
Rose teringat dengan percakapan rahasia yang dilakukan Yotan tepatnya lima tahun yang lalu saat gadis muda itu meretas ponsel Yotan saking kesal dan marah dengan perlakuan mereka terhadap dirinya.
Hari itu Rose hendak membongkar aib Yotan tapi tak menyangka malah menemukan percakapan rahasia yang belum di hapus dan sampai saat ini Rose masih menyimpan file itu.
Rose kembali ke ruangan Gym sambil membawa foto pernikahan di mana ada Luther dengan wajah bertopengnya dan Yuna dengan senyuman manisnya yang sangat cantik.
Sembari membuka Ponselnya dia berlari di atas treadmill dan membuka kembali file lama yang masih tersimpan di ponsel itu.
"Yotan lima tahun yang lalu," gumamnya mencari dengan seksama.
Ponsel gadis itu ibarat harta Karun bagi orang yang ingin memeras keluarga Lart. Pasalnya Rose menyimpan berbagai rahasia di ponsel yang kelihatan butut tapi sangat canggih itu.
" Akhirnya janin sialan itu mati, arhhhkk aku hanya menikmati tubuh si Yuna sialan itu sekali tapi dia langsung hamil, menjijikkan, keluarkan dia dari sel dan kembalikan pada keluarganya, Pastika dia tidak mengingat apapun!" isi percapakan Yotan dengan seorang pria misterius yang belum diketahui.
" Wahhh jadi ini rahasia besar yang disembunyikan Yotan? apa dia tidak tahu kalau Yuna itu adalah adik Luther?"
Rose bisa yakin kalau yang dibicarakan oleh Yotan adalah Yuna adik Luther karena ada foto gadis itu dari ponsel Yotan yang dia sadap dan berada di kolom chat yang berisi pesan untuk menghabisinya.
"Luther, apa kau berpikir memanfaatkan ku untuk membalas perbuatan bajingan itu? "Rose menatap lurus sambil berlari di atas treadmill.
" Mungkin kau akan berpura-pura untuk waktu yang lama, tapi aku suka caramu," gumam Rose seraya tersenyum karena tujuannya dengan Luther sama.
Untuk saat ini Rose akan mendiamkan hal tersebut. Dia akan menunggu sambil mengubah dirinya dan mempersiapkan jalannya untuk membalas dendam kematian sang ibu. Rose harus mencari tahu dari awal, teka teki kematian sang ibu yang misterius serta di mana saudaranya hilang bertahun tahun yang lalu.
Rose berlatih dengan giat. Mengurus tubuhnya sambil terus berhubungan dengan orang-orangnya. Gadis misterius yang punya dua identitas. Di dunia sekitarnya dia mungkin dikenal sebagai Rose si gendut yang penurut dan mungkin sekarang berubah menjadi Rose gadis yang sifatnya tidak bisa ditebak.
Tetapi di sisi lain, di belahan dunia yang lain, dia adalah sosok yang ditakuti dan sangat dihindari oleh orang yang tahu seberapa besar kekuatan gadis itu.
Saat Rose sedang sibuk dengan latihannya, ponselnya berdering dan nama orang kepercayaannya terlihat di sana.
" Master, ada masalah besar dengan member baru di kota yang sama dengan Master. Salah satu dari mereka ditemukan tak bernyawa di bendungan!" suara orang itu terdengar besar dan misterius.
Mata Rose membulat sempurna saat mendengar ucapan orang itu.
__ADS_1
" Sialan, bagaimana bisa terjadi!???" Rose sangat terkejut, dia sampai menghentikan kegiatan nya saat mendengar berita buruk itu.
"Kami sedang menyelidiki semuanya Master, datanglah ke markas!" ucap orang itu.
Rose terhenyak. Jika orang yang ditemukan itu adalah anak buah mereka yang baru, maka hal itu berarti orang tersebut belum mahir dalam bela diri.
Rose dengan cepat bergerak setelah mendengar laporan itu. Dia sangat benci jika orang-orang nya di usik.
