Menikahi Mantan Supirku

Menikahi Mantan Supirku
memberi hadiah


__ADS_3

Arif menunggu kabar dari vita dengan cemas, pasalnya sangat kekasih sejak tadi belum memberikan kabar kepadanya.


"Semoga vita baik2 saja" batin arif.


Tak lama ponselnya berdering, ada pesan masuk dari vita. Seketika wajahnya berseri karena sang kekasih baik2 saja. Dia pun memaklumi bahwa vita lupa memberikan kabar karena ponselnya mati.


Pagi hari di surabaya.....


Vita dan kedua orang tua nya sedang sarapan bersama. Hari ini vita dan papanya akan menuju sekolah yg baru untuk mendaftarkan vita masuk SMA. Saat mereka sedang sarapan tiba2 pembantu mereka memberitahu kalau budi sangat supir sudah datang.


"Suruh masuk ya mbok" titah om adnan.


Tak lama budi masuk ke dalam. " selamat pagi tuan, nyonya, nona vita" sapa budi sopan.


" pagi budi" sahut om adnan dan tante rina.


"Pagi pak budi" sahut vita.


"Jangan panggil dia bapak sayang, budi masih muda dan belum menikah, panggil dia mas saja" ucap om adnan


"Iya pah, maaf ya mas Budi" sapa vita sopan.


" iya gapapa nona. " balas budi sambil menundukkan kepala dengan sopan.

__ADS_1


Setelah selesai makan mereka pun langsung berangkat menuju sekolah vita, sesampainya disana vita terpukau menatap takjub sekolah barunya, bagaimana tidak sekolah nya benar2 besar, halaman nya juga luas dan ada beberapa lapangan yaitu lapangan bola basket dan volly. Parkiran nya juga sangat luas, bangunan nya 3 tingkat dan semua ber-AC. Ada taman dan kolam ikan yg indah.


Selesai mendaftar, mereka pun hendak pulang kembali ke rumah, tetapi papanya vita minta di antar ke kantornya dulu baru kemudian budi mengantarkan vita pulang ke rumah.


Setelah mengantarkan om adnan, kini budi mengantarkan vita. Tak ada perbincangan di antara mereka, budi sibuk menyetir sedangkan vita sibuk dengan ponselnya. Dia sedang chatingan dengan kedua sahabatnya alin dan yuli dan tak lupa pula dia mengabarkan arif tentang sekolah barunya.


Saat di tengah jalan tiba2 vita melihat ada sebuah mall, lalu dia meminta budi untuk berhenti di mall tersebut.


"Nona mau saya temani ke dalam? " tanya budi.


"Tidak usah mas, saya cuma sebentar kok, mas budi pulang aja saya nanti naik taxi saja. " jawab vita.


"Tidak nona, saya tunggu disini saja, kalau nona pulang sendiri nanti saya dimarahi tuan adnan" jelas budi.


Vita lalu masuk ke dalam mall dan melihat2, dan tiba-tiba dia tertarik dengan salah satu toko, dia masuk kedalam dan membeli beberapa baju dan juga sepatu, tak lupa dia juga membeli topi dan kacamata. Setelah selesai dia langsung ke kasir untuk membayar dengan black card pemberian papanya.


Vita segera kembali ke parkiran dan meminta budi untuk mengantarkan vita pulang karena dia sudah lumayan lelah. Sepanjang jalan pulang vita memejamkan matanya karena dia merasa mengantuk. Budi yg ada di sampingnya diam2 melirik melalui ekor matanya sambil bergumam.


"Nona vita sangat cantik saat tertidur" pikir budi dalam hati, dia sangat mengagumi vita yg tidak hanya cantik tetapi juga baik terhadap dirinya. Tetapi dia sadar bahwa vita anak majikannya dan dia tidak berani untuk bersikap kurang ajar kepada vita.


Sesampainya di rumah, vita masih terpejam. Kemudian budi menepuk bahu vita pelan sambil memanggilnya.


Puk

__ADS_1


Puk


Puk


"Nona bangun nona, kita sudah sampai di rumah"


"Eughhh" lenguh vita dengan mengerjapkan matanya.


"Ohh udah sampai ya, makasih ya mas Budi, oiya ini untuk mas budi" kata vita sambil menyerahkan tas totebag berisi baju kaos berkerah.


"Apa ini nona? " tanya budi heran.


"Buka aja nanti, semoga mas budi suka" jawab vita sambil tersenyum manis. Tapi seketika budi menolak dia tidak enak takut om adnan marah dan berpikir yg tidak2 kepadanya.


"Jangan nona, nanti saya di marahi tuan adnan" tolak budi.


"Ngga akan mas budi, nanti saya yg bilang ke papa. Ini ambil ya klo di tolak nanti saya marah sama mas budi" rengek vita membuat budi akhirnya menyerah dan mengambil tas totebag tersebut.


"Terima kasih banyak nona, maaf jika merepotkan" kata budi sambil merendah.


"Iya sama-sama, mas budi hati2 ya balik ke kantornya, byee..... " teriak vita sambil masuk ke dalam rumah.


Budi terdiam menatap anak majikannya itu.

__ADS_1


"Gimana gak jatuh cinta, anaknya terlalu manis" gumam budi kemudian dia mengemudikan kembali mobilnya menuju kantor.


__ADS_2