Menjadi Gundik Suami Sendiri

Menjadi Gundik Suami Sendiri
episode 55


__ADS_3

"Lalu apa hubungannya pacarnya Tika sama ayah kamu, kok kamu mau menemui dia di rumah ayah kamu itu?" tanya Bu Emi yang tak bisa menahan rasa penasarannya.


"Edward, anak angkat ayah yang diasuh kusus untuk meneruskan bisnis hitamnya." sahut Haris santai, membuat Tika dan Bu Emi langsung ternganga menutup mulut mereka.


"Yang bener kamu, Ris?" Bu Emi sekali lagi ingin memastikan apa yang baru saja dia dengar dari mulut anak lelakinya.


"Iya, Edward memang anak angkat ayah.


Dia sangat terlatih dan terkesan dingin seperti ayah, seolah Edward memang bayangannya ayah.


Dia sangat lihai dalam menjalankan bisnis yang selalu jadi incaran para polisi itu." sahut Haris menjelaskan. Membuat Tika semakin kagum dan memuja Edward. Tak perduli jika bisnis yang dijalani adalah sebuah kejahatan besar, bandar narkoba besar, dan penyelundupan mobil terbesar di Indonesia.


Jadi gak kaget kalau bisnis pak Suganda ada dimana mana. Namun anak anaknya tidak ada yang mau meneruskan bisnis ayahnya, dan lebih suka berusaha sendiri, seperti halnya Tomi, anak pertamanya dari istrinya terdahulu, memilih kerja di kantor milik om nya saat sudah lulus kuliah, dan setelah menikah, Tomi memutuskan untuk tinggal di luar negri meneruskan bisnis mertuanya.


"Wah, Edward itu hebat ya, mas?


Makanya dia itu terlihat dingin dan wajahnya selalu datar, ternyata dia itu jagoan kayak ayah mas Haris." seru Tika yang membuat Haris menatap kesal pada adiknya.


"Iya sih, meskipun bisnisnya gelap dan rawan. Tapi setidaknya dia kaya raya, apalagi sudah dianggap anak sama Suganda, pasti hartanya berlimpah.


Tadi nya mama kira dia cuma anak muda pengangguran, eeh ternyata laki laki tangguh dan kaya. Kamu pinter pilih suami, Tik!


Mama bangga sama kamu!"


Ucap Bu Emi panjang lebar dan membuat Tika semakin sumringah karena dapat dukungan dari mamanya.


Haris tidak ingin ikut komentar, dalam hatinya dongkol, cuma harta yang ada dipikiran mama dan adiknya, meskipun dia juga begitu, tapi tau jalan mana yang harus dipilih. Haris tidak mau terjun ke lembah hitam dari bisnis haram ayahnya.


"Sudah sampai!


Ayo turun, ayah sudah menunggu kita dari tadi.


Itu mobilnya Edward juga ada disini, dia sudah datang!" Haris menatap mama dan adiknya, lalu turun dari mobil dan langsung masuk ke dalam rumah mewah ayahnya.


Edward yang sudah di sidang oleh pak Suganda hanya bisa diam, merutuki kebodohannya, hingga bisa kebobolan dan harus menikahi Tika mau tidak mau.


"Duduklah!


Kita langsung bicarakan pernikahan mereka saja, karena Edward pasti akan bertanggung jawab dengan kehamilan Tika!" pak Suganda langsung bicara ke inti masalahnya.


Agar tidak panjang dan berbelit.


"Tika, apa benar kamu hamil anaknya Edward?"


Pak Suganda menatap lekat ke arah Tika, sedangkan Edward tetap berwajah dingin dan tak ada ekspresi apapun dengan apa yang terjadi.

__ADS_1


"Iya, Om!


Aku sudah test, dan hasilnya positif!" Tika membuka tasnya dan menyerahkan testpack yang sudah ada tanda garis dua yang artinya positif atau hamil.


"Tapi, kalau kalian mau aku test ulang disini juga gak papa kok, kebetulan aku juga bawa testpack yang masih baru, karena kemarin beli lebih dari satu." Tika mulai memainkan sandiwaranya agar lebih meyakinkan kalau dirinya benar benar hamil.


"Lebih baik begitu, bukannya kami gak percaya.


