Menikahi Mantan Supirku

Menikahi Mantan Supirku
kehidupan Vita dan Arif


__ADS_3

Tiga tahun kemudian....


Di sebuah butik, Vita sedang sibuk menata gaun pesanan customer nya karena lusa gaun tersebut akan di ambil oleh pemiliknya. Dia sangat sibuk semenjak butik nya dibuka ramai sekali yg datang dan juga memesan beberapa gaun untuk pesta dan juga pernikahan.


Alin baru saja tiba dari pasar setelah membeli manik-manik untuk hiasan gaun tersebut, tak lupa dia membelikan kopi latte untuk sahabat nya itu.


" Vit, nih kopi nya ". Ucap Alin


" oh iya, taro dulu aja di meja. Makasih ya Lin ", sahut Vita sambil terus memasang kain Tile.


" wah cantik banget ya gaun nya, pasti yg memesan juga cantik deh " gumam Alin sambil memandang gaun tersebut.


" iya benar apalagi kalau sudah di tambah manik-manik nya, pasti tambah cantik " ucap Vita sambil menyeruput kopi latte nya.


" kalau gak salah, yg pesan gaun ini orang dari jakarta deh Vit ". Seru Alin sambil merancang manik-manik.


" ahh masa? Kok gw gak tau sih? " tanya Vita terkejut.

__ADS_1


" ya jelas, kan gw yg nerima pesanan gaun ini, gimana sih loh" Jawab Alin, Vita menyeringai sambil menggaruk belakang lehernya yg tak gatal. Mereka lalu meneruskan menghias gaun tersebut sambil bercanda dan tertawa.


Tak terasa hari sudah mulai malam, Vita melirik ke arah jam ternyata sudah jam 8 malam, anak buah Vita sudah mulai bersiap untuk pulang, sedangkan Alin sudah pulang terlebih dulu karena sekalian mengantarkan baju yg di pesan oleh pelanggan nya.


Tin


Tin


Terdengar suara klakson mobil dari bawah, ternyata adalah Budi. Dia datang untuk menjemput Vita, Vita melihat dari jendela atas lantai 3 dan tersenyum saat melihat Budi sedang keluar dari dalam mobilnya. Vita segera mengambil tas miliknya dan turun ke lantai bawah. Saat dia melihat Budi masuk ke dalam butik Vita langsung menghampiri nya dan memeluknya.


" maaf sayang, tadi agak macet di depan sana sedang ada perbaikan jalan " jawab Budi sambil mengelus rambut Vita.


" ohh... " jawab Vita sambil menganggukkan kepala nya. Dia lalu mengmbil kunci butik dan bergegas keluar dari sana lalu tak lupa mengunci butik nya terlebih dahulu.


" kamu sudah makan belum? " tanya Budi.


" belum mas " jawab Vita sambil mengunci butik.

__ADS_1


" makan dulu ya baru kita pulang " ujan Budi sambil meraih tangan Vita, Vita mengangguk lalu mereka berdua berjalan kaki menuju sebuah restoran kecil di dekat butik, mereka biasa makan di restoran tersebut apalagi jika Budi terlambat menjemput kekasihnya itu.


Mereka sudah memasuki restoran dan langsung memesan makanan. Vita bercerita ini dan itu di depan Budi, Budi tersenyum sambil mendengarkan cerita Vita, sedari dulu Vita memang selalu manja padanya, apapun hal yg Vita alami selalu di ceritakan kepada Budi, Budi tak pernah bosan mendengar cerita Vita, dia selalu berusaha menjadi kekasih sekaligus pendengar yg baik. Tak lama makanan pun tiba, mereka berdua langsung menyantap makanan tersebut dengan lahap.


Sementara itu, di Jakarta....


Cantika sedang mengemudikan mobilnya menuju kafe tempat Arif bekerja, rencana nya dia akan meminta izin kepada Arif bahwa dia akan pergi ke Surabaya esok hari.


Mobil pun terparkir di depan kafe, Cantika langsung masuk ke dalam dan menghampiri Arif, saat ini Arif baru saja selesai mengantarkan makanan ke pelanggan. Tiba-tiba dia terkejut saat melihat Cantika datang menemuinya.


" sayang, kamu lagi sibuk ya? " tanya Cantika manja seperti biasa.


" tidak, kamu kesini kok gak bilang dulu? Mau minum apa? Stroberi shake? " tanya Arif sambil menawarkan minuman kesukaan Cantika.


" iya boleh " jawab Cantika lembut.


" yasudah kamu duduk dulu disana ya, nanti aku samperin kamu" ucap Arif sambil menunjuk salah satu kursi. Cantika mengangguk lalu berjalan menuju kursi tersebut.

__ADS_1


__ADS_2