Menikahi Mantan Supirku

Menikahi Mantan Supirku
Menghubungi alin


__ADS_3

Di Jakarta....


Arif sedang mengantarkan makanan dan juga minuman pesanan dari para pelanggan kafe, saat ini dia hanya ingin fokus mengumpulkan uang, dia ingin membahagiakan ibunya dan membuat ibunya bangga kepada nya, dia memilih untuk menyibukkan diri agar dia bisa melupakan rasa sakit hatinya, dia ingin melupakan kejadian waktu itu walaupun sampai sekarang dia masih menunggu vita untuk menghubungi nya akan tetapi harapan nya seakan sia-sia karena sampai saat ini vita masih belum menghubungi nya. Dia tak ingin ambil pusing, karena jika memang vita masih mencintai nya vita pasti akan menghubungi nya pikirnya dalam hati.


Saat dia sedang mengantarkan minuman tiba-tiba seseorang memanggilnya,arif pun segera menengok dan dia menghela nafas nya dengan kasar.


"Hai Rif, kamu kerja disini? " tanya seseorang yg ternyata adalah Nanda.


"Iya" jawab arif singkat.


"Kok kamu ketus gitu sih, aku kan tamu disini" ucap Nanda sedikit manja kepada arif.


"Kamu mau apa? Kalau mau pesan ini menunya. Aku lagi kerja gak ada waktu untuk bercanda" ucap arif sedikit kesal. Dia tidak suka kepada Nanda karena Nanda selalu merayunya.


"Oke, aku mau stroberi shake sama steak sirloin yg medium rare ya" ucap Nanda lalu menyerahkan buku menu kepada arif. Arif segera mencatat pesanan Nanda dan pergi menuju dapur. Lalu dia mengantarkan pesanan yg lain, dia tak ingin berlama-lama dekat dengan Nanda karena Nanda selalu membuat arif kesal dan tak nyaman.


Setelah pesanan Nanda siap, arif pun langsung mengantarkan nya, dia menata makanan itu di atas meja, saat dia ingin pergi tiba-tiba tangannya di tahan oleh Nanda,

__ADS_1


"Rif temenin aku makan ya" pinta Nanda sedikit manja.


"Maaf nan, aku masih sibuk" tolak arif lalu menghempaskan tangan Nanda pelan, dia tak ingin sikapnya dilihat oleh sopyan dan juga tamu-tamu yg lain. Belum sempat Nanda berucap arif langsung pergi meninggalkan nya. Nanda berdecak sebal melihat penolakan dari arif. Dia ingin menyusun rencana untuk menaklukkan hati arif. Dia akui memang tak mudah, tetapi dia sudah di butakan oleh cinta dan dia bisa berbuat sesuka hatinya demi mendapatkan pria yg di cintainya.


"Kita lihat saja, sampai kapan kamu jual mahal sama aku Rif, suatu saat kamu akan bertekuk lutut di kakiku" gumam Nanda sambil tersenyum miring, lalu dia pun memakan makanan yg telah dia pesan.


Di Surabaya....


Vita sedang memegang ponselnya, sudah lama dia tidak menghubungi dua sahabat nya alin dan juga yuli, akhirnya dia memberanikan diri untuk menelpon alin, sekali tidak di angkat, sampai tiga kali baru di angkat oleh alin.


Vita: (hallo lin) ucap vita.


Alin: (vita?? Ini lo kan) tanya alin kegirangan.


Vita: (iya ini gue) jawab vita terharu


Alin: (ya allah vita lo kemana aja, kayak ditelan bumi tau ga?terus ini nomer siapa?) tanya alin.

__ADS_1


Vita: (iya maaf HP gue ilang ini nomer gue yg baru di save ya) bohong Vita


Alin: (ya ampun, gila lo ya bikin kita semua khawatir tau ga? Gue nelponin lu susah banget ngga nyanbung-nyambung, apalagi pas gue mau ngabarin ke lo klo arif mau ke surabaya susahnya minta ampun) seru alin panjang lebar.


Deggg.... Vita merasa sangat terkejut saat mendengar arif akan ke Surabaya, ada perasaan senang dan juga bingung di dalam hatinya.


Vita: (arif ke surabaya, kapan lin?) tanya Vita bingung.


Alin: (sekitar seminggu yg lalu, emang kalian gak ketemu? Pantes gue tanya waktu itu dia kayak orang yg kesel gitu apa jangan-jangan dia kesasar ya?) ucap alin kebingungan.


Vita: (gue ngga ketemu dia lin sumpah, waktu itu gue sakit dan sempat di rawat, jadi gue gak tau apa-apa) terang Vita, dia merasa ada yg aneh, menurut penuturan alin arif terlihat kesal ada apa sebenarnya.


Alin: (lo di rawat? Sakit apa memangnya?) tanya alin cemas.


Vita pun lalu menceritakan kalau dia sakit demam dan darah rendah, saking tingginya dia sampai pingsan dan dibawa ke rumah sakit. Alin mendengarkan cerita Vita dengan seksama, Vita teringat sesuatu lalu dia bercerita tentang budi sang supir yg pipinya lebam seperti kena pukul. Alin yg mendengar cerita itu mengerutkan dahinya, dia berpikir apa ada hubungan nya dengan arif, tapi mereka berdua segera menepis nya karena bagi mereka tak mungkin arif berani memukul orang lain apalagi yg lebih tua darinya. Setelah beberapa jam mereka bertukar kangen lewat telpon akhirnya mereka pun memutus sambung telpon mereka, Vita merasa lega karena sudah menghubungi alin dan bercerita panjang lebar, semoga dia juga mempunyai keberanian untuk menghubungi arif.


JANGAN LUPA KASIH BUNGA NYA YA, BIAR MIMIN MAKIN SEMANGAT MENULISNYA😭😭😭😭

__ADS_1


__ADS_2