Menikahi Mantan Supirku

Menikahi Mantan Supirku
berangkat ke surabaya


__ADS_3

Keesokan harinya.


*


*


*


Vita sedang berkemas, dia akan pindah ke surabaya hari ini, ada alin dan juga yuli datang untuk membantu Vita berkemas, sejujurnya mereka berdua enggan berpisah dengan Vita karena tadinya mereka berencana ingin masuk ke SMA yg sama tetapi semua tidak kesampaian.


"Vit, nanti lo masuk SMA mana?" tanya alin.


"Belum tau lin, semua urusan papa gue yg ngaturin. Beliau tau kok yg terbaik buat gue" jawab vita.


"Moga-moga aja disana banyak cowok yg naksir sama lo Vit, hihihi" timpal yuli.

__ADS_1


"Hussttt! Lo klo ngomong kaga disaring dulu ya, vita kan udah punya arif" sahut alin mengomeli yuli.


"Yahhh emang kenapa? Emang gue salah? Vita kan cantik pasti banyak kakak kelas yg naksir sama dia. Lagipula disini si arif belum tentu setia" sahut yuli.


" udah udah jangan pada berantem, lo juga yul kompor aja deh. Gue yakin kok arif setia sama gue, lo berdua pantau dia buat gue ya" pinta vita.


"Dih, ogah banget.. Lo tau sendiri gue sama arif kaga akur.. Klo ketemu kayak doggy sama miaw.. Alin aja tuh gue ogah" bantah yuli kesal.


Alin dan via hanya geleng-geleng saja melihat kelakuan yuli, setelah selesai mereka mengantar vita ke depan rumah. Satu persatu dari mereka berpelukan secara bergantian dengan vita, ada rasa sedih di hati vita karena harus meninggalkan kedua sahabat nya itu. Begitupun dengan alin dan yuli, mereka sedih karena ditinggal oleh vita.


"Semoga lo betah ya disana, jangan lupain kita berdua ya. Sering-sering kesini kalau libur sekolah ya. " kata alin sambil menangis, sejak tadi dia sudah berusaha menahan tapi dia tidak bisa, akhirnya dia menangis juga.


"Gw jalan ya, sering-sering WA an ya pokoknya. Bye gaesss" ucap vita sambil melambaikan tangannya. Mobil pun mulai menjauh alin dan yuli semakin terisak melihat kepergian vita. Setelah mobil vita sudah tidak terlihat lagi barulah mereka memutuskan untuk pulang ke rumah.


Di dalam mobil vita mengirimkan pesan kepada arif bahwa dia sudah berangkat menuju bandara. Setelah itu dia mengalihkan pandangan nya keluar jendela, melihat bangunan2 tinggi menjulang. Ada perasaan sedih di hatinya, tetapi dia harus merelakan dan memulai hidup yg baru di kota yg baru juga.

__ADS_1


Setelah sampai di bandara, vita celingak celinguk mencari keberadaan arif, belum ada tanda2 kemunculan nya padahal sebentar lagi pesawat nya akan take off.


"Vita ayo sayang" suara tante rina membuyarkan lamunan vita.


Vita mengangguk lalu mengambil tas kecil yg dia pakai, dia sempat berpikir arif mungkin takkan datang karena pesan singkat nya pun tak di balas oleh nya, dengan langkah gontai dia berjalan mengikuti kedua orang tua nya.sesekali dia menengok ke belakang matanya mengedar mencari keberadaan arif,tetapi belum juga terlihat. kedua orang tua vita memperhatikan sangat putri dengan rasa iba. lalu tante rina mengusap punggung vita dan mengajak nya bergegas. tetapi Ketika vita hendak memberikan tiket pesawat tiba-tiba terdengar ada yg memanggilnya. ternyata itu adalah arif, arif berlari secepat mungkin karena dia takut tertinggal. dengan nafas yg ngos-ngosan dia berhenti di depan vita. vita yg melihat itu merasa terharu lalu langsung memeluk kekasih nya. arif pun membalas pelukan vita meskipun ada rasa tidak enak karena dilihat oleh kedua orang tua vita. lalu dia pun melepaskan pelukan tersebut.


"maaf aku terlambat, motorku mogok tadi kehabisan bensin" jelas arif sambil tersenyum menampakkan giginya yg rapih.


"iya gapapa, aku sempat pesimis tadi kamu gak akan datang. "


" ini buat kamu " arif menyodorkan sebuah kotak kecil.


"ini apa? " tanya vita bingung


"buka aja nanti kalau kamu sudah sampai disana, hati2 ya maaf aku cuma bisa antar kamu sampai sini, jaga kesehatan ya belajar yg rajin. jangan nakal2 ya" tutur arif sambil mengacak rambut vita.

__ADS_1


"makasih ya, aku akan jaga baik2 hadiah dari kamu, maaf aku gak sempat nyiapin hadiah perpisahan karena aku gak mau berpisah sampai disini, nanti aku paket kan saja ya. " kata vita sambil memegang kotak dari arif. arif hanya mengangguk. vita lalu masuk ke dalam pesawat lalu dia melambaikan tangannya kepada arif dan di sambut lambaian tangan dari arif juga.


"semoga kamu baik baik saja disana. i miss you beby" batin arif lalu dia kembali pulang ke rumah.


__ADS_2