Menjadi Gundik Suami Sendiri

Menjadi Gundik Suami Sendiri
episode 57


__ADS_3

"Aku tetap Edward yang bebas mau apa saja.


Dia tidak akan berpengaruh apapun dalam kehidupanku, meskipun statusnya istriku.


Aku ingin, kita tetap seperti ini, Laura.


Karena aku merasa nyaman denganmu!" lirih Edward dan kembali melancarkan serangan pada Laura yang juga tak kalah agresifnya.


Sedangkan di lain tempat, Tika tengah tersenyum puas, hatinya berbunga membayangkan akan benar benar menjadi istrinya Edward, laki laki yang dimatanya begitu sempurna.


"Tadi siang dia sudah belanja mahar dengan orang suruhan pak Suganda.


Jiwa sombong dan sok kayanya tersalurkan hari ini.


Tika tanpa tau malu, memilih begitu banyak barang barang mewah dengan harga fantastis. Karena pak Suganda bilang kalau dia boleh memilih apapun yang di mau. Dan Tika memanfaatkannya dengan sangat baik.


Tika memandangi berlian yang tadi dibelinya, sangat indah dan menyilaukan mata, ini baru awal dia akan menikah dengan Edward, belum nanti saat sudah sah jadi istrinya, pasti dia akan bisa belanja lebih dari tadi siang. Karena uang tidak pernah jadi masalah untuk Edward.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


Hari yang ditunggu pun akhirnya datang, Tika menikah dengan Edward di hotel mewah dan dihadiri begitu banyak tamu tamu penting.


Bu Emi terlihat begitu angkuh dan bangga dengan pernikahan putrinya, padahal ini adalah awal penderitaan buat Tika, karena sudah berani menipu seorang Edward yang terkenal dingin dan kejam.


Usai acara semua keluarga pulang kerumah masing masing, kecuali Tika dan Edward sebagai pengantin baru yang mendapat kamar kusus yang sudah dihias begitu indahnya.


"Mas!


Aku bahagia sekali, akhirnya kita menikah dan resmi menjadi istri kamu." Tika menghampiri Edward dan berniat memeluk suaminya.


Namun dengan dingin, Edward melepaskan tangannya Tika dan menatapnya tajam.


"Jangan harap, aku akan bersikap manis padamu, Tika!


Aku tau kamu menipuku soal kehamilan kamu itu.


Dan aku tidak akan menyentuh kamu seperti yang kamu inginkan, meskipun kita sudah menikah." Edward menatap sinis pada Tika yang langsung memucat mendengar ucapan suaminya.


"Maksud kamu apa, mas?


Aku tidak menipu kamu!


Aku hanya melakukan itu denganmu, kalau hamil, itu jelas anakmu." sahut Tika yang berusaha membela dirinya.


Namun justru Edward tertawa mencemooh dengan pembelaan Tika.


"Aku tidak bodoh Tika!


Bahkan kamu tidak mencari tau sebelum kamu mau menipuku dengan hamil pura pura kamu itu.


Kalaupun kamu memang hamil, pasti itu bukan anakku!

__ADS_1


Kamu tau, Tika?


Sampai kapanpun, aku tidak akan pernah punya anak dengan wanita manapun.


Karena aku dinyatakan mandul, oleh dokter!


Paham kamu?" tekan Edward dengan tatapan tajam.


Tika langsung mundur beberapa langkah, wajahnya sudah memucat, tubuhnya lemas dan terperosot jatuh tak berdaya.


"Jangan pernah main main denganku, Tika!


Apa kamu pikir, aku mau menikahi kamu karena aku punya perasaan?


Tidak!


Karena aku tidak bisa membantah ucapan ayahku, dan juga karena aku sudah tak ingin ribut lagi dengan Haris.


Jadi, mulai saat ini, buang jauh jauh pikiran kamu untuk bisa bahagia menjadi istriku, karena aku, akan membunuh batin kamu secara berlahan." ujar Edward dingin dengan tatapan tatapan tajamnya.


Tika hanya diam, menangis tanpa suara di pojokan kamar hotel yang begitu mewah dan indah.


Kelopak bunga bunga mawar, disingkirkan oleh Edward,aku dia merebahkan tubuhnya tanpa berganti pakaian lebih dulu. Edward benar benar tak menganggap keberadaan Tika sebagai seorang istri.


"Aku sungguh mencintai kamu, Edward!


Aku rela melakukan apapun asal bisa bersama kamu!" lirih Tika yang sudah basah oleh air mata di wajahnya, bahkan Edward sedikitpun tidak perduli dengan apa yang dia utarakan.


Berharap Edward kasihan, dan perduli padanya. Namun justru laki laki itu tidur dengan begitu pulas nya. Sama sekali tidak mau tau dengan kesedihan yang Tika alami.


Lelah menangis semalaman, Tika akhirnya tertidur dengan bersandar dinding.


Edward tersenyum miring, tak berniat membangunkan untuk menyuruhnya pindah. Cuek dan tak ingin perduli dengan yang dilakukan oleh Tika.


Justru Edward langsung menuju kar mandi dan membersihkan diri, berniat untuk segera kembali kerumah barunya, pemberian ayah angkatnya yang berharga begitu fantastis.


"Mas, kamu sudah bangun?


Kenapa tidak membangunkan aku?" Tika membuka matanya dan melihat suaminya sudah sangat rapi bahkan wangi.


Edward sama sekali tidak merespon ucapan Tika, justru tangannya sibuk mengetik pesan dengan Laura.


"Mas, kamu mau kemana?


Kita beru saja menikah, apa kamu sudah mau masuk kerja?" kembali, Tika melontarkan pertanyaan pada Edward dengan mimik yang dibuat sesendu mungkin.


"Apa sih kamu, gak perlu sok imut campur sama urusanku. Cukup diam dan berhenti bertanya.


Kita urus hidup kita masing-masing.


Paham?" bentak pak Edward dengan tatapan tak suka.

__ADS_1


"Tapi mas, aku ini istri kamu.


Aku berhak tau apa yang kamu lakukan.


Aku janji akan jadi istri yang baik dan setia sama kamu! Karena aku sangat mencintai kamu, mas!" Isak Tika dengan dada yang sudah terasa sesak.


"Aku bahkan tidak pernah menganggap kamu ada Tika, jadi berhentilah berharap banyak pada pernikahan ini.


Bagiku, ini tak lebih hanyalah formalitas saja.


Hidupku akan tetap milikku, akan aku lakukan apapun yang membuatku senang dan nyaman.


Bahkan berkencan dengan wanita lain di hadapan kamu pun aku tak perduli.


Kamu harus siap menerima kenyataan itu, Tika!" tekan Edward dengan senyuman sinis terukir di bibirnya yang seksi itu.


"Siapkan mental dan harimu, Tika!" sambung Edward dengan tawa renyahnya, membuat Tika meremang sekujur tubuhnya, bayangan penderitaan sudah berkelebat di pikirannya.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


jangan lupa mampir juga di karya aku yang lain.


#Tekanan Dari Mantan Suami (Tamat)


#Cinta dalam ikatan Takdir (Tamat)


#Coretan pena Hawa (Tamat)


#Cinta suamiku untuk wanita lain (Tamat)


#Sekar Arumi (Tamat)


#Wanita kedua (Tamat)


#Kasih sayang yang salah (Tamat)


#Cinta berbalut Nafsu ( Tamat )


#Karena warisan Anakku mati di tanganku (Tamat)


#Ayahku lebih memilih wanita Lain (Tamat)


#Saat Cinta Harus Memilih ( Tamat)


#Menjadi Gundik Suami Sendiri [ On going ]


#Bidadari Salju [ On going ]


#Wanita Sebatang Kara { New karya }


Peluk sayang dari jauh, semoga kita senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam setiap langkah yang kita jalani.

__ADS_1


Haturnuhun sudah baca karya karya Hawa dan jangan lupa tinggalkan jejak dengan like, komentar dan love nya ya say ❤️


__ADS_2