Menikahi Pria Bertopeng

Menikahi Pria Bertopeng
MPB 23


__ADS_3

Thunder sedang berjalan keluar dari kantor kepolisian bersama Yu jin ketua kelompok tim Kriminal yang telah merekrut nya menjadi anggota untuk mencari tahu kasus tentang anak hilang yang tengah panas menjadi perbincangan di kalangan masyarakat.


Thunder berjalan dengan gagah, di saat yang sama ponselnya berdering dan kedua netranya bersitatap dengan Harley yang sudah berdiri dengan barisan anak buah Bloody Rose di depan mobil pria itu.


"Eric? ada apa!?" tanya Thunder sambil terus melangkah mendekati Harley dan yang lainnya sembari menjawab panggilan telepon dari temannya.


"Rose diculik!" ucap Eric.


Sontak air muka Thunder berubah. Dia memutus panggilan itu sebab dia sudah tahu, instingnya yang Liar mengatakan kalau ini berhubungan dengan kasus penculikan yang sedang marak terjadi.


"Sialan!!!" umpat Thunder sambil mencengkram ponselnya erat erat. Yu Jin yang menangkap ekspresi menyeramkan itu seketika bergidik ngeri karena pancaran aura Thunder seolah mengatakan jika dia sedang marah besar saat ini.


Di saat yang sama Harley datang dengan tujuan yang sama untuk mencari keberadaan Rose ketua kelompok Bloody Rose.


"Kami menemukan lokasinya!" ucap Harley sambil menunjukkan GPS dari alat pelacak yang terhubung ke anting anting yang dikenakan oleh Rose alias master Jane.


Semua ini sudah tertera dalam rencana besar Rose untuk menghancurkan hidup Yotan dan keluarga nya sepenuhnya. Dia membuat dirinya sebagai umpan dan membiarkan dirinya diculik agar dia mengetahui letak markas organisasi hitam itu.


Rose bukan orang yang bisa diremehkan begitu saja, dia akan melakukan segala cara untuk mendapatkan tujuannya.


Thunder yang sudah berusaha keras mencari lokasi organisasi hitam itu terkejut saat mengetahui kalau mereka dengan mudahnya menemukan letak organisasi biadab yang melakukan penjualan manusia itu.


Bukan hanya sekedar menculik korban, mereka juga akan menjual mereka sebagai budak ke pada siapa saja yang membutuhkan. Organ tubuhnya diambil dan dijual, sungguh benar dan jahat perbuatan mereka.


"Bagaimana bisa kalian mendapatkan lokasinya dengan begitu cepat!?" tanya Thunder terkejut.


"Master kami yang menyusun rencana ini, dia membiarkan dirinya sebagai umpan, dan mereka termakan jebakan kami, kita harus cepat, aktivitas pelabuhan terdeteksi, sepertinya para korban akan dibawa hari ini," ucap Harley.


"Baiklah, jika begini pekerjaan ini akan segera selesai!!" ucap Thunder.


"Tapi apa mereka semua akan ikut!?" tanya Thunder seraya menatap dua puluh mobil sedan hitam yang berjejer di sana, berisi anak buah terbaik Bloody Rose yang siap untuk segera bertempur.


" Pasukan terbaik kami, tentu saja harus ikut, kami akan mengatasinya dengan cara kami dan kalian mengatasi dengan cara kalian, " jelas Harley sembari masuk ke dalam mobilnya.

__ADS_1


" Jika ingin kerja sama maka ikuti kami!" ucap Harley.


Thunder menatap mereka, organisasi itu memang tidak punya celah sama sekali. Kenyataannya mereka menjarah segala sesuatu yang tidak boleh dilaporkan hilang kepada negara atau bahkan kepolisian.


Mereka menyita apa yang dicuri perusahaan lain dengan cara kotor dan membagikannya pada yang membutuhkan. Tampaknya mereka terinspirasi dari cerita dongeng Peterpan yang mencuri dari orang orang kaya untuk diberikan kepada orang miskin.


Jika tidak ingin terlibat masalah, maka korban dari Bloody Rose harus tetap bungkam karena aset yang mereka ambil juga dengan cara yang kotor.


Mafia penjarah malah dijarah, kiasan yang sangat tepat untuk menggambarkan rantai makanan di dunia bawah yang penuh dengan gemerlap dunia.


