
Sementara itu, di rumah sakit Luther dan teman-temannya harus menerima kenyataan pahit. Mereka semua terluka, hati mereka hancur saat mendengar pernyataan dokter tentang kondisi Jay saat ini.
" Kenapa begini!?? aku tidak terima!!!" teriak Eric histeris. Dia bahkan sampai diusir dari ruangan operasi karena mengalami gangguan panik. Mereka menangis saat mendengar pernyataan itu.
" Dok kau bilang bisa menyelamatkan dia tapi kenapa berakhir seperti ini, arkhhh kenapa jadi begini!!!" teriak Eric dengan air mata berlinang.
Luther dan Thunder sama terpukulnya, mereka berdua menahan diri mereka untuk tidak marah, menahan emosi mereka saat mendengar kalau Jay mengalami koma yang artinya tidak tahu kapan pria itu akan bangun, atau bahkan mungkin dia tidak akan pernah bangun.
"Ini semua gara gara perempuan itu!!!" Eric menatap Luther.
Dia menarik kerah Luther dan mencengkram pria itu," Semua bermula saat kau bawa dia Luther, karena dia Jay mengalami ini, aku tidak terima, aku tidak terima!!!" Eric sangat terguncang.
anak peluru itu berhasil melukai saraf penting di otak Jay, entah kapan Jay bisa bangun, kalau pun bangun akan banyak kemungkinan buruk yang bisa terjadi padanya.
" Bagaimana ini!!!!!"
" Eric tenanglah, kau pikir marah marah begini bisa mengembalikan Jay!?? Rose juga korban!!!" ucap Luther sambil mendorong Eric menjauh darinya.
" Korban katamu!? hahhaha... kau tidak lihat tadi betapa mengerikan perempuan itu!? dia bukan Rose biasa, dia perempuan aneh!!!" teriak Eric.
" Eric kenapa kau seperti ini!? ini juga bukan salah Rose, Si keparat sialan itu yang menembak Jay!!" ucap Thunder.
Mereka malah berdebat, Harley yang ada di sana menatap datar ke arah mereka semua. Tugasnya sudah selesai di sini, dia harus kembali ke markas untuk menemui masternya.
" Harley, apa hubungan Rose dengan kelompok kalian!" Thunder memanggil pria itu.
Harley menoleh dan menatapnya," Dia pimpinan Bloody Rose, " jelasnya yang langsung membuat mereka semua terkejut.
" Hahaha benar kan apa kataku, seharusnya dia yang mati, bukan sahabatku, dasar perempuan jahat, dia yang harusnya tertembak kenapa malah Jay, kalian dengar kan!? dia ketua kelompok mafia!!!" ucap Eric tak percaya.
Luther dan Thunder sama terkejutnya saat mendengar hal itu, mereka tidak pernah menyangka kalau Rose adalah pimpinan kelompok mafia. Gadis yang terlihat lugu itu ternyata orang yang mengerikan.
" Jangan pernah menghina Roseanne jika kau tidak tahu apa pun tentang dia dokter bajingan, kau hanya tau berteriak dan histeris tanpa bisa berbuat apa apa untuk menyelamatkan orang lain, keparat kau!" umpat Harley.
Dia begitu saja setelah membuat seorang Eric terdiam membisu dengan balasan menohok darinya.
Eric tercengang dan harga dirinya yang tinggi seolah dilempar ke tempat yang sangat tinggi lalu dicampakkan ke dasar bumi.
__ADS_1
Luther teringat dengan kondisi Rose yang tidak baik-baik saja. Karena mengkhawatirkan Jay, dia sampai tidak mempedulikan Rose.
"Aku mencari Rose dulu!" ucap Luther.
Segera Luther berlari dan mengejar Harley untuk menanyakan di mana Rose berada. Tetapi sayang, dia terlambat. Harley sudah pergi lebih dahulu tanpa bilang apa apa tentang lokasi Rose.
Dia menghubungi ponsel gadis itu, jelas dia khawatir tetapi tampaknya belum ada perasaan di hatinya sampai membuatnya tidak peduli dengan Rose.
" Apa ini suaminya Rose!??" suara besar seperti genderang terdengar dari seberang sana, menjawab panggilan Luther yang dibuat terkejut saat pertama kali mendengar suara itu.
" Ya, di mana Rose dan siapa ini!?" tanya Luther.
" Ahh jadi kau pria bajingan tidak bertanggungjawab yang membiarkan adikku terluka dan meninggalkan nya begitu saja ya!?" ucap Riftan dari seberang sana.
" Hei apa yang kau lakukan, biarkan aku bicara!" kali ini Yoshi pun ikut serta dalam percapakan itu.
" Aku juga mau bicara pada bajingan sialan!"
" Woi kalian bisa tenang tidak, aku sedang menjahit luka Rose, dia bisa bangun nanti bangsat, urus bajingan itu di luar!!!" teriak dr. Fraud.
Jelas sekali Luther mendengar suara beberapa orang pria, ternyata istrinya punya lebih banyak rekan dari Yangs ia pikirkan dan semuanya adalah laki-laki.
"Kenapa baru dicari sekarang, dasar Bajingan, kau tidak perlu tahu dasar manusia bodoh, kau membuat adik kami terluka!" kesal Mike sambil berteriak dan...
Tuuut... tuuut.... tuuutt.
Panggilan itu diputus secara sepihak begitu saja oleh Tiga serangkai yang begitu heboh jika Rose terluka.
Luther menatap ponselnya sambil menggaruk telinganya," Orang aneh seperti apa yang ada di samping Rose? dan mereka semua sangat berisik, dan kau Rose, ternyata selama ini kau berbohong!!" batin Luther.
Luther penasaran di mana sebenarnya sang istri berada dan bersama siapa dia saat ini, tetapi di satu sisi setelah mendengar ucapan Harley tadi, dia sadar kalau Rose adalah perempuan berbahaya yang tidak seharusnya dia dekati. Rose terlalu berbahaya, banyak orang akan mengincar dia.
" Sialan, jika sejak awal aku tahu dia adalah seorang ketua komplotan mafia, aku tidak akan mengambil resiko menerima pernikahan dengan Rose, dia akan membahayakan kami, Jay saja sudah menjadi korban karena berusaha menyelamatkan dia!" batin Luther.
Dia terus memikirkan Rose, memikirkan pernikahan mereka dan memikirkan betapa besar resiko menjadikan Rose sebagai anggota keluarga.
Tetapi semakin dia berpikir untuk membuang Rose ada rasa bersalah yang semakin besar di hati pria itu.
__ADS_1
Rose perempuan yang hidup berjuang sendirian sejak kematian ibu kandungnya, hidup menderita di bawah tekanan ibu dan saudara tiri yang kejam, bahkan ayahnya tak menganggap dia ada.
" Arkhh sialan, aku jadi terus menerus memikirkan dia!" kesal Luther.
Di saat yang sama nyonya Park dan Tuan Kim turun dari lantai dua di mana Yuna di rawat. mereka mencari-cari di mana menantu mereka tetapi tak menemukan Rose sama sekali.
Plakkk...
" Anak nakal, di mana istrimu!!!" teriak nyonya Park setelah memukul punggung Luther sampai berbunyi keras dan renyah.
" Arhkk Maaa... sakit!!!" teriak Luther sambil mengusap usap punggungnya.
" Di mana Rose!?' tanya Tuan Kim .
Mere berdua menatap Luther dengan tajam. Mendengar kondisi Jay saja sudah membuat keduanya terpukul apalagi Rose tidak ada di sana dan Eric malah menyalahkan Rose atas apa yang terjadi.
" Tidak tahu, aku tidak tahu dia di mana, kenapa kalian mencarinya, dia.. dia bukan seseorang yang harusnya bergabung dengan keluarga kita Pa, Ma!" tegas Luther.
Tuan Kim dan Nyonya Park saling menatap. Mereka tidak mengerti apa yang dimaksud oleh Luther.
"Bodoh, apa maksudmu!? apa kau meninggalkan dia !? di mana istrimu Luther!?" senggak tuan Kim.
Luther menghela nafas berat, dia menatap kedua orangtuanya," Rose tidak bisa bergabung dengan keluarga kita, dia berhubungan dengan dunia bawah, aku akan mengakhiri pernikahan ini, dia sama sekali tidak cocok untuk jadi bagian keluarga kita!" ucap Luther yang tampak marah dengan fakta mengenai identitas asli Rose.
Tuan Kim dan Nyonya Park sangat terkejut mendengar pernyataan Luther.
" Luther kenapa begini!?"
"Nanti kalian juga akan tahu siapa gadis itu, hah... dia sama liciknya dengan Yotan!" geram Luther.
Tanpa disadarinya, di balik gedung sana ada Yu Jin yang tengah tersenyum sambil merekam pembicaraan mereka. Dia terkejut dengan fakta kalau Rose adalah anak tuan Lart dan istri dari penerus grup Kim yang dipimpin tuan besar Kim dan istrinya.
" Hahahaha.... akan kugunakan ini sebaik mungkin untuk menghancurkan wanita itu, dengan demikian dia akan kehilangan kendali dan menunjukkan celahnya padaku!' batin Yu Jin dengan senyuman liciknya.
.
.
__ADS_1
.
Like, vote dan komen 🤗