantik.... Saya yakin bahwa kamu ketakutan ada disini.... jadi lebih baik kamu kesini saja cantik..... karena perhatikan aja, disini sangat gelap dan susah untuk melihat" Ucap Tama menakut nakuti Tania.
"(Aku harus tenang, aku gak boleh takut sama hal itu)" Batin Tania. Lalu karena Tania saking takutnya ia mundur mundur dan terjatuh. saking licinya.
"awww" Ucap teriak Tania hingga membuat Tama melihat ke arahnya.
Bersambung
Episode Sebelumnya
"LEPASIN AKU MINTA TOLONG SAMA KAMU LEPASIN AKU" Ucap Tania memohon.
"(Kenapa gadis ini terlihat begitu sedih, beda dengan gadis yang biasa aku dapat?)" Batin Tama yang terharu.
"Aku mohon sama kamu tolong antar aku untuk pulang ke Jakarta" Ucap Tania sambil menurunkan air mata yang terlihat jelas oleh Tama dan tentunya Tama menjadi luluh olehnya.
"Aku yakin kamu pasti memiliki sisi yang baik, aku minta tolong sama kamu, Bebaskan aku... aku harus pulang ke Jakarta...."
"Jakarta?..." Tentunya Tama kaget karena wanita itu ternyata tinggal di Jakarta.
__ADS_1
apakah Tama akan mengantar Tania? atau malah mungkin berubah pikiran?
...(Sisi baik Tama)...