Menikahi Mantan Supirku

Menikahi Mantan Supirku
Mencari tahu


__ADS_3

Vita merasa penasaran,kenapa tak ada satu orang pun yg memberitahukan kepada nya tentang kedatangan arif ke surabaya, atau memang mungkin tak ada yg mengetahui,dia sangat penasaran dan dia menelpon budi dan mengajaknya bertemu. Budi sangat senang saat Vita mengajaknya makan siang bareng di kafe dekat dengan sekolah nya Vita, budi pun bersiap keluar dari kantor untuk bertemu pujaan hatinya,


Budi melajukan mobilnya pelan memasuki parkiran kafe, dia berkaca dulu melihat penampilan nya agar terlihat sempurna di depan Vita, meskipun Vita hanya menganggap nya seorang supir dia entah kenapa budi tak mempermasalahkan statusnya itu. Budi masuk ke dalam dan membooking meja untuk 2 orang, waiters menunjukkan tempat nya dan menyerahkan buku menu. Budi langsung memesan 2 minuman, satu untuk nya dan satu lagi untuk Vita.


Budi menunggu Vita di kafe tersebut, setelah kurang lebih 10 menit Vita baru tiba, dia terlambat karena tadi ada pelajaran tambahan, setelah masuk dia mengedarkan pandangan mencari budi, dia melihat budi melambaikan tangannya lalu Vita tersenyum dan menghampiri nya.


" Maaf ya mas aku telat, udah lama ya? " tanya Vita sambil menaruh tas nya di kursi samping.


" belum lama kok, santai saja" jawab budi lembut.


" ini buat aku mas? " tanya Vita sambil menunjuk minuman yg ada di depan nya.


" bukan, tapi buat dia" jawab budi sambil menunjuk salah satu waiters.


Vita terkekeh lalu segera meminum minuman tersebut sampai hampir habis karena dia sangat haus setelah berlari dari sekolah menuju kafe tersebut. Setelah minum dia nampak terengah-engah. Budi yg melihat nya terkekeh merasa lucu dengan sikap Vita.


" kamu ngajak saya kesini ada apa? " tanya budi penasaran.


" Mmm.... Itu mas, aku mau tanya sesuatu boleh? " jawab Vita agak canggung,


" boleh, apa itu? " tanya budi semakin penasaran.

__ADS_1


Vita menarik nafasnya dalam-dalam. Sebenarnya dia merasa tidak enak kepada budi, akan tetapi dia juga penasaran.


" apa yg memukul wajah mas budi hari itu adalah arif? " tanya Vita menyelidik.


Degg


Budi tercengang mendengar pertanyaan Vita, darimana Vita tahu tentang kedatangan arif kesana padahal semua sudah merahasiakan nya dari Vita, budi tampak celimpungan mendengar pertanyaan Vita, sedangkan Vita terus melihat reaksi dari budi, dia sangat yakin jika budi mengetahui sesuatu tentang kedatangan arif malam itu.


"Mas kok diem? jawab dong! " paksa Vita


Budi menarik nafas dalam-dalam, lalu menghembuskan nya perlahan.


" iya" jawab budi singkat.


Saat budi ingin mengatakan yg sebenarnya, tiba-tiba ponsel Vita berdering. Vita terlihat sangat kesal sedikit lagi dia akan mengetahui semua nya tetapi terganggu oleh panggilan di ponselnya.


Kriingggg


Kriinggg


Kriinggg

__ADS_1


Dia mengambil ponselnya dan tertera nama tante rina, dia pun menekan tombol hijau di ponselnya.


Vita: (assalamu'alaikum mah)


Tante rina: ( waalaikumsalam, sayang kamu udah pulang belum?) tanya tante rina.


Vita: ( sudah mah, ini lagi sama mas budi) jawab Vita.


Tante rina: (kamu pulang sekarang ya)


Vita: (ada apa mah? Kayaknya serius banget) tanya Vita menyelidik.


Tante rina: (nanti di rumah mama kasih tau) jawab tante rina lalu menutup telpon nya. Vita merasa bingung, tak biasanya mamanya seperti itu, seperti ada sesuatu yg serius ingin dibicarakan dengan nya. Akhirnya Vita meminta budi untuk mengantarkan dia pulang. Budi mengiyakan dan mereka langsung keluar dari kafe menuju parkiran. Mereka berdua masuk ke dalam mobil dan budi langsung menjalankan mobilnya menuju rumah vita.


Di rumah tante rina sedang harap-harap cemas. Pasalnya tadi setelah budi bilang akan bertemu dengan vita tante rina sudah curiga, dia takut vita menanyakan tentang kedatangan arif malam itu. Tante rina sudah memutuskan untuk memberitahukan semua kepada vita. Dia juga sudah mempersiapkan hadiah yg sempat dibawa oleh arif, dia berharap Vita dapat memahami dan tidak shok.


Terdengar suara mobil berhenti didepan teras rumah, tante rina segera melihat kedepan menyambut kedatangan putrinya. Vita datang dengan wajah yg penuh dengan rasa penasaran, tante rina lalu membawa Vita ke ruang tamu dan mengajak nya duduk. Vita merasa heran melihat sikap mamanya yg tidak seperti biasanya. Vita juga menoleh ke arah tas totebag yg ada di atas meja, budi menarik nafas dalam, dia tau apa yg akan dilakukan oleh tante rina saat ini.


"Mah ini tas siapa? " tanya vita penasaran.


"Sayang, sebelum kamu buka tas itu, ada sesuatu hal yg ingin mama kasih tau ke kamu, tapi mama minta sebelum mama selesai bicara kamu jangan memotong pembicaraan mama ya" pinta tante rina dengan wajah sendu, membuat vita semakin penasaran.Vita hanya menganggukkan kepala nya dan menatap mamanya dalam-dalam.

__ADS_1


"Sebenarnya malam itu....... "


__ADS_2