Menikahi Pria Bertopeng

Menikahi Pria Bertopeng
MPB 28


__ADS_3

Rose dibawa menuju tempat paling aman untuk mereka saat ini yaitu markas besar Bloody Rose. Gadis itu dipapah oleh anak buahnya menuju Van hitam milik kelompok mereka.


Rose setidaknya bersyukur karena Harley mengikuti perintahnya. Jika terjadi sesuatu pada siapa pun yang ada di sana, Harley harus membantu siapa pun orang itu dalam situasi Rose tidak terlalu parah .


“ Master Anda harus beristirahat total, saya akan panggilkan dr. Fraud,” ucap Yoshi pria bertubuh tegap tinggi dengan topeng menutupi sebelah wajahnya.


Rose mengangguk paham, mereka melaju menuju markas, gadis itu jelas teringat dengan tatapan licik dari Yu jin tadi, dia tahu perempuan itu tidak bisa di percaya.


“ Yoshi, cari tahu segala sesuatu tentang detektif tadi dan apa hubungannya dengan kasus ini, ku dengar dia mencari adiknya, temukan orang itu dan cari tahu segala sesuatu tentang perempuan licik itu,” titah Rose sambil membersihkan lukanya dengan alkohol.


“ Apa Anda merasakan sesuatu nona? Saya juga tidak suka dengan cara dia menatap Anda tadi,” ucap Yoshi.


“ Benar ucapan Yoshi nona, dia sepertinya mau mencari celah dari kelompok kita, sebaiknya segera di selesaikan,” imbuh yang lain.


“ Aku tidak takut dia mencari celah , apa kalian takut karena kalain melakukan sesuatu yang membuat organsisasi ini mendapatkan nilai buruk?” Rose menatap mereka dengan tatapan menyelidik yang selalu berhasil membuat siapapun bergidik ngeri padahal yang dia lakukan hanya menatap mereka.


“ Mana maungkin kami berani nona, sedangkan kesalahan memasang kamera saja nona langsung tahu apalagi kesalahan fatal begitu, lagipula untuk apa kami berkhianat,” ucap Riftan sosok pimpinan kelompok penyerang organisasi itu.


“ Hmmm.. yahhh siapa yang tahu hati manusia kak Riftan, Yoshi dan kau kak Mike, mungkin salah satu diantara kalian mulai meremehkan kemampuanku yang hanya seorang perempuan ini, mungkin kalian juga menyalahkanku atas apa yang terjadi seperti hari ini, siapa yang tahu?” ucap Rose sambil mengangkat bahunya dan menatap mereka semua dengan tatapan tidak yakin.


“ Master kami tidak mungkin melakukan itu,” ucap mereka serentak.


“ hah jadi kalian mau menunjukakn kesetiaan kalian? Baiklah, akan kulihat, mungkin saja salah satu dari orang orang ku akan menusukku dari belakang,” ucap Rose seraya menutup kedua matanya dan kembali berbaring untuk mengumpulkan tenaga.


Para pembesar yang ikut dalam Van itu saling melirik satu sama lain, mereka bahkan tidak paham apa sebenarnya maksud Rose mengatakan hal yang tidak akan mungkin mereka lakukan.


“ Aku tahu kalian sangat setia, yang akayu takutkan, orang orang seperti Yu Jin yang akan menguji kesetiaan kalian, kita lihat saja bagaimana jal4ng itu akan beraksi, mungkin dengan memanfaatkan dia aku bisa membawa Yotan Bajingan keparat itu,”batin Rose.

__ADS_1


Yoshi, Riftan dan Mike kebingungan dengan apa maksud nona mereka, jelas mereka tidak akan berkhianat, tetapi kata kata Rose tadi seolah akan ada yang berkhianat di antara mereka.


“ Sepertinya ini peringatan dari nona, sebaiknya kita periksa lagi semua anggota termasuk anggota baru, pengkhianatan selalu datang kapan saja, jangan sampai membuatnya kecewa,” bisik Mike yang dianggukkan oleh Riftan dan Yoshi.


Mendengar itu Rose tersenyum tipis lalu kembali terlelap karena tubuh dan hatinya sudah sangat lelah terutama memikirkan cara Luther dan yang lainnya memandangnya beberapa saat lalu seolah dia adalah penyebab dari segala kekacauan yang terjadi itu.


