Menikahi Mantan Supirku

Menikahi Mantan Supirku
Berciuman


__ADS_3

Malam ini Vita berpenampilan sangat cantik, dia menggunakan dress selutut warna hitam dan menggunakan nando warna senada, dia juga sudah membawa bingkisan untuk arif, setelah dirasa cukup rapih dan cantik dia pun menghampiri mamanya untuk meminta izin keluar bertemu dengan arif, dia juga minta di do'akan semoga arif mau menerima penjelasan darinya dan memaafkan nya. Tante rina mengiyakan permintaan putrinya lalu meminta budi untuk menemani vita kesana, awalnya vita menolak tetapi karena demi keselamatan dia akhirnya vita pun menerima permintaan sang mama.


Budi berjalan didepan vita, dia sedikitpun tak berbicara kepada vita membuat vita sedikit kesal, sesampainya di parkiran yg ada di basement vita lalu menarik tangan budi lalu menatap nya dengan tajam, budi yg terkejut langsung memutar badan nya menghadap vita, pandangan mereka bertemu lalu dengan cepat budi memalingkan wajahnya. Vita yg kadung kesal kemudian menangkup pipit budi agar melihat ke wajahnya dan itu membuat budi terpana.


"Mas budi kenapa sih gak mau lihat aku? " tanya vita merengek.


Budi memperhatikan wajah vita, saat melihat bibir vita yg ranum ada hasrat di dalam dirinya ingin ******* bibir itu, tapi dengan segera dia tepis rasa yg sedang menggebu-gebu di dalam dadanya. Dia menelan saliva nya dengan susah payah, nafasnya pun sedikit tersengal. Lalu dia melepaskan tangan vita dengan lembut.


"Kita berangkat sekarang nanti keburu malam" jawab budi acuh lalu membalikkan badan, akan tetapi lagi-lagi vita menarik tangannya dan kali ini saat dia membalikkan badan dia malah tidak sengaja mencium kening vita. Vita tersentak saat bibir budi menempel di keningnya. Keduanya diam dan kaku untuk beberapa saat. Jantung mereka berdebar hebat satu sama lain, budi segera tersadar lalu memundurkan langkah nya menjauh dari vita.


"Maaf... " ucap budi singkat. Vita hanya tersenyum kecut saat mendengar ucapan maaf dari budi, entah kenapa ada rasa tidak rela dalam hatinya yg dia sendiri pun tak tahu apa maksudnya. Lalu dia segera masuk ke dalam mobil dan budi langsung menjalankan mobil menuju jalan boni.


Tidak ada pembicaraan sepanjang perjalanan, mereka terdiam dengan pemikiran mereka masing-masing. Sampai akhirnya tibalah mereka di jalan boni. Vita segera turun tapi tangannya di tahan oleh budi.


"Saya menunggu disini, kalau ada apa-apa hubungi saya" ucap budi. Vita mengangguk lalu segera turun dari mobil, disana sudah ada alin dan juga yuli sedang menunggu vita.

__ADS_1


"Akhirnya tuan putri kita sampai" seru yuli.


"Lo kenapa vit? Muka lo kok memerah gitu? " tanya alin bingung.


"Jelas lah, dia kan gugup" timpal yuli.


Vita hanya menyunggingkan senyum, karena pipinya memerah bukan karena gugup ingin bertemu arif tetapi gugup karena ciuman dari budi tadi.


"Lo dah siap vit? " tanya alin meyakinkan vita.


"Siap, ayo" ajak vita bersemangat. Jantungnya terasa berdebar entah kenapa perasaan nya seperti tidak enak. Tetapi dia segera menepis nya.


"Rif aku mau ngomong sebentar" pinta Nanda.


"Aku lagi kerja" tolak arif.

__ADS_1


"Please, kali ini aja. Aku mohon" rengek Nanda memelas.


Arif membuang nafasnya kasar lalu mengikuti Nanda ke taman belakang yg sepi. Saat arif hendak menanyakan apa tujuan Nanda mengajak nya kesana tiba-tiba saja Nanda membalikkan badan lalu menarik kerah kemeja arif, dia langsung mencium bibir arif. Arif langsung terdiam terpaku saat Nanda menciumnya. Dia ingin mendorong Nanda sampai tiba-tiba ada suara yg mengagetkan dia.


"Kalian jahat!!!!! " teriak seseorang tak jauh dari mereka bercium. Arif langsung terkejut dan mendorong Nanda menjauh darinya.


"Vita tunggu! " teriak alin dan juga yuli sambil mengejar vita yg terus berlari menjauh dari sana, Vita tidak mengindahkan panggilan kedua sahabat nya. Hatinya sangat sakit saat melihat arif berciuman dengan Nanda, rasanya seperti ditusuk-tusuk oleh pisau yg sangat tajam. Vita berlari sambil menangis tersedu-sedu. Arif saat ini masih terpaku dia hampir tidak percaya bahwa vita memergokinya sedang berciuman dengan Nanda, dia sempat tak percaya jika yg dia lihat itu adalah vita, setelah beberapa saat dia tersadar lalu segera mengejar vita.


Budi sedang berdiri bersandar pada mobilnya, dia merasa bosan di dalam mobil lalu dia memilih untuk keluar menghirup udara malam yg menenangkan pikiran nya. Tiba-tiba dari kejauhan dia melihat vita berlari sambil menangis tersedu-sedu.budi merasa heran ada apa dengan vita pikirnya. Saat melihat budi vita segera berhambur memeluknya, budi terkesima juga kebingungan ada apa dengan vita. Vita menangis sejadi-jadinya dalam pelukan budi membuat budi bertanya-tanya.


"Mereka jahat mas, mereka jahat!!! " teriak vita pilu sambil memukuli dada budi.


"Siapa yg jahat nona? Kenapa nona menangis? " tanya budi merasa heran.


"Kenapa mereka jahat sama aku, apa salah ku? " jerit vita pilu membuat budi tak tega lalu dia memeluk vita dengan erat. Disaat yg bersamaan alin dan juga yuli sampai, mereka tampak terengah-engah karena mengejar vita. Budi ingin melepaskan pelukan nya tetapi pelukan vita padanya saat erat. Alin dan juga yuli memandang vita dengan tatapan sedih, mereka tak tega melihat vita menangis seperti itu.

__ADS_1


"Ada apa sebenarnya? " tanya budi kepada alin dan yuli.


Alin lalu menceritakan apa yg tadi mereka bertiga lihat, awalnya mereka hanya merasa heran kenapa Nanda menarik tangan arif akan tetapi saat sampai di taman Nanda langsung mencium arif dan vita yg melihat itu langsung shok. Budi mengepalkan tangannya dengan kuat, dia tidak Terima melihat vita menangis karena disakiti seperti ini, vita terus saja menangis dia benar-benar kecewa dan hatinya benar-benar sakit, dia merasa hancur. Budi mengelus kepala vita dengan lembut. Tiba-tiba ada suara tepuk tangan dari belakang alin dan yuli.


__ADS_2