
Vita dan alin menengok ke arah suara, betapa terkejutnya vita dan seketika mukanya berubah menjadi kesal.
"Astaga, lu ngagetin gw tau gak" kesal vita
"Iya gw juga kaget, gw pikir lu arif" tambah alin yg tidak kalah kagetnya.
"Hehe maaf maaf, kalian pikir gue arif ya? Hihihi" jawab seseorang yg ternyata adalah yuli, teman mereka.
Iya saat yuli ingin menghampiri vita dan alin, tapi mereka tiba2 pindah tempat, karena merasa heran yuli pun lalu mengikuti mereka berdua, tadinya yuli ingin langsung mengejutkan mereka tapi tiba2 yuli merasa penasaran akan pembicaraan misterius antara mereka berdua. Yuli hanya manggut-manggut saja saat mendengar cerita vita dan seketika niat jahilnya pun muncul di benaknya.
"Gue tadi mau nyamperin lu berdua, ehh lu nya malah pada ngabur, gue ikutin aja lu pada gak nyadar" jelas yuli
Vita dan alin cuma ber ohh saja, vita menghapus bekas airmata nya lalu mengajak kedua temannya untuk segera ke aula karena acara sebentar lagi akan dimulai.
__ADS_1
"Yaudah yuk kita ke aula dulu, nanti kita bahas lagi, dan lu yul jangan lemes ya mulutnya, awas aja klo cerita gw tadi sampe bocor" ancam vita,
"Yaelah selow vit,gue ngga bakal lemes kok tenang aja. " sahut yuli.
Mereka berdua lalu berjalan menuju aula, dari jauh terlihat arif yg sedang menunggu dengan cemas karena dia mencari kekasih nya daritadi tapi ngga ketemu. Begitu melihat vita bersama dengan alin dan yuli arif menarik nafas lega karena sang kekasih baik2 saja.
"Beb kamu darimana aja? Aku cariin daritadi ngga ketemu, kamu abis nangis ya? Kok matanya basah? Kamu gapapa kan? " cecar arif yg melihat ada bekas airmata dipipi vita.
"Woii Rif, klo nanya atu2 lah, maen berondong bae kayak kereta" sahut yuli
"Deh malah nyolot, yuk ahh lin males liat dia bucin ini" ajak yuli kesal dengan sikap arif yg seolah tidak menyukai yuli, memang arif tidak terlalu suka dengan yuli karena yuli orang nya blak-blakan dan kalau bicara agak ngegas.
"Sudah sudah jangan ribut, aku gapapa kok beb tadi cuma kelilipan aja, tadi mata aku ditiup sama alin jadi keluar airmata, kamu kenapa tadi nyariin aku? " alih vita supaya arif tidak terus menuduhnya menangis.
__ADS_1
"Gapapa kok, sebentar lagi kelas kamu naik ke panggung, sana siap2 dulu. " suruh arif kepada vita. Vita hanya mengangguk saja lalu bersiap ke belakang panggung, vita dan dan arif memang beda kelas, vita di kelas 9A sedangkan arif 9C. Setelah vita turun dari panggung arif langsung menghampiri vita kembali dan mengajak nya ke kantin untuk makan siang karena waktu sudah pukul 12.00. Vita pun mengiyakan karena perutnya sudah mulai keroncongan, tak di pungkiri dia sangat salut dengan arif yg selalu perhatian dan selalu mengerti dirinya, itulah mengapa dia merasa berat untuk berpisah dengan arif walaupun mereka masih bisa berkomunikasi lewat handphone. Tetapi vita khawatir karena di sekolah nya arif banyak sekali yg suka termasuk temannya sendiri yaitu Nanda.
Nanda adalah teman sekelas vita, waktu dikelas 7 Nanda sempat suka dengan arif, dia bahkan pernah menyatakan perasaan nya kepada arif tapi Nanda harus kecewa karena arif tidak menyukai nya dan sudah berpacaran dengan vita, Nanda yg kesal terkadang suka nyinyir hubungan vita dengan arif akan tetapi tidak di gubris oleh vita.
"Mang biasa ya ketoprak cabenya satu gak pke tahu" teriak arif yg biasa memesan ketoprak untuk kekasih nya.
"Siap tong" sahut mamang ketoprak dan langsung membuatkan.
"Kamu gak makan? " tanya vita
"Aku masih kenyang beb" Jawab arif
"Yah gak seru ahh, masa aku makan sendiri" rengek vita manja seperti biasa
__ADS_1
Arif yg merasa tidak enak kemudian mencubit hidung vita dan berkata " iya iya aku makan, makan kamu" jawab arif sambil berlalu ingin memesan makanan.
" ihhh apa sih kamu, jahil banget " seru vita sambil menahan malu, pipinya merona merah membuat arif yg melihat itu tersenyum gemas. Andai kita sudah dewasa, sudah ku makan beneran kamu pikir arif dalam hati. Tetapi jangan kan makan, cium peluk saja dia tak berani, dia tak ingin merusak kekasihnya itu hanya karena nafsu semata. So sweet banget ya si arif🤭