Sementara itu, Luther dan yang lainnya sudah sangat panik saat mengetahui Rose menjadi korban penculikan. Tuan Kim dan Nyonya Park mengerahkan seluruh tenaga dan kemampuan mereka untuk mencari tahu keberadaan menantu mereka.


"Sebaiknya kita cepat bergerak, Papa Mama kalian disini saja menjaga Yuna, biar Luther dan yang lainnya yang mencari keberadaan Rose, mungkin masih terkejar!" usul Luther.


"Baiklah, kalian harus cepat, jangan sampai menantu Mama terluka, Mama benci jika dia sampai dilukai orang lain, Mama tidak sanggup!!" ucap nyonya Park.


" Tenanglah Ma, Mereka pasti akan menemukan Rose," ucap tuan Kim.


Luther, Jay dan Eric segera meluncur menuju titik yang dibagikan oleh Thunder. Mereka semua panik, bagaimana bisa hal ini terjadi dalam sekejap mata.


Rose diikat, dan kepalanya di tutup. Semua barang miliknya dirampas tetapi mereka tidak tahu sedang membawa kehancuran pada diri mereka sendiri.


Rose yang dikira sudah pingsan nyatanya menghapal seluruh lokasi itu dari balik penutup kepala menerawang yang ditempel di kepalanya.


" Jadi ini tempat nya!?" batin Rose menatap nanar lokasi itu.


Sebuah bangunan besar yang terlihat terawat, terdengar suara berisik dan rintihan anak kecil dan wanita. Jelas tercium bau kapur dan asam nitrat di daerah itu, biasanya digunakan untuk menghilangkan bau darah.


Rose menatap dari balik penutup kepalanya, bertapa terkejutnya dia saat melihat potongan tubuh anak kecil dijejerkan begitu saja di sebuah ruangan besar yang tampaknya seperti sebuah tempat penyembelihan.


"Ya Tuhan, bertapa mengerikan mereka!!!" batin Rose terkejut. Perutnya mual saat melihat para pekerja di tempat itu tanpa rasa kemanusiaan memotong di sana bak sedang memotong daging lembu.


" Anak anak, mereka melakukan ini pada anak anak, orang yang tidak bersalah, arrkhhh kenapa aku baru tahu organisasi ini sekarang!? berapa banyak korban yang meninggal karena ulah mereka!??" geram Rose.

__ADS_1


Kemarahan dan rasa panik bercampur menjadi satu. Siapa sangka Rose malah di bawa ke markas besar tempat eksekusi dilakukan. Korban akan dipilah pilah. Dikategorikan berdasarkan wajah dan kesehatan mereka.


Yang terlihat lemah akan berakhir menjadi daging potong dan yang sangat sehat juga berparas tampan atau cantik akan diserahkan ke penyelundup.


" Yotan Lart! Kau manusia paling hina yang pernah ku temui!" geram Rose sambil menatap seorang pria yang duduk di balkon atas, dua perempuan muda dengan wajah pucat tampak berdiri di sampingnya sambil mengipasi dia seolah dia adalah raja negeri ini.


Pria itu menatap para korbannya, benar benar seorang psikopat berdarah dingin yang mengambil banyak nyawa untuk kesenangan pribadinya.


Banyak anak yang dibawa kesana, para perempuan muda diculik dan dijadikan budak untuk memuaskan hasrat, kejam dan mengerikan.


Tetapi tanpa mereka ketahui, Mimpi buruk mereka dimulai saat ini juga.


Roseanne dibawa menuju ruangan khusus para perempuan cantik yang akan diseleksi langsung oleh Yotan untuk melayaninya dan untuk di jual seolah mer adalah barang.


Klotanhg... klotang....


Suara pintu terdengar, dibuka dengan kasar dan terciumlah bau amis di dalam ruangan yang dihuni belasan perempuan belia yang berpakaian serba putih namun sudah bernoda.


Brukk...


Gadis itu dilemparkan ke dalam ruangan, penutup kepalanya di buka dan ikatan tangannya dilepas.


"Tunggu di sini, jika berani berteriak maka lidah kalian akan jadi tumbalnya!"ucap mereka.


Rose masih mengawasi mereka, dia bertindak seolah dia sedang pingsan hingga orang-orang itu pergi dan Rose pun bangkit.


"Hmmm... beraninya kau menyentuhku bangsat!" batin Rose sambil menggenggam kunci ruangan yang dia curi dari pinggang penculik itu.


.


.


.

__ADS_1


Like, vote dan komen 🤗


__ADS_2