
Pertarungan tak terelakkan, Rose membalas serangan demi serangan dua anak buah yang menggunakan benda tajam untuk menerjangnya, sedangkan Anggota tahanan gadis itu telah berhasil melepaskan semua korban dengan membuka rantai pengikat mereka dan menunggu di ujung sana untuk waktunya keluar sesuai kode dari Rose.
"Berani kau!!"
" Tentu saja, dasar bau jigong!!" teriak Rose sambil menarik kepala mereka seperti menarik tali plastik lalu...
Baghhh...
Pisau belati mereka yang tajam dia tendang hingga terjatuh ke sembarang arah, lalu keduanya dalam seketika lumpuh di tangan Rose.
Rose menghela nafas, lalu memukul mereka sampai benar benar tidak sadarkan diri.
" Ayo semua ikut aku, tapi perlahan!" teriak Rose sambil membuka pintu.
Rose berjalan dengan sangat pelan, mengamati situasi dan mempelajari gerakan lawan. Gaunnya membuat dia susah bergerak.
Srakkkk...
Dia robek gaunnya begitu saja agar tidak mengganggu gerakannya, gadis ini selalu memakai celana pendek jika mengenakan gaun, alasannya karena situasi seperti ini sering terjadi padanya.
Rose berjalan dengan perlahan, tangannya terluka karena goresan belati, tetapi seolah tidak terasa apa-apa dia membalut semuanya dengan kain robekan dari gaunnya sendiri.
Perlahan dia bukan pintu itu, tiba-tiba saja...
" Beraninya kau!!" teriak penjaga yang datang lagi ke tempat itu.
Para penjaga itu tampak panik, suara pertempuran juga terdengar begitu menyeramkan di luar sana.
Tampaknya Tim Bloody Rose dan pihak kepolisian telah tiba dan menangkap basah Mereka dengan segala aktivitas bejat mereka.
"Sial, kenapa tikus tikus busuk ini banyak sekali!" geram Rose sambil memasang kuda kuda dan menatap lima pria bertubuh besar yang menghadang langkah mereka di sana.
" Kalian tidak boleh keluar, tetapi di dalam!!" teriak orang itu sambil melesatkan cambuknya.
Ctallkkkk... ctallkkk...
Para tahanan yang trauma dengan suara itu langsung terduduk dan berteriak histeris. Sepertinya mereka dihajar dengan benda itu selama mereka tinggal di ruangan sempit bau busuk itu.
"Ohh ayolah, kalian laki laki loh, kenapa mainnya sama cewek, gak malu sama umur ihh... minggir sana, kalian nanti mati loh!!!" celetuk Rose.
"sialan, mereka membuat para gadis dan anak anak ketakutan!" umpat Rose di dalam hati.
__ADS_1
" Diam kau, hah kau ternyata sangat cantik ya, mau ku cicipi dulu sayang!?" salah satu pria itu malah menggoda Rose yang jelas sangat menawan.
Rose menatap sinis ke arah pria itu," Mau kau cicipi!? kau pikir aku ayam Goreng, sini kau ku hajar bangsat!!" Rose menerjang peria itu dan mencekiknya sampai...
Krakkk..
Bunyi tulang yang retak terdengar, hingga pria berbadan besar itu tumbang begitu saja karena Rose mencekiknya dengan kedua kakinya seperti seekor laba laba yang sedang mengapit mangsanya.
Glekk...
semua orang tercengang, mereka menenggak saliva mereka saat melihat pria besar itu tumbang begitu saja setelah dicekik oleh Rose.
" Hah... maju kau!!"ucap Rose.
Para pria itu menyerang rose bersamaan," Serang dan jangan biarkan dia lepas!!" teriak mereka.
Empat pria bertubuh bongsor melawan seorang gadis bertubuh kecil. Suatu hal yang mustahil bisa dimenangkan oleh Rose.
Tetapi tak ada yang mustahil jika dia mencoba,Sama halnya dengan Harley yang sedang menyerang semua musuh bersama anak buahnya dengan cara yang sangat brutal. Mereka menyerang semua anak buah Yotan tanpa ampun bahkan sampai membuat Thunder terkejut dengan kebrutalan kelompok itu.
Sesuai rencana, Thunder dan anggota kepolisan akan mengejar Yotan yang merupakan target besar mereka dan sisanya akan dibereskan oleh Harley dan anggotanya.
Pertempuran darah terjadi, semuanya hancur dan babak belur. Pertempuran darah tak terhindarkan, siapa pun tidak akan luput dari hal ini.