Tapi biar Edward lebih yakin jika kamu tes ulang lagi di sini. Bukan begitu, Ed?" sahut pak Suganda mewakili anak angkatnya.


"Mana baiknya saja, Edward ikut saja apa kata ayah." sahut Edward datar dan melirik Tika hanya sekilas dengan senyuman tipis.


"Baiklah, kalau begitu aku ijin ke kamar mandi dulu.


Permisi!" Tika meninggalkan testpack yang tadi sudah diperlihatkan pada semua orang, agar mereka benar benar percaya kalau dirinya memang hamil.


Tika kembali dengan senyuman tipis dan terlihat jelas wajahnya berbinar dengan testpack yang ada ditangannya, dia serahkan pada Edward.


"Ini, mas hasilnya. Tetap positif lagi.


Itu artinya aku benar benar hamil anak kamu!" Tika tersenyum bahagia, sedangkan Edward nampak biasa saja.


"Baiklah, karena Edward anakku, aku akan memutuskan pernikahan kalian dia Minggu lagi.


Gimana, Ed?" pak Suganda menatap ke arah Edward.


"Edward tidak bisa menolak perintah ayah.


Edward serahkan semuanya pada ayah, gimana baiknya!


Karena satu Minggu kedepan akan ada banyak barang masuk, Edward sibuk mengurusi itu!


Dan Mr Kiyoshi minta dikirim barang sebanyak dua milyar, Edward harus turun tangan sendiri, karena jika diserahkan sama orang lain akan bahaya.


Edward akan kirim bertahap tiga sampai empat kali seperti biasa!" sahut Edward datar.


"Baiklah, ayah paham.


Ayah percaya kamu bisa mengatasinya.


Urusan pernikahan kalian biar orang orang ayah yang mengaturnya.


Ayah akan hadiahkan rumah mewah buat kalian, di perumahan elit Nirwana seharga lima milyar, dan sertifikat atas nama Edward!" pak Suganda memberikan hadiah mewah untuk Edward karena sudah bekerja keras selama ini untuk dirinya.


Bu Emi dan Tika saling menoleh, rumah lima milyar membuat mereka terpana dan Tika menjerit bahagia di dalam hatinya, setelah ini hidupnya akan berubah jadi ratu.

__ADS_1


"Haris, ayah sudah kirimkan sejumlah uang ke rekening kamu, penuhi apapun yang dibutuhkan adikmu untuk persiapan pernikahannya.


Untuk seserahan, biar nanti Tika belanja sama Leoni." Pak Suganda menatap Haris dan sama sekali tak mengajak bicara bu Emi.


"Iya, ayah. Terimakasih!


Kalau semua sudah cukup, kami pamit pulang dulu.


Dan kamu Edward, hati hati. Aku merasa cemas terjadi sesuatu sama kamu, lebih baik kamu meminta anak buahmu saja yang membawa barang itu. Entahlah, firasat ku tiba-tiba gak enak!" Haris menatap lekat ke arah Edward. Dan laki laki itu nampak tersenyum tipis ke arah Haris. Ada perasaan hangat yang menjalari hatinya, baru kali ini ada orang lain yang perduli dengan hidupnya selain pak Suganda. Haris benar benar sudah berubah.


☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️


jangan lupa mampir juga di karya aku yang lain.


#Tekanan Dari Mantan Suami (Tamat)


#Cinta dalam ikatan Takdir (Tamat)


#Coretan pena Hawa (Tamat)


#Cinta suamiku untuk wanita lain (Tamat)


#Sekar Arumi (Tamat)


#Wanita kedua (Tamat)


#Kasih sayang yang salah (Tamat)


#Cinta berbalut Nafsu ( Tamat )


#Karena warisan Anakku mati di tanganku (Tamat)


#Ayahku lebih memilih wanita Lain (Tamat)


#Saat Cinta Harus Memilih ( Tamat)


#Menjadi Gundik Suami Sendiri [ On going ]


#Bidadari Salju [ On going ]


#Wanita Sebatang Kara { New karya }


Peluk sayang dari jauh, semoga kita senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam setiap langkah yang kita jalani.


Haturnuhun sudah baca karya karya Hawa dan jangan lupa tinggalkan jejak dengan like, komentar dan love nya ya say ❤️

__ADS_1


__ADS_2