Menikahi Pria Bertopeng

Menikahi Pria Bertopeng
MPB 47


__ADS_3

Seluruh negeri heboh dengan pengakuan seorang gadis muda korban penculikan kelompok mafia yang dipimpin Yotan Lart. Pengakuan menggegerkan yang menyeret nama Kim Yu Jin dari divisi kriminal .


Perbuatannya berhasil membuat orang menaruh rasa marah pada perempuan jahat itu.


Kim Ju Hyun, gadis cantik korban penculikan yang akan dijual oleh Yotan Lart adalah adik kandung Yu Jin. Dia diculik karena ulah Yu Jin sendiri yang meninggalkan adiknya di jalanan sepi saat kedua matanya sendiri melihat anak buah Yotan mondar mandir di gang sempit.


Ju Hyun ditinggalkan dengan alasan bahwa Yu Jin butuh bantuan gadis malang itu untuk mengungkap kejahatan yang dilakukan Yotan.


Dia menjadikan adiknya sendiri sebagai umpan dengan taruhan nyawa. Beruntung Ju Hyun selamat, jika tidak Yu Jin akan kehilangan adiknya untuk selamanya.


Mereka adalah kakak adik yang hidup jauh dari orangtuanya. Tapi hati Yu Jin dipenuhi dengan niat jahat. Menjadikan adiknya sebagai umpan, dia berusaha membongkar kejahatan Yotan untuk kepentingan pribadinya.


Pengakuan Ju Hyun di konferensi pers yang disediakan Harley membuat geger seluruh negeri. Tak mereka sangka kalau Yu Jin akan melakukan hal sebejat ini pada adiknya sendiri.


Selain pengakuan Ju Hyun, Yuna juga memberikan pengakuan tentang penculikan yang dia alami. Dan semuanya didalangi oleh Yu Jin


Perempuan itu benar benar hancur saat ini, dia bekerja sama dengan buronan dan bahkan mengorbankan adiknya sendiri. Kejahatannya telah membuat dia ditendang dari kepolisian.


Niatnya untuk menaikkan jabatan malah memancingnya jadi salah satu tahanan di lapas yang sering dia kunjungi.


Yu Jin dituntut oleh Yuna Kim atas tuduhan penculikan.


"Tidak!! kenapa aku ditangkap arrhkkkkk... lepaskan aku!!!!" pekik Yu Jin meraung-raung di dalam kantor pengadilan saat putusan ditetapkan. Dia dipenjara dan dipecat secara tidak hormat dari kepolisian.


"ini semua karena perempuan busuk itu!!!" pekik Yu Jin sambil menunjuk Rose yang berdiri tegap di samping Hendry dan Mike sebagai penonton pengadilan. Di belakang mereka ada Fraud yang terus menatap Yu Jin sambil tersenyum menyeringai.


"Penderitaanmu tidak akan berhenti sampai di sini, kau akan menghadapi neraka yang sesungguhnya yu Jin Kim!" batin pria itu.


Yu Jin menangis, dia menatap adiknya yang juga menuntutnya atas kesalahan yang dia perbuat. Terlibat dalam penculikan.


" Ju Hyun tolong kakak, kakak minta maaf, tolong Kaka jangan penjarakan kakak!!!" teriak Yu Jin sambil menangis sesenggukan.


Ju Hyun juga menangis sesenggukan, Yuna memeluk gadis itu dari samping sambil menguatkan dia. Tapi kekejaman Yu Jin tak bisa dibiarkan. perempuan itu juga terbukti melakukan korupsi dan menggunakan nama Ju Hyun sebagai jaminan.


Yu Jin berakhir di penjara dengan neraka baru yang sudah disiapkan oleh Fraud untuknya. Bukan hanya untuk dia Tapi juga kepada seluruh keluarga Yotan Lart.


Di penjara tempat mereka tinggal, belasan anak buah Fraud telah masuk di dalamnya. Mereka diperintahkan untuk membuat hidup manusia hina itu hancur dan mengalami tekanan mental seperti yang dialami oleh korban korban mereka.