Brakkk..
" Sialan, bagaimana bisa ini terjadi!!!" umpat Yotan. Sontak pria itu berlari menuju ruangan pribadinya dan mengambil semua dokumen penting miliknya, instingnya mengatakan bahwa situasi tidak terkendali dan dia harus segera lari dari tempat itu sebelum semuanya hancur.
" Sialan,aku harus selamatkan diri terlebih dahulu!!"
Yotan berlari sekuat tenaga melalui pintu rahasia yang hanya dia dan orang kepercayaannya ketahui, pria itu berlari sekencang-kencangnya bersama anak buahnya yang ikut mendampingi dia.
" Tuan kita lewat sini, ada polisi di sana!!" teriak anggotanya.
Yotan bak orang gila, dia berputar putar ke sana kemari menghindari kejaran demi kejaran.
" Sialan kenapa Bloody Rose sampai ikut datang ke tempat ini, arkhhh apa anak buahku melakukan kesalahan lagi!?" kesal Yotan sambil buru buru masuk ke dalam mobil lalu menatap ke arah kerumunan yang sedang berkelahi itu dengan tatapan sinis dan jari tengah yang menjulang tinggi ke atas.
" Hahahaha aku bebas dari kalian, dasar sampah, lihat saja para gadis itu akan kudapat kembali, sisanya akan kucincang dan kuberikan anak anak buayaku, dasar sialan!" umpat Yotan sambil menatap ke arah pertempuran besar itu.
Dia melihat segalanya terjadi di sana, namun yang lebih mengejutkan bagi orang sinting itu adalah kedatangan Simon dan teman-temannya yang jelas di luar dugaan mereka. Selain itu sosok perempuan cantik yang sangat liar dan hebat dalam pertarungan malah menarik atensi Yotan.
__ADS_1
" Siapa perempuan itu!?" tanya Yotan menatap Rose yang tidak dia kenal sama sekali.
" Tawanan baru yang dibawa hari ini tuan, tak taunya dia berhubungan dengan Bloody Rose!" jelas anak buahnya yang baru mengetahui informasi itu setelah perang terjadi.
" Sialan!!" Yotan memukul kursi mobilnya.
" Kenapa tikus tikus sialan ini selalu memilih tawanan yang salah, arrkhhh kacau, kenapa kalian berhubungan dengan Bloody Rose saat belum ada rencana untuk mematahkan kekuatan mereka!!" teriak Yotan murka.
" ma..maaf tuan,"
" DIAM KAU, KAU PIKIR DENGAN MINTA MAAF SEMUANYA SELESAI!? TIDAK BAJINGAN!!!" Yotan mengamuk besar dia mencekik anak buahnya, kedua biji matanya melotot bahkan seperti akan keluar dari tempatnya.
"Arkhh.... amphh....phunnn tuan......
Yotan mencekik pria itu sekuat tenaganya, nafasnya sampai tercekat dan wajahnya memerah.
Tiba-tiba...
" Tuan kita harus pergi sekarang, detektif sialan itu mengejar kita!!" ucap salah satu tangan kanannya yang langsung menyalakan mobil mereka.
Di belakang mobil itu tampak Thunder dengan tim kepolisian mengejar mereka.
" Arrkhhh Sialan, kenapa semua jadi berantakan seperti ini, bangsat !!" Yotan berteriak histeris, dia menendang pria tadi hingga keluar dari dalam mobil dan.....
Brummmmmm....
Mobil yang dia naik melaju begitu saja dengan sangat pesat membelah jalanan meninggalkan Pihak kepolisian yang mengejar mereka.
Yotan melarikan diri, anak buahnya yang lain pun demikian. Semuanya melarikan diri dari serangan bertubi-tubi Bloody Rose yang mengamuk.
" Bos dari yang saya dengar perempuan tadi adalah orang penting Bloody Rose, itu sebabnya kemampuannya sangat luar biasa!"
" Arhhh diam kau, kah mau memperjelas kalau kita kalah karena seorang perempuan!? dasar tidak tahu malu, jalankan saja mobilnya!!" teriak Yotan.
Sementara itu di belakang sana ada Thunder si detektif petir yang sedang melesat dengan tatapan serigala hutan di kedua matanya, siap untuk menangkap Yotan apa pun yang terjadi.
" Akan ku habisi kau bajingan!!" umpat Thunder.
.
.
__ADS_1
Like, vote dan komen 🤗