Menikahi Mantan Supirku

Menikahi Mantan Supirku
bertengkar hebat


__ADS_3

Mereka semua menengok ke arah sumber suara, dan ternyata itu adalah arif. Iya saat dia mengejar vita tadi saat jaraknya sudah semakin dekat dia melihat vita sedang dipeluk oleh pria yg mencium vita saat di rumah sakit. Seketika arif menghentikan langkah nya dan mengepalkan tangannya. Tadinya dia ingin meminta maaf kepada vita dan menjelaskan semuanya tetapi saat melihat vita dipeluk oleh budi amarah nya yg kemarin kembali membucah.


"Jadi kamu kesini cuma buat pamerin pacar baru kamu" tanya arif sinis, Vita yg masih menangis merasa tidak Terima, dia menghampiri arif lalu menampar nya.


Plak


Semua yg ada disana terkejut termasuk arif, dia menatap vita sambil memegangi pipinya yg ditampar oleh vita, vita memelototinya sambil sesegukan, nafasnya naik turun menahan kesal di dadanya.

__ADS_1


"Aku pikir kamu setia, ternyata kamu pembohong" teriak vita sambil sesegukan.


"Aku pembohong? Apa gak terbalik" tanya arif sambil memicingkan alisnya.


"Apa maksud kamu? " tanya vita penasaran.


"Bukannya kamu yg selingkuh lebih dulu dari aku?" tuduh arif kepada vita, matanya mulai memerah, tangannya terkepal kuat saat melihat budi.

__ADS_1


"Lalu apa bedanya dengan kamu vita, kamu pun tak jauh beda dengan ku, kamu tau gimana sakitnya hati aku saat aku lihat kamu dicium sama laki-laki itu" ucap arif sambil menunjuk ke arah budi, vita merasa bingung dengan ucapan arif karena pasalnya selama ini dia tidak pernah merasa di cium oleh budi kecuali tadi pas di basement itupun karena tak sengaja.


"Apa maksud kamu? Kenapa kamu menuduh mas budi? " tanya vita kebingungan.


"Ohh namanya budi, mesra sekali kamu memanggilnya ya, kalian cocok satu sama lain, pecundang dan satunya perebut pacar orang. " ucap arif semakin sinis.


"CUKUP RIF CUKUP! " teriak vita sambil menutup kedua telinganya. Dia tidak ingin mendengar ocehan arif,dia tidak menyangka arif akan berkata sekasar itu kepadanya. Rasa cinta yg selama 3tahun lebih itu seperti menghilang begitu saja, arif menatap tajam kearah vita dan budi bergantian. Lalu dia mendekati vita dan berkata perlahan.

__ADS_1


"Semoga kalian bahagia, aku ikhlas melepasmu vit." ucap arif lirih, Vita mengangkat wajahnya dan menatap mata arif, dia melihat sebuah kesedihan yg sangat dalam di mata arif, tetapi dia pun merasakan hal yg sama, dia merasa di khianati oleh orang yg sangat dia cintai dan dia percaya. Setelah mengatakan itu arif pergi meninggalkan Vita yg masih terisak. Alin dan juga yuli langsung menghampiri Vita dan memeluknya. Vita berteriak mengerang merasakan sakit yg bertubi-tubi dalam hatinya. Dia tak kuasa menahan nya. Alin dan yuli ikut menangis mereka tak kuasa melihat Vita seperti itu, lalu mereka mengajak Vita masuk ke dalam mobil.


"aku harus menemuinya dan berbicara empat mata dengan nya besok" ucap budi dalam hati. lalu dia menjalankan mobilnya mengantarkan alin dan juga yuli pulang kerumah mereka masing-masing.


__ADS_2