
Sementara itu di sebuah bangunan tua yang tampak tidak terawat dari luar. Suara rintihan kesakitan dan penyiksaan terdengar menggelegar di daerah rumah mewah yang dikenal tak berpenghuni itu.
Seorang pria sedang dengan brutalnya menyiksa tawanannya sambil memuaskan hasratnya dengan cara yang gila. Sebut saja pria bertopeng tengkorak itu maniak hubungan yang tidak seharusnya dia lakukan.
"Lagi, lagi lagi ARHHHH... Kau sangat memuaskan, kau membuatku benar benar terbang ke angkasa sayang!!!" Teriak pria itu sambil menindih seorang perempuan yang sudah babak belur. Dia menarik rambut perempuan itu sampai kepalanya tertahan ke belakang.
Menangis dan memohon pun tak ada gunanya. Siksaan demi siksaan didapatkan hingga dia pingsan tak sadarkan diri.
" arhhhkkk huhh.... Huhh....melelahkan tapi memuaskan!!" Pria gila itu bangkit berdiri tanpa busana.
Dia tersenyum sambil mengusap lehernya sendiri. Perlahan membuka topeng penutup kepalanya yang dia pakai untuk bermain dengan perempuan itu.
" Masukkan ke ruangan tahanan, aku masih ingin menikmatinya!" Ucap orang itu seraya menarik topengnya.
Dan tampaklah, sosok manusia munafik yang berdiri di sana sedang memakai jubah mandi seraya mengusap wajahnya. Dia adalah Yotan Lart, manusia paling keji yang pernah dilahirkan ke muka bumi ini.
Pria itu berjalan dengan gagah, keluar dari kamar khusus tempat dia menikmati tawanannya.
Yotan berjalan sambil memainkan ponselnya, di saat yang sama anak buahnya datang dengan sebuah laporan.
"Tuan, mayat wanita itu sudah ditemukan oleh kepolisian dan sudah disemayamkan!" Ucap anak buahnya sambil membungkuk hormat menyampaikan laporannya.
Yotan tersenyum sinis, sudah bertahun-tahun lamanya dia terikat dengan hal ini. Bisnis mengerikan yang dia lakukan dengan mengekploitasi manusia dan memperbudak mereka dalam kekuasaannya.
"Itu jadinya kalau mencoba untuk melukaiku, akan ku bunuh sampai tak bernyawa dengan tanganku sendiri!" Ucap Yotan sambil mengusap lehernya yang terluka karena perlawanan korbannya.
"Kerja bagus, mulai saat ini kerahkan seluruh anak buah mencari perempuan muda dan cantik bahkan anak anak pun tidak masalah, aku akan dapatkan banyak uang dari mereka!" Ucap Yotan.
" pastikan semuanya tertutup dengan rapat!' ucap pria itu lalu berjalan menuju ruangannya dengan santai karena bisnis haramnya berjalan dengan lancar.
Yotan Lart, telah menjadi kepala organisasi dunia bawah yang mengerjakan pekerjaan kotor. menculik anak anak dan para wanita untuk dijual dan dijadikan budak pemuas bagi para langganannya.
__ADS_1
Tetapi sampai sekarang dia tidak tercium oleh kepolisian. Krena sebelumnya dia bekerja dengan pelan dan sempurna bahkan jenazah korbannya dia bakar sampai hangus agar tida ketahuan. Namun akhir-akhir ini dia mulai menunjukkan taringnya dengan memamerkan korbannya ke hadapan publik tanpa jejak bukti sedikit pun.
Dia tidak akan berhenti sampai dia benar benar puas.
Yotan memasuki kamarnya, dia menatap tumpukan dokumen penjualan yang ada di sana. Dokumen haram yang akan memberikan banyak uang untuk nya.
Dengan senyuman licik dia duduk di sana dan menatap sebuah foto.
"Roseanne Lart, hahahha kau akan jadi target berikutnya, aku akan memastikan kau mati Rose, karena setelah seluruh keturunan Jane habis, maka aku Yotan Lart yang akan jadi penguasa kerjaan bisnis Jane hahahah aku akan kaya, kaya dan sangat kaya!!!!" Seru pria itu sambil tertawa dan menatap foto Rose yang akan dia gunakan untuk melacak dan menculik gadis itu .
Sementara itu, sudah hampir 3 minggu lamanya Luther tak kunjung pulang ke rumah sejak kejadian yang menimpa Yuna. Bahkan tuan dan nyonya Kim pun tak pulang ke rumah dan hanya mengirim pesan pada Rose kalau mereka akan menginap di luar tanpa memberitahu detail masalahnya.
Rose menenggak jus jambu buatannya. dia masih mengenakan Hoodie Kebesaran hingga tidak menunjukkan kalau berat badannya benar benar telah berubah drastis dan begitu cepat dalam tiga Minggu.
Rose duduk di tangga menuju lantai dua tepat di samping ruangan Gym.