“ Yotan Lart, aku akan menangkap mu, lihat saja!"


Anak buah Rose melakukan persis seperti yang Rose perintahkan , mereka mencaritahu latar belakang Yu Jin bahkan mencari segala bukti kuat untuk membekap mulut perempuan licik itu. Jelas sekali dia gila jabatan dan status sosial, dengan menangkap Bloody Rose dan organsisai hitam milik Yotan dia berharap akan bisa menjadi kepala atas semua divisi bukan hanya kepala tim saja.


Rose dibawa menuju markas, di mana Dokter Fraud, dokter hebat yang sangat dekat dengan Rose telah tiba di sana dan menunggu kedatangan mereka setelah dihubungi kalau Rose mengalami luka parah.


Mobil Van itu tiba di sebuah gedung besar di mana semua anak buah Rose tinggal dan berlatih bersama di sana. Dr. Fraud pria berwajah Eropa dengan rambut hitam ikal panjang sebahu tengah berdiri di depan gedung sambil menatap kedatangan mobil itu.


Rose turun dari dalam mobil, berjalan sambil dipapah oleh Yoshi dengan perlahan lalu berdiri di depan dr. Fraud.


Brukkk...


“ Nona...”


Rose pingsan dalam pangkuan Yoshi, dia benar benar telah mencapai batas, pertempuan besar itu menguras tenaganya.


“ Dasar si bodoh ini, berapa kali ku katakan untuk tidak bekerja berlebihan, lihat ini, dia seperti orang orangan sawah yang tidak diberi makan,” kesal dr. Fraud sambil mengangkat Rose ke atas brankar.


“ Fraud, kau gila ya? Orang-orangan sawah kan tidak makan?” celetuk Mike.


“ Diamlah, atau kujahit mulutmu, menjaga nona saja kau tidak bisa, mengesalkan sekali,” ketus dr. Fraud.

__ADS_1


Mereka hanya bisa geleng-geleng kepala, dokter tampan itu hanya akan terus menerus mengeluh dan mengomeli mereka semua sampai bibirnya benar benar lemas untuk berdebat. Dan para anggota organisasai sudah hapal betul dengan sifat manusia aneh yang satu ini.


Rose dibawa ke ruangan perawatan yang disediakan khusus untuknya. Dengan cepat Fraud menanganai Rose dan membalut semua luka yang ada di tubuhnya. Tubuh kurus itu terlihat lemah dan hal itu jelas menyakiti perasaan Fraud dan yang lainnyasaat melihat perempuan yang sudah seperti kakak, adik, sahabat bahakn teman bertengar mereka berada dalam kondidi demikian.


“ Ke mana suaminya? Kenapa bajingan itu tidak ikut?” tanay Dr. fraud sambil menginfus Rose.


“ Salah satu rekan mereka tertembak di pelipis, dan hal itu membuat mereka semua panik, Halrey atas perintah nona sedang membantu mereka membawa korban,” jelas Riftan.


“ Pelipis? Wahh itu sangat berbahaya, dia mungkin tidak akan selamat, kalau selamat pun kecil kemungkinan dia akan sadar dengan cepat, ckckckckck inilah sebabnya aku melarang nona ikut bertarung,” kesal dr. Fraud seraya mengeraskan rahangnya dan menatap tajam ke sembarang arah.


Rose dibiarkan beristirahat total di sana. Mereka tidak ingin mengganggu atau bahkan membangunkannya, Rose adalah sosok murah hati dan penuh kelembutan bagi orang yang dia sayangi tetapi seperti psikopat gila jika berhubungan dengan musuh dan orang orang seperti Yotan.


“ Dia pasti akan mengejar siapa pun yang sudah dia tetapkan sebagai lawannya, benar benar seseorang yang penuh tekad dan keras kepala,” ucap Yoshi.


“ Sudahlah jangan dibicarakan, sebaiknya kita bantu nona mengawasi keberadaan pria sialan itu, aku akan mengurus para tawanan yang berhasil di selamatkan, kalian jagalah nona,” ucap Riftan .


“ aku akan ikut,” Mike dan Yoshi serentak.


“ Dasar pengkhianat, baiklah aku akan menjaga bos gila ini, bos yang senang membuat orang susah dan sampai detik ini bahkan dia belum bangun,” ucap dr. Fraud.


.


.


.


Like, vote dan komen 🤗

__ADS_1


__ADS_2