Menjadi Gundik Suami Sendiri

Menjadi Gundik Suami Sendiri
episode 34


__ADS_3

Edward, adalah anak angkat yang dipungut Suganda dari jalanan sejak kecil sebagai obat rindunya akan sosok Haris.


Edward selama ini jadi orang kepercayaannya Suganda dan berharap bisa menjadi pengganti Suganda nantinya. Tapi sejak kehadiran Haris, Edward harus siap kehilangan mimpinya, karena Suganda akan pasti memberikan semua hartanya pada anak kandungnya dan itu membuat Edward tak terima sehingga menyimpan amarah dan dendam untuk menyingkirkan Haris.


"Tapi Haris belum begitu paham seperti apa bisnisnya ayah!


Haris takut akan membuat kesalahan dan bisnis ayah berantakan." sahut Haris, pura pura tak begitu menginginkan harta ayahnya.


padahal di dalam hatinya Haris sangat senang, sebentar lagi dia akan jadi orang yang sangat kaya.


"Keluarlah dari pekerjaan kamu, dan mulailah kerja bersama ayah. Ayah akan mengajari kamu dan mengenalkan semua bisnis yang ayah pegang padamu. karena bagaimanapun, kamu itu pewaris ku, anak kandungku." balas pak Suganda yang membuat Haris tersenyum senang.


"Baik ayah, besok Haris akan mengurus pengunduran diri Haris dan mulai bantu ayah mengelola bisnis ayah." Haris berucap tegas dengan wajah berbinar.


"Bagus!


Buat ayahmu ini bangga, nak!" balas pak Suganda yang tersenyum karena Haris mau menjadi penerusnya.


"Ayah, boleh Haris bertanya sesuatu?"


"Tanya saja, pasti ayah jawab!"


"Ayah apa punya istri dan anak selain Haris?"


"Iya, ayah punya anak perempuan, dia tidak mau meneruskan usaha ayah dan lebih memilih membuka usaha sendiri.


Namanya Febri, sudah menikah dan punya dua anak, ikut suaminya di Jakarta dan punya usaha rumah makan juga hotel.


Jadi, kamulah satu satunya penerus bisnis ayah disini.


Dan istriku sudah meninggal dari tiga tahun lalu." pak Suganda menjelaskan panjang lebar tentang dirinya dan kehidupannya.


"Ayah tidak ingin menikah lagi?"


"Kalau ibumu mau, ayah akan menikahinya.


Cukup lama kita terpisah, dan sekarang sudah sama sama tua, bantu ayah untuk membujuk ibumu. Ayah ingin kita jadi keluarga yang utuh dan bahagia."


"Baiklah, nanti Haris akan bicara sama mama

__ADS_1


"Ayah tenang saja, mama pasti akan menuruti keinginannya Haris.


Haris juga ingin merasakan kasih sayang seorang ayah yang tak pernah Haris dapatkan selama ini."


"Ayah tunggu kabar baiknya, nak!"


"Haris pulang dulu ya, yah!


Haris Mau menemui seseorang."


"Bagaimana kabar istri dan anakmu?


Apa kamu jadi cerai dengan istrimu?"


"Iya, sekarang sedang proses.


Minggu depan jadwal sidang.


Haris sudah muak dengan dia, gak bisa menyenangkan diri Haris sama sekali."


"Kamu ini, yasudah kalau memang itu menurutmu yang terbaik. Cepat urus perceraian kalian, jangan gantung status perempuan. Dan berikan nafkah buat anakmu meskipun kalian sudah berpisah. Anak itu tatap kewajiban seorang ayah sampai dia dewasa nanti."


Haris tak Sudi memberi uang pada wanita itu, bisa besar kepala dia nanti." sungut Haris tak suka membuat pak Suganda menggelengkan kepalanya.


"Haris, jangan sampai kamu menyesal.


Tetap lakukan kewajiban kamu pada anakmu.


Ayah akan menyerahkan seluruh aset ayah untukmu, kamu gak bakalan miskin kalau hanya memberi sepuluh juta perbulan untuk anakmu."


"Baiklah, Haris akan lakukan seperti yang ayah mau.


Haris pamit pulang!" Haris mencium punggung tangan ayahnya dan berlalu pergi meninggalkan ruangan sang ayah dengan kepala terangkat.


Karena semua anak buah ayahnya sudah pada tau siapa Haris dan mereka semua selalu menunduk hormat saat Haris lewat, membuat Haris sombong dan angkuh.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Sedangkan dilain tempat, Dara tengah disibukkan oleh pesanan nasi kotak dari perusahaan tempatnya Dina bekerja.

__ADS_1


Usaha Dara semakin berkembang, kue dan masakannya banyak yang menyukai dan memiliki pelanggan tetap padahal baru saja buka.


Dara tak lagi mau memikirkan tentang masalah pernikahan yang sudah berantakan. Dara memilih kuat dan bangkit dari rasa sakit demi masa depan anaknya.


"Alhamdulillah, pesenan semakin banyak saja .


Sepertinya aku harus cari orang lagi untuk bantu bantu." gumam Dara saat melihat list pesenan di pembukuan.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


jangan lupa mampir juga di karya aku yang lain.


#Tekanan Dari Mantan Suami (Tamat)


#Cinta dalam ikatan Takdir (ongoing)


#Coretan pena Hawa (ongoing)


#Cinta suamiku untuk wanita lain (ongoing)


#Sekar Arumi (ongoing)


#Wanita kedua (Tamat)


#Kasih sayang yang salah (Tamat)


#Cinta berbalut Nafsu ( ongoing )


New karya :


#Karena warisan Anakku mati di tanganku


#Ayahku lebih memilih wanita Lain


#Saat Cinta Harus Memilih


#Menjadi Gundik Suami Sendiri


Peluk sayang dari jauh, semoga kita senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam setiap langkah yang kita jalani.

__ADS_1


Haturnuhun sudah baca karya karya Hawa dan jangan lupa tinggalkan jejak dengan like, komentar dan love nya ya say ❤️


__ADS_2