Di luar sana tanpa sepengetahuan siapa pun, Roseanne dikenal sebagai Master Jane si ketua kelompok mafia bertopeng yang menyembunyikan identitasnya dari orang-orang.
Tidak ada yang tahu apa yang dilakukan gadis itu, dia licik dan tidak terkalahkan sama sekali.
Rose keluar dari rumah itu dengan tergesa-gesa. Di luar rumah sudah ada seorang pria yang menunggunya dengan mobil sedan hitam untuk segera pergi ke tempat yang dimaksud.
Rose pergi bersama orang itu, perasaan Rose sangat kalut dan tidak percaya kalau hal seperti ini bisa terjadi.
"Sialan, Bajingan mana yang berani melakukan hal keji ini!" Umpat Rose sambil mengeraskan rahangnya.
Inilah hal yang dikhawatirkan Luther dan kedua orangtuanya. Jika Yuna sadar, maka dia akan ingat jelas serangkaian kejadian mengerikan itu.
" Anakku..m hiks hiks hiks... anakku sayang, hahahahha... nakk... kamu di mana nak... Mama kangen sama kamu!!!" Teriak Yuna yang diikat di atas brankar. Dia masih menangis histeri.
Trauma yang dia alami membuat dirinya tak bisa menerima keadaan dan perlahan lahan hancur.
" Yotan Lart!!!!" geram Luther.
Air mukanya berubah. Dia sangat marah dengan hal itu, pria itu mendengus kesal, matanya memerah seperti banteng yang mengamuk.
" Aku akan balas semuanya, lihat saja!!!!!" Gumam pria itu dengan nafas naik turun.
Di saat yang sama datang sosok pria tampan berkharisma dengan tubuh tegap dan tinggi dan sebuah bekas luka di keningnya.
Rambutnya disisir rapi ke belakang, berwarna hitam pekat dengan netra kebiruan yang sangat indah.
__ADS_1
" Luther, dokumen investasi sudah siap, ini saatnya kau bergerak, kau sudah menunggu selama lima tahun, ini waktunya!" ucap pria itu dengan nada dingin dan tegas.
"Jangan bodoh dan basmi saja Bajingan itu!!" ucapnya tanpa basa basi.
Eric, Thunder dan Luther terkejut saat mendengar suara pria itu. Kedatangannya tidak dapat ditebak dan tatapan matanya sangat dingin.
" Jay, kau sangat bar bar ya, kenapa pulang tidak bilang apa apa!?" celetuk Eric.
Jay, pria tampan yang sangat misterius, dia seorang yatim piatu yang hidup sebatang kara sampai tuan Kim dan Nyonya Park menemukan dan merawat pria itu sampai dia benar benar menjadi orang yang sukses seperti saat ini.
"Apa aku harus minta ijin jika ingin pulang!? jangan bercanda Eric!" ketus Jay sambil memutar malas kedua bola matanya.
" Kau sangat dingin, uhhh... dasar menyeramkan!"
Jay tak peduli, dia memberikan beberapa dokumen pada Luther. Pria ini bekerja sebagai seorang petani sukses yang memanfaatkan peluang bisnis alam sebaik mungkin.
Usianya masih muda tetapi dia tidak malu mengolah tanah," Segera lakukan, Aku tidak ingin melihat Om dan Tante datang untuk menangis di kebunku, akan ku penggal kau jika kau tidak segera bertindak!' ucap Jay dengan rasa kesal mendalam lalu pergi dari sana tanpa mendengar jawaban dari Luther.
Jay sudah tinggal bersama keluarga Luther sejak usianya 12 tahun, dia tidak kenal siapa pun dan mengalami lupa ingatan setelah ditemukan oleh nyonya Park di jalanan.
"Wahh anak ini sangat semena-mena, beraninya dia.... aku akan mengejarnya!!" celetuk Thunder .
Luther berdiam diri sambil mencengkram dokumen itu, menatapnya dengan tajam dan penuh dendam.
"Belum waktunya, alatku masih belum siap!!!!"
.
.
.
Like, vote dan komen 🤗
__ADS_1