Menikah Dengan Paman Tampan

Menikah Dengan Paman Tampan
Ketakutan Rendy


__ADS_3

Episode sebelumnya


ucap Rendy yang terdengar oleh syafira.


"masuk penjara karena apa?" Ucap syafira yang datang dari belakang.


membuat Renata dan Rendy terkejut.


"Syafira?" ucap kaget Renata.


"kalian menyembunyikan apa?" ucap penasaran Syafira.


"eee kita!" ucap gugup Renata.


"aaaaa anu! jadi kita itu ada urusan bisnis gitu yah kan! Renata!" Ucap gugup Rendy.


"eee Iyah! jadi kita ada bisnis yah sama sama untung gitu! hehe" ucap gelisah Renata.


"terus masuk penjara? tadi gw denger Rendy mengucapkan masuk penjara? masuk penjara apa sih?" ucap Syafira.


"hah?" ucap kaget Renata.


dak dik dik.


rasa tegang muncul menghiasi malam yang gelap.


"kenapa kalian panik?" tanya syafira.


"apa ini ada hubungannya sama Tania?" tanya Syafira.


"a... Anu..." Ucap Renata.


"anu apa Renata?" ucap Syafira.


"Syafira, denger yah! gw bakal kasih tau Lo! Dengan satu syarat!" Ucap Renata tegang.


"Syarat? syarat apa?" ucap Syafira makin penasaran.


"Lo gaboleh kasih tau siapa siapa!"


"emang kenapa?" jawab Syafira.


"yah pokonya Lo gak boleh kasih tau siapa siapa! terutama Vina (menunjuk Syafira mengunakan jari telunjuk)"


"emang ada apa dengan Vina?" tanyanya penasaran.


"udh lah Syafira! Lo nurut aja apa yang gw ucapin! dan jangan lupa yah, kalo gw selama ini selalu ngebelain lu!" ucap Renata.


Syafira yang mengangukan kepala saja karena merasa bersalah, sebab semua yang terjadi itu berkaitan tentang Renata yang membelanya.


"jadi.... Gw dan Rendy lah yang mendorong Tania di jurang!" ucap Renata.


membuat Syafira yang kaget mendengar bahwa Tania jatuh dari air terjun oleh Renata dan Rendy.


"APA?" ucap kagetnya.


"denger yah syafira, awas aja kalo sampe hal ini bocor dan diketahui oleh Vina! gw bakal benci sama Lo!" ucap Nye menarik lengan Syafira untuk mengancam.


"hah?"


Syafira yang tidak bisa berbuat apa apa.


Akhirnya semua pergi ke tenda.


Syafira yang masih tidak percaya dengan apa yang baru dia ketahui.


"(kenapa jadi begini?)"


"(kenapa Renata yang gw kenal sekarang berubah menjadi monster?)"


"(gw bukan temen yang baik buat Lo Tania!)"


"(dan sekarang, kemungkinan besar Lo gak selamat dari air terjun itu!)"


"(maafin gw Tania, gw bukan temen yang baik buat Lo!)"


ucap sedih syafira.


Syafira yang melamun di tengah malam didampingi oleh beberapa siswi yang sudah tidur, termasuk Renata.

__ADS_1


"Hiks hiks"


tangisan penyesalan.


Pagi yang cerah di sambut oleh matahari.


"PLAK!" Tamparan keras Vina kepada Rendy.


"apaan sih Lo!" ucap Rendy.


"Lo! LO YANG UDAH MENDORONG TANIA SAMPE TANIA JATUH KE AIR TERJUN! IYAH ATAU GAK!" teriakan Vina.


"hah?" ucap Rendy dengan tegang.


membuat Iyah takut.


dan Engan mengatakan apa apa.


"gw!" ucap gugup Rendy.


tak lama polisi datang.


"ini pak!" ucap Vina.


"apa ini dengan sodara Vina?" tanya polisi.


"iyh pak! bener! saya lah yang melapor atas laporan mencobaan pembunuhan!" ucap Vina dengan menatap tajam Rendy.


"hah?" Rendy yang takut melihat polisi.


membuat beberapa siswa berdatangan.


termasuk Syafira dan Renata.


"ada apa ini?" tanya petugas camp.


"Jadi gini ka, LELAKI BRENGSEK INI MENCOBA MEMBUNUH TANIA!" Ucapnya dengan kesal.


Rendy yang tidak bisa ngetakan apa apa.


"Bawa dia ke kantor polisi pak!" ucap Vina.


"ENGAK PAK! SAYA GAJK BERSALAH! BIARKAN SAYA PERGI!" ucap Rendy mencoba melepaskan pegangan tangan pak polisi.


