
Rumah keluarga Kim dibuat panik karena hilangnya Yuna dengan cara misterius. Mereka semua tampak syok.
Eric menemukan sesuatu yang tidak wajar di dalam ruangan kamar Yuna. Sebuah amplop merah dengan lambang bunga mawar berada di atasnya.
" Aku menemukan ini!!" Eric langsung memberikan amplop merah itu pada Luther.
Mereka menatapnya, lambang bunga mawar merah. Jelas sekali pikiran mereka langsung tertuju pada Roseanne, satu satunya orang yang memiliki kemungkinan paling besar di balik kejadian ini menurut mereka.
" Apa ini ulah wanita sialan itu!!!" geram Luther sambil membuka kertas amplop itu. Dan tampaklah tulisan tak mengenakkan di sana.
..."Rasakan kau, Bloody Rose akan membalas dendam atas apa yang kau lakukan, adikmu akan mati di tangan kami!"...
Isi pesan menohok seperti pesan yang ditulis anak kecil yang sedang mengancam. Di tulis dengan tulisan tangan oleh pengirimnya.
Mereka semua terkejut melihat isi pesan itu. Yuna diculik oleh Bloody Rose!
" ROSEANNE LART BERANINYA KAU!!!" geram Luther sambil meremas amplop itu.
Di saat yang sama, Thunder tiba di rumah itu setelah mendengar kalau Yuna hilang dari kediaman keluarga Kim.
Padahal semalam dia baru berbincang dengan gadis malang yang merindukan Rose itu. Tapi hari ini dia malah hilang tak tahu entah ke mana.
" Apa yang terjadi!? kenapa bisa hilang!?'" tanya Thunder diikuti langkah kakinya yang besar.
" ini semua gara gara perempuan yang kau bela itu Thunder!" bentak Luther mengamuk.
" Roseanne menculik Yuna adikku!!! arkhhh sialan, aku benar benar sial gara gara wanita murahan itu!!!" teriak Luther frustasi. dia menarik rambutnya, menggeram marah Karena kejadian ini.
Tuan Kim dan Nyonya Park juga syok, mereka tak bisa melakukan apa apa. Tidak di sangka Rose sedang melakukan balas dendam pada mereka atas apa yang mereka lakukan pada gadis itu.
"Aku tidak percaya!!" ucap Thunder sambil merebut amplop itu dari tangan Luther. Dia membacanya, mengamati tulisan itu dan tata bahasanya yang tidak baik.
Dia menyerngitkan keningnya. Beberapa hari lalu dia baru dari kantor dan menemukan buku catatan Yu Jin. Dia ingat tulisan tangan itu sangat mirip dengan tulisan tangan Yu Jin.
__ADS_1
" Tulisan ini sangat familiar," batinnya. Namun Thunder tak mau memberitahukan kepada yang lain sebelum dia memastikan kebenarannya.
"Apa hubungan Ketua tim itu dengan hilangnya Yuna!? apa rencanamu Yu Jin Kim!!!" batin Thunder kesal.
Luther tampak sangat marah, tak sabar dia ingin segera menemui Roseanne. Dengan bergegas dia berjalan keluar dari rumah," Semuanya ikut aku, kita serang markas Bloody Rose!!" ucap Luther seraya mengeraskan rahangnya.
" Tapi, mereka itu organisasi dunia bawah, kita tidak bisa main main dengan mereka!!" ucap Eric panik.
" tck... kita punya pasukan, selain itu aku akan bawa polisi, dia membatasi kita bertemu Jay dan menculik Yuna, akan ku luluh lantah kan seluruh organisasi sialan itu!!!" Luther mengamuk.
Amarahnya telah mencapai batas toleransi. Dia benci, kesal marah dan tidak akan mengampuni bloody rose untuk kejadian ini.
Luther menghubungi Yu Jin perempuan yang menurutnya bisa dia percayai sampai saat ini.
"Yu Jin kita harus bertemu!" ucap Luther.
"Baiklah, di mana?" tanya Yu Jin.
" Aku akan datang ke tempatmu, katakan posisimu!" ucap Luther.
Luther membawa pasukan milik ibunya dan juga miliknya. Membawa banyak orang untuk menangkap Rose dan pasukan gadis itu tanpa tahu siapa yang dia anggap remeh.