Rencana yang sempurna untuk mengurung para penjahat dalam neraka sampai mereka sadar bahwa tidak ada jalan untuk kembali.


Yotan Lart sendiri di kurung jauh dari negeri itu. Khsus pria yang satu ini, hukumannya tak main-main. Setiap hari dia akan mengalami penyiksaan. Dia dikebiri, dicambuk dan disiksa tapi tak dibiarkan mati.


Yotan Lart menjadi gila, pria itu hancur setelah membuat hidup orang orang di luar sana rusak.


Pengadilan berakhir begitu adil. Semua korban merasa tenang dan aman setelah kejadian besar ini.


"Ahhh akhirnya selesai,"ucap Rose sambil duduk di bangku taman di depan kantor pengadilan, menatap lepas ke arah langit yang luas dan cerah.


Riftan, Yoshi, Mike, Fraud dan Harley berdiri di dekat gadis itu sambil tersenyum puas dengan balasan ini.

__ADS_1


"Akhirnya aku bisa tidur nyenyak, semua selesai dan sudah berakhir," ucap Rose.


Fraud tersenyum, namun kedua netranya menangkap sosok Luther yang berjalan diseret oleh Yuna adiknya.


Rose juga melihat mereka, sambil tersenyum gadis itu berdiri menyambut kedatangan mereka dan juga kedua orangtua mereka .


Rose tersenyum lembut, seolah tak menaruh dendam pada mereka. Jantung Fraud berdegup kencang, ucapan Riftan dan Yoshi terbayang di kepalanya.


"Rose... dia tersenyum seindah itu... apa dia mencintai pria ini?" batin Fraud mulai berdiri agak jauh dan menjaga jarak dari Rose.


Takut dan khawatir kalau dia akan merusak hubungannya dengan Rose karena dia tidak tahan melihat Rose bersama pria lain.


"Kakak ipar!" teriak Yuna sambil berlari membawa Luther. Senyuman cerah tergambar di wajahnya.


Rose melambaikan tangannya dan tersenyum pada Yuna. Di sana Luther tampak malu malu sekaligus merasa bersalah atas apa yang telah terjadi di antara dia dengan Rose.


Yuna membawa Luther ke hadapan Rose bersama kedua orangtuanya.


" Wahhh aku bersyukur bertemu denganmu kak, semuanya sudah selesai, terimakasih banyak kakak ipar," ucap Yuna sambil memeluk Rose.


"Nak... maafkan kami atas perbuatan kasar kami, maaf membuatmu kecewa, kami memohon maaf darimu dengan segenap hati," ucap Nyonya Park sambil menggenggam tangan Rose.


"Tidak apa nyonya, Yuna dan tuan, semua sudah berakhir, hubungan baik kita juga harus di jaga," ucap Rose memaafkan mereka.


Yuna tersenyum bahagia begitu pula kedua orangtuanya.Gadis itu melirik Luther yang tak punya muka menghadapi Rose. Yuna mengambil tangan Luther dan Rose lalu mempersatukan mereka.


"Mulai dekan kalian bisa memulai lembaran baru kan? jangan bercerai!" ucap Yuna dengan penuh harapan.


Kedua netra Fraud menatap tangan Rose dan Luther yang saling bergandengan. Hatinya retak dan rasanya sangat pedih. Pria itu menepuk dadanya yang terasa sesak.


Kecewa pada dirinya yang bahkan tidak berani mengambil resiko.


Hati Fraud merana, patah hati berkali kali ketika melihat Rose bersama pria lain.


"Sepertinya aku tidak punya kesempatan," batin Fraud.


..."Aku sudah menganggap mu sebagai kakakku, terimakasih banyak kak Fraud!"...


Kalimat yang berhasil mencegah Fraud melangkah lebih jauh dengan Rose. Gadis itu menganggap nya sebagai seorang kakak.