"RENATA! RENATA TOLONG GW!"


Renata yang hanya diam dan menatap kosong.


"TOLONG"


"LEPASIN GW!"


"TOLONG!"


"RENATA LO JANGAN DIEM AJA!"


"JELASIN KE SEMUANYA!"


"ENGAK!" ucap Rendy yang bangun dari mimpinya.


membuat siswa yang 1 renda denganya terbangun.


"Rendy?" ucap Reno.


"Lo kenapa?" tanyanya.


"eh? Engak kok engak!" ucap Rendy sambil berusaha tenang.


"(ternyata tadi cuma mimpi)" ucapnya.


"oh oke! kalo Lo mau gw Anter untuk buang air kecil bangunin aja ok?" tawar Reno.


"eh? iyh!" ucap Rendy.


Reno pun kembali tidur.


"(kenapa gw mimpi kaya gitu?)"


"(apa itu pertanda buat gw, kalo gw bakal di penjara?)"

__ADS_1


"(Engak! gw harus tenang!)" ucapnya berusaha tenang.


"(lebih baik gw tidur lagi!)"


Rendy pun kembali tidur.


Keesokan harinya.


Rendy yang memutuskan untuk membicarakan tentang mimpi yang ia alami.


"Lo harus tanggung jawab!" ucap Rendy kepada Renata.


"gw gak pernah meminta pekerjaan kriminal kaya gini!" ucapnya.


"hei! hal itu udh terjadi kan? jadi, Lo hanya bisa terima nasib Lo!" ucap Renata.


"dan soal penjara, gw bakal pastiin kalo hal ini tidak akan bocor sama sekali" ucap Renata menenangkan Rendy.


"awas aja kalo gw sampe dipenjara! Lo juga harus ikut gw kepenjara" ucap Rendy sambil menunjuk ke muka Renata.


"Iyah Iyah Lo tenang aja!" ucap Renata menurunkan jari telunjuk Rendy.


"(emang bisa? Lo membuktikan bahwa gw terlibat dalam hal ini)" ucap jahat Renata.


Syafira yang santai santai kini pandanganya menuju ke arah Vina yang baru saja keluar dari tenda.


Syafira pun menghampiri Vina.


"hai Vin!" sapa Syafira


"eh? hai Syafira!" ucap Vina yang kaget akan kedatangan Syafira.


"ada apa?" tanya Vina.


"eh? gapapa!" jawab Syafira.


"hemmmm, Syafira! gw bener bener pusing memikirkan Tania" ucap sedih Vina.


"hah?" Syafira yang kaget mendengar omongan Vina.


"(ini gimana nih? gimana kalo Vina tau, kalo gw tau apa yang terjadi dengan tania?)" ucap gelisah Syafira.


"emmmm Syafira?" ucap Vina yang sadar bahwa Syafira sedang gelisah.


"eh? iyh Vin?" tanyanya.


"Lo kenapa sih? kok Lo tegang gitu?" tanya Vina penasaran.


"eh? engak kok Vin! gw baik baik aja" ngeles Syafira.


"oh, emmm Syafira? Lo gapapa kan?" tanya Vina.


"hah? gw kenapa emangnya?" jawab gugup Syafira.


"yah Engak, karena kan Lo sedang di stir oleh Renata, yah gw cuma kasian aja sama Lo! lagian gw yakin kok, kalo Tania gak sama sekali mendorong Lo"


"hemmm iyh Vina, lagian gw juga merasa kalo gw itu jatuh karena lantai yang licin"


ucap Syafira yang membuat Vina tegang.


"(aduh, gimana nih? jadi Syafira sadar, bahwa dia jatuh karena lantai?)" ucap tegang Vina.


Bersambung


episode selanjutnya


"Gw gabisa menutupi ini semua dari Vina!" ucap Syafira.


"maksud Lo apa Syafira!" ucap Renata.


"gw harus kasih tau Vina atas semua yang terjadi sama Tania!" ucap Syafira yang tidak sengaja di dengar oleh Rendy yang sedang berjalan tak jauh dari situ.


"Apa maksud Lo syafira! oh, jadi Lo lupa sama semua pembelaan yang gw lakukan untuk Lo?"


"bukan gitu Renata! tapi gw emang bener bener takut kalo Tania gak mendorong gw di balkon!" ucap Syafira.


"(ini apa apaan sih Syafira! gw harus tenang, pokonya gw harus buat Syafira tutup mulut sama semua ini!)" ucap Rendy.


...(Niat Syafira)...

__ADS_1


__ADS_2