
"Iya, mbak.
Mas Rangga suka sama mbak Dara sejak pertama ketemu, tapi waktu itu mbak masih jadi istrinya Haris.
Dan setelah mbak Dara resmi cerai, mas Rangga berani jujur ke aku, tapi belum punya keberanian untuk mengutarakan sama mbak Dara, takut ditolak katanya." sahut Riani yang bicara apa adanya, Riani ingin Dara segera tau isi perasaan kakaknya, dan berharap mereka juga punya perasaan yang sama dan akhirnya saling menerima dan menikah.
"Entahlah, aku bingung!
Rumah tanggaku yang dulu begitu menyisakan kepedihan yang mendalam buatku.
Aku masih belum bisa percaya dan membuka hati untuk laki laki lain saat ini.
Aku tau, mas Rangga orang yang baik.
Tapi aku belum begitu tau dan baru saja mengenalnya." sahut Dara mengutarakan isi hatinya.
"Aku paham apa yang mbak Dara rasakan, tapi jangan larut dengan kesedihan masa lalu. Karena tidak semua laki laki itu seperti mantan suami mbak.
Aku akan mempertanggungjawabkan apa yang aku ucapkan bila kakakku bersikap burukmu padamu, mbak!
Coba bukalah sedikit hati mbak Dara, untuk mas Rangga!
Berilah kesempatan untuk kakakku menjadi orang yang akan melindungi mbak sama Hilya." balas Riani panjang lebar, menyentuh lembut punggung tangan Dara.
"Insyaallah, aku gak bisa janji, dek!
Biarkan semua berjalan mengalir apa adanya.
Kalau memang kami berjodoh, insyaallah akan ada jalan untuk kami bersama." sahut Dara santai dan menatap lekat pada wajah cantik Riani.
"Terimakasih, mbak!
Aku akan selalu berdoa yang terbaik, karena sangat berharap mbak Dara bisa bersama dengan kakakku." sahut Riani tersenyum manis.
"Oh iya, gimana apa mas Haris masih sering mengganggu kamu?" tanya Dara pada Riani.
"Enggak mbk, kan aku sudah tidak lagi kerja disana. Karena Tomi gak mau Haris jadi semakin nekad. Setelah jadi istri Tomi, aku murni jadi ibu rumah tangga yang hanya dirumah saja.
Kami sudah tinggal dirumah sendiri dan Alhamdulillah sudah bahagia dan tenang tanpa ada gangguan dari mas Haris.
Dan terakhir yang aku dengar dari Tomi, Haris juga sudah keluar dari perusahaan.
Sepertinya dia mengurus bisnis ayah kandungnya!" sahut Riani panjang lebar, dan membuat Dara mengangguk, berpikir tentang seperti apa ayah kandung mantan suaminya itu.
"Kamu tau nggak, usaha apa yang digeluti ayahnya mas Haris?
__ADS_1
Kenapa ya, aku kok ngerasa ada yang aneh gitu.
Perasaan ku seperti gak enak gitu."
"Kata Tomi sih, bisnis ayahnya Haris kayak yang gak beres gitu, jual beli kendaraan curian.
Karena sorumnya juga sudah terkenal dan sudah jadi langganan bagi para penjahat. Disana juga sangat banyak premannya.
Tapi sepertinya dia sangat berkuasa, buktinya selalu bisa lolos dari tangkapan polisi." sahut Riani yang mengatakan apa yang dia tau dari Tomi.
"Oh pantesan. Entahlah, sejak kamu resmi bercerai tak sekalipun aku bertemu dengannya.
Aku menolak dia memberikan nafkah buat Hilya, karena hari ini merasa ragu dan cemas. Ternyata keputusan ku sudah benar. Untung Hilya tidak menerima uang dari ayahnya." Dara menatap kosong dan terlihat menghembuskan nafasnya kasar.
"Sudahlah, kenapa juga kita ngomongin mas Haris. Biarkan saja dia dengan pilihan hidupnya.
Yang penting dia sudah tidak lagi mengganggu hidup kita." sambung Dara yang diiringi tawa renyah Riani.
"Oh iya, besok kan hari minggu, yuk kita ngemall, cuci mata. Ajak juga mbak Dina dan mbak Sintia biar seru rame rame!" Riani memberi usul dan langsung disambut antusias oleh Dara.
"Tapi aku ajak Hilya ya, biar dia seneng.
Lagian kasihan ibuku, biar istirahat juga." sahut Dara.
"Ide bagus, Hilya juga anaknya pinter gak pernah rewel, ajak saja, kan bisa dinaikkan troli. Pasti anaknya suka." sahut Riani yang tak kalah antusias.
Atau lebih baik kita bikin grup saja ya, buat kita berempat, jadi enak bisa langsung terkoneksi semuanya."
"Boleh, itu ude bagus.
Biar kita bisa tpi bareng." sahut Dara yang menyetujui ide Riani.
Akhirnya Riani membuat grup yang diisi Dirinya, Dara, Dina, dan Sintia. Riani memberi nama grup dengan sebutan grup Bestii.
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
Sedangkan dilain tempat, Haris yang sudah menggeluti bisnis haram ayahnya semakin terlihat angkuh dan bersikap sok berkuasa.
Pak Suganda begitu bangga dengan sikap arogan anaknya, karena itulah yang ia inginkan dari Haris.
Haris yang sudah mulai menguasai akhirnya dengan pasti menggantikan posisi ayahnya secara utuh. Jangan ditanya berapa kekayaan yang Haris punya, sikap angkuh dan suka main wanitanya semakin menjadi jadi.
Hampir tiap hari dia berganti ganti perempuan yang dia inginkan hanya untuk bersenang-senang.
Edward yang dari awal tidak menyukai Haris, masih menyimpan dendam dan mencari celah untuk menjatuhkan Haris.
__ADS_1
Dan ada beberapa anak buah yang memang tidak menyukai cara Haris memimpin sehingga mendukung Edward untuk menghancurkan Haris.
"Kapan bos Edward bergerak?
Kami sudah muak dengan gaya Haris, sombong dan semakin bersikap semaunya." Bandi salah satu anak buah setia pak Suganda yang menyimpan dendam pada Haris.
"Sebentar lagi, tunggu bos besar keluar negri!
Kita akan habisi manusia picik itu!" sahut Edward dingin dengan seringai mengerikan.
"Bos besar mau keluar negri?
Kapan itu bos?" sahut Bandi yang sudah tak sabar ingin segera membalaskan sakit hatinya pada Haris.
"Satu minggu lagi, sepertinya bos akan lama di Singapura, jadi kita punya waktu banyak untuk memberi pelajaran pada si Haris itu. Kalian tenang saja, hanya perlu bersabar sebentar lagi." balas Edward dingin.
☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️☘️
jangan lupa mampir juga di karya aku yang lain.
#Tekanan Dari Mantan Suami (Tamat)
#Cinta dalam ikatan Takdir (ongoing)
#Coretan pena Hawa (ongoing)
#Cinta suamiku untuk wanita lain (ongoing)
#Sekar Arumi (ongoing)
#Wanita kedua (Tamat)
#Kasih sayang yang salah (Tamat)
#Cinta berbalut Nafsu ( ongoing )
New karya :
#Karena warisan Anakku mati di tanganku
#Ayahku lebih memilih wanita Lain
#Saat Cinta Harus Memilih
#Menjadi Gundik Suami Sendiri
__ADS_1
Peluk sayang dari jauh, semoga kita senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan dalam setiap langkah yang kita jalani.
Haturnuhun sudah baca karya karya Hawa dan jangan lupa tinggalkan jejak dengan like, komentar dan love nya ya say ❤️