Kemarahan tak berdasar yang hanya akan membawanya kepada penyesalan yang lebih besar. Menyalahkan Rose padahal belum jelas buktinya. Hanya berdasarkan sebuah surat. Yang benar saja, apa dia tidak berpikir bahwa rose akan terlalu bodoh jika menggunakan cara murahan seperti itu.
Dari kejauhan, Thunder menatap kepergian Luther dan rekan rekannya. Dia sedikit kecewa dengan keluarga Kim yang membangun benteng pemisah antara mereka dengan Roseanne. Luther terlalu percaya pada YuJin dan di hatinya diselimuti dengan dendam dan kebencian terhadap keluarga Lart.
Saat Thunder masih berdiri di sana, dia mendapatkan panggilan telepon dari nomor Harley yang dia simpan setelah mendapatkan kartu nama organisasi hitam itu.
“ Datang ke alamat yang nona Rose berikan hari itu, ada yang harus kita bicarakan,” ucap Harley dan langsung menutup panggilan telepon bahkan sebelum Thunder membalas satu kata dari ucapan pria itu.
“ ahhh...” Thunder menghela nafas seraya menatap langit,” sepertinya semua orang tampak sangat sibuk belakangan ini, “ gumamnya sambil berjalan menuju sepeda motornya.
Detektif gila itu mulai menjalankan misinya. Di menaruh curiga pada tulisan tangan tadi, samapi sekarang pun dia masih menyimpan benda itu.
__ADS_1
Setelah memeriksa kamar milik Yuna dan mengambil beberapa sampel di ruangan itu dia pergi menuju tempat yang dimaksud oleh Harley.
Di markas Bloody Rose sendiri, Harley dan Mike terkejut dengan berita hilangnya Yuna yang malah disangkutpautkan dengan organisasi mereka.
padahal mereka belum bergerak tetapi nama mereka sudah diseret seret dalam tindak kejahatan yang bahkan tidak terpikirkan barang sekalipun di otak mereka.
Bagaimana mungkin mereka menyempatkan diri mengurus adik dari pria yang menyakiti adik mereka. Selain itu Yotan juga sudah ditemukan, mereka sibuk mengurus bajingan yang satu itu.
Namun sebelum Fraud berangkat, dia sudah memperingatkan hal ini. Bahwa Yu Jin, perempuan licik itu sudah menampakkan aksi perlawanannya secara terang-terangan yang artinya dia sudah siap bertempur dengan organisasi Bloody Rose.
Melihat kesiapan Yu Jin, maka tak ada lagi alasan bagi Bloody Rose untuk menahan diri mereka dalam membalas perbuatan detektif licik itu.
"Ini saatnya kita tunjukkan tayangan itu!" Titah Harley dengan senyuman penuh rahasia di wajahnya.
"Apa kau yakin !? Kita tidak menunggu ozee bangun? Dia pasti senang melihat ini, atau aku bangunkan saja!?" Celetuk Mike sambil menatap kamar Rose.
Benar ucapan Mike, Rose pasti akan sangat senang melihat berita penting ini disiarkan secar langsung dan membuat semua orang menyadari kebenaran tentang Yu Jin dan betapa liciknya perempuan itu.
Video yang mereka maksud berhubungan dengan adik Yu Jin. Yang katanya hilang selama beberapa Minggu.
"Tidak perlu, dia hanya perlu menerima hasilnya, aku tidak mau Fraud mengamuk dan meledakkan rumah ini karena melibatkan dia!!" Ucap Harley sambil menggidikkan bahunya membayangkan kemarahan seorang Fraud.
Mike mengangguk paham. Kedua anak Ada itu beranjak dari kediaman Fraud menuju markas Bloody Rose. Namun tujuannya berbeda, markas yang mereka maksud bukan markas yang akan dikunjungi oleh Luther, Yu Jin dan pasukan mereka.
Sementara itu di sisi lain kota itu, Yu Jin tersenyum dengan wajahnya yang licik sembari menatap seorang gadis yang duduk diikat di atas kursi. Masih tak sadarkan diri setelah diculik beberapa jam yang lalu.
"Rencanamu akan berhasil dengan sempurna, aku akan menangkap dua organisasi hitam itu dalam sekali dayung!" ucapnya seraya menyesap cerutu coklat yang bertengger diantara jari jarinya.
Dia akan membuat seolah-olah anggota Bloody Rose yang menculik Yuna padahal dia yang menculik gadis itu dengan cara bekerja sama dengan Yotan Lart!
.
.
__ADS_1
.
Like, vote dan komen 🤗