Wajah Fraud mengatakan segalanya, dia bersedih, perlahan dia pergi dari tempat itu tanpa berpamitan.


sudah tiba waktunya bagi dia untuk kembali ke negara asalnya, tanah kelahirannya dan melupakan cinta pertamanya


Rose dan Luther tampak saling melemparkan senyum dan Fraud cemburu akan itu. Riftan dan yang lainnya juga tak bisa mengatakan apa apa, semua ini pilihan Rose.


Fraud pergi dari sana dengan wajah sendu.


"Ro... Rose, maafkan aku membuat keputusan yang salah," ucap Luther sambil tersenyum kikuk dan menggaruk kepalanya.

__ADS_1


Rose balas dengan senyuman hangat lalu perlahan melepaskan tangannya.


"Semua orang bisa melakukan kesalahan tuan, lain kali perbaikilah dan berubah," ucap Rose.


"A.. apa kau mau kembali...


"Maaf, tapi saya mencintai orang lain, ini perpisahan kita, semoga anda menemukan orang yang tepat untuk anda, urusan kita selesai di sini, Yuna, tuan Kim, nyonya Park, terimakasih telah menjaga kakak saya Jay, selanjutnya saya akan melakukannya sendiri," ucap Rose sambil tersenyum dan memberikan salam hormat pada mereka lalu berlari pergi dari sana.


Gadis itu berlari dengan senyuman indah di wajahnya.


Grep....


"Kak, mau pergi ke mana tanpa aku?" Rose memeluk Fraud dari belakang, tersenyum dengan jantung berdebar kencang. Kedua pipinya merah merona dan senyumannya sangat bahagia.


Riftan, Yoshi, Mike dan Harley terkejut sekaligus tersenyum bahagia saat melihat mereka berdua..


"Ro... Rose?" Fraud terkejut bukan main, dia berbalik dan menatap tak percaya pada Rose.


Rose menangkupkan kedua tangannya di wajah pria itu. Melihat perjuangan Fraud selama ini, membuat Rose menyadari kalau hatinya telah berlari menuju Fraud yang selalu ada untuknya dan memberikan cinta yang tidak terbatas baginya.


" Aku mencintaimu kak," ucap Rose sambil berjinjit dan...


Cup!.


Satu kecupan hangat mendarat di pipi pria itu.


Deg deg deg ...


Fraud membeku, tak bergerak, tak beraksi dan menatap kosong ke arah Rose.


" Kak?" .


"Ro... Rose kakak gak mimpi?" ucapnya kaget setengah mati.


Rose tertawa," aku mencintaimu dokter Fraud," bisik Rose lagi.


Fraud tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Die memeluk Rose dengan mata berkaca-kaca. Bahagia, luapan suara hatinya akhirnya memiliki jawaban yang sempurna.


" Rose... terimakasih, aku.. aku sangat mencintaimu sejak pertama kita bertemu, aku menyayangimu Rose aku mencintaimu!!!" ucap Fraud tak menyangka .


Rose tertawa," Aku tahu itu ahhahah, kak Riftan yang kasih tahu," ucap Rose.


"Ahahahahaha... akhirnya... akhirnya aku tidak harus takut kehilanganmu Rose, aku tidak akan kehilanganmu, terimakasih... terimakasih banyak!!!!


"Wohooooo!!!


Riftan dan yang lainnya bertepuk tangan bahagia melihat dua insan yang sudah saling menyukai itu.


Dan di sinilah Luther berdiri dengan penyesalan terbesar di hidupnya setelah dia menyia-nyiakan Rose.

__ADS_1


Dia merasa cemburu, dia sadar dia jatuh cinta tapi mantan istrinya telah memiliki pelabuhan baru untuk bersinggah. Pria yang mampu memberikan segalanya bagi Rose, bukan yang hanya memanfaatkan dan membuat dia menderita.


...^^^Tamat^^^...


__ADS_2