Menjadi Gundik Suami Sendiri

Menjadi Gundik Suami Sendiri
episode 48


__ADS_3

"Kamu pantas, Edward.


Kamu lebih paham dan berpengalaman dari pada Haris.


Kamu tau sendirikan, ayah tidak pernah memaksakan keinginan anak anak kandung ayah.


Ayah selalu membebaskan mereka memilih jalan hidupnya masing masing. Meskipun besar harapan ayah kalau Haris lah yang akan menggantikan posisiku, namun ternyata, anak itu tidak cukup punya nyali terjun dalam bisnis gelap yang sudah bertahun tahun aku bangun.


Kamu yang sudah menguasai dan paham sepak terjangku, lakukan tugas kamu dengan baik sebagai anakku, Edward.


Teruskan bisnis itu, dan jaga kepercayaan ku.


Bantulah anak anakku kalau mereka kesulitan nantinya, hanya itu permintaanku padamu, nak!" balas pak Suganda panjang lebar, membuat Edward sesak dan terharu oleh perlakuan ayah angkatnya, tidak membedakan dirinya dengan anak anak kandungnya.


Bahkan berani menyerahkan bisnis yang nilainya triliunan pada dirinya


"Terimakasih ayah, aku janji akan menjaga amanah yang ayah berikan." Edward menatap pak Suganda dengan mata berkaca kaca.


"Ayah jadi ke Singapura?" sambung Edward memecah keheningan diantara mereka.


"Iya, lusa aku berangkat bersama April.


Ayah titip Haris, dia masih lemah dalam hal apapun.


Aku tau anak itu anak yang baik, cuma jiwa suka main perempuannya yang belum bisa dikendalikan.


Awasi dia, dan pastikan kalau dia bertanggung jawab pada anaknya!


Kamu paham kan dengan yang ayah maksud?" sahut pak Suganda serius.


"Iya, ayah!


Edward akan laksanakan apa yang ayah perintahkan.


Apa benar Haris akan buka swalayan?"


"Iya, kita awasi saja dari kejauhan. Tapi aku yakin, dia mampu. Tapi sikap angkuhnya itu yang berbahaya, aku takut kalau dia terus begitu, akan membawa petaka untuk hidupnya." sahut pak Suganda dengan menarik nafasnya dalam.

__ADS_1


"Edward, ada tugas untukmu!


Tolong kirimkan semua kebutuhan Hilya untuk bulan ini. Dan kamu masih ingatkan, harus menggunakan uang yang mana untuk Hilya?


"Iya ayah, Dan kebetulan hasil panen sedang melimpah, mungkin sudah jadi rejekinya anak itu." sahut Edward tersenyum penuh arti.


"Iya, kamu benar!


Anak itu memang membawa rejeki.


Mungkin dia diasuh oleh ibu yang dasarnya baik dan shalih. Haris saja yang tak bisa bersyukur memiliki istri seperti Dara.


Tapi yasudah, tugas kita hanyalah menjaga Hilya dan memastikan dia tidak hidup kekurangan.


Karena Hilya juga cucuku!" balas pak Suganda tersenyum tipis, bayangan wajah cucunya dari Haris selalu membuatnya bahagia. Tubuh Hilya yang gendut, kulitnya bersih dan wajahnya yang cantik, membuat pak suganda sangat menyayangi balita itu. Sehingga mengkhususkan menggunakan uang dari bisnis halal untuk diberikannya pada Hilya.


Pak Suganda tau semua yang berkaitan dengan kehidupan anak lelakinya, karena pak Suganda memang sengaja menyuruh orang untuk mencari informasi dan memantau dari kejauhan.


"Atur waktu, sebelum ayah berangkat, tolong pastikan pada Dara untuk membawa Hilya bertemu denganku." pak Suganda menatap foto bayi lucu yang ada di ponselnya, Hilya yang tengah tertawa memenuhi layar datar milik pak Suganda.


"Baik ayah, Edward akan usahakan.


"Edward!


Jangan lagi dekati Tika!


Tolong, jangan permainkan dia, berhentilah!


Ayah tidak suka kamu punya rasa benci pada saudara kamu. Jangan teruskan rencana kamu.


Haris sudah mundur, lepaskan Tika!" pak Suganda menatap dalam manik mata Edward yang langsung gelisah.


"Bagaimana ayah tau semuanya?" lirih Edward yang mengusap wajahnya kasar.


"Apa kamu lupa, siapa aku, Ed?


Mudah untukku mengetahui apapun yang berurusan denganku dan anak anakku.

__ADS_1


Ingat, kamu sudah aku anggap anakku sendiri, dan Haris anak kandungku.


Buang jauh jauh niatmu itu.


Senyebalkan Haris dia itu saudara kamu." tekan pak Suganda yang tidak mau anak anaknya terpecah hanya karena hartanya.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


jangan lupa mampir juga di karya aku yang lain.


#Tekanan Dari Mantan Suami (Tamat)


#Cinta dalam ikatan Takdir (ongoing)


#Coretan pena Hawa (ongoing)


#Cinta suamiku untuk wanita lain (ongoing)


#Sekar Arumi (ongoing)


#Wanita kedua (Tamat)


#Kasih sayang yang salah (Tamat)


#Cinta berbalut Nafsu ( ongoing )


New karya :


#Karena warisan Anakku mati di tanganku


#Ayahku lebih memilih wanita Lain


#Saat Cinta Harus Memilih


#Menjadi Gundik Suami Sendiri


Peluk sayang dari jauh, semoga kita senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam setiap langkah yang kita jalani.

__ADS_1


Haturnuhun sudah baca karya karya Hawa dan jangan lupa tinggalkan jejak dengan like, komentar dan love nya ya say ❤️


__ADS_2