Dia menatap rumah yang sepi dan kosong melompong seperti hatinya yang sepi.
Tangannya naik ke atas lalu kedua Netranya menatap cincin pemberian nyonya Park," Aku sudah menikah, tapi suamiku bahkan tidak peduli denganku, hahah apa yang ku harapkan!? ahhh tapi tubuhku rasanya semakin bugar, baiklah mereka tidak di sini, kita lanjutkan pekerjaan kita!" seru Rose penuh semangat.
Pak Mus sangat menyayangi keluarga itu, tetapi setelah kejadian yang menimpa nona mudanya, Pak Mus menjadi berubah drastis. Dia membenci orang baru dan selalu berburuk sangka pada mereka. Pak Mus sangat dekat dengan Yuna, sudah seperti ayah dan anak, itu sebabnya dia membenci Rose sebagai orang baru yang dia pikir akan merebut posisi Yuna di rumah itu.
Rose dengan serius berlatih otot tubuhnya. Dia semakin tirus dan tubuhnya semakin indah.
"Bagaimana Harley, apa kau menemukan titik terang kasus itu!? sudah tiga Minggu lebih tapi tak kunjung selesai, aku tidak mau masalah ini ditutup begitu saja!" ucap Rose yang sedang berbicara dengan tangan kanannya.
" Kami belum menemukan titik terang yang pasti nona, tetapi dalam setengah tahun terakhir telah dilaporkan kasus anak-anak hilang sebanyak 50 orang dan kasus perempuan hilang sebanyak 75 orang di provinsi yang sama dan aneh nya jarak waktu hilangnya orang-orang tersebut berada di waktu yang hampir sama," jelas Harley.
"Pasti ada dalang di balik ini semua, bagaimana dengan aktivitas gadis itu sebelum dia menghilang?" tanya Rose.
"Terakhir kali dia menggunakan akses masuk ke Bar Freedom di pusat kota, setelah itu menurut rekaman CCTV setempat, dia menghilang di persimpangan jalan setelah keluar dari bar dalam keadaan mabuk!" jelas Harley.
__ADS_1
Mendengar hal itu sukses membuat Rose berhenti dari latihan fisiknya. Dia yang sedang melakukan push up langsung berdiri. Jelas terlihat tubuh ramping yang proporsionalnya tertutup dnegan pakaian olahraga yang kebesaran. Rambutnya yang ikal diikat tinggi ke atas, jaket kebesaran dengan celana bahan kain yang longgar. Tubuhnya tinggi tetapi tenggelam dalam balutan pakaian itu.
“ Aku akan ke markas, kita lacak bersama siapa pelaku di baik kejadian ini,” ucap Rose dnegan senyum licik di wajahnya.
Gadis itu berjalan keluar dari ruangan gym. Dia menatap rumah utama yang kosong, tak ada siapa pun selain dia dan para pelayan yang selalu menatapnya dnegan sinis.
“ kalau pun aku hilang atau mati, mereka mungkin tidak akan peduli, apalagi pria yang berstatus sebagai suamiku itu, hah apa yang ku harapkan?” guam Rose sambil berlari menuju lantai dua sebagai latihan fisik terakhirnya.
Rose bersiap, dia membersihkan dirinya dan mengganti pakaiannya menjadi pakaian baru yang bersih dan rapi. Dengan kemeja hitam dan jas senada serta celana berbahan katun dan sebuah sepatu sport putih melengkapi penampilannya. Kacamata bertengger di wajahnya yang cantik dan memukau, tubuhnya yang indah dan ramping terlihat jelas dalam balutan setelan jas yang dirancang khusus untuk dia.
Rambutnya yang hitam dan ikal diikat tinggi ke atas, lipstik merah merona dan perona pipi yang lembut melengkapi penampilannya yang chic dan badas. Jelas sekali aura mafianya keluar saat ini.
“ Wahh tidak sia sia latihan fisik full tiga minggu dan hasilnya sebaik ini, rekor baru terpecahkan,” ucap Rose bangga pada dirinya sendiri.
Gadis itu tidak peduli pada apa pun, selama dia memiliki tepat tinggal. Bukan tak bisa mencari tempat baru tetapi dia masih punya nurani untuk menghargai orang orang di rumah itu.
Rose beranjak dari kediaman keluarga Kim dengan penampilan barunya yang elegan dan menawan.
Dia berjalan di sepanjang lorong menuju pintu keluar rumah mewah nan besar itu. Sambil berjalan dia memeriksa laporan anak buahnya hingga tanpa sadar....
Brukkk...
Dia menabrak seseorang yang berjalan di depannya hingga keduanya yang sama sama fokus pada ponsel terjatuh ke lantai.
“ Akhhhh siapa?”
“ Tckkk sial, ada saja manusia yang berjalan tapi tidak pakai mata,” ketus pria bertopeng itu.
.
.
__ADS_1
.
Like, vote dan komen