
Di dalam mobil saat ini hanif diam dan tidak menjawab saat danil bertanya dan membuat danil pusing memikirkan bagaimana membuat hanif jangan marah.
Tiga puluh menit kemudian mobil sampai di rumah mamah rosa,hanif langsung keluar tanpa menghiraukan danil.
''Assamualaikum.....'' salam hanif saat masuk kedalam rumah.
''Waalaikumsallam.....'' jawab kompak ibu rosa dan kedua anaknya hanif.
''Gimana hasilnya sayang?? '' ucap ibu rossa.
''Hanif hamil ibu, usianya sekarang sepuluh minggu. '' ucap hanif sambil terdiam karena danil menghampirinya.
''Alhamdulillah....ibu senang dengarnya, janinnya baik baik yah, ibu akan bantu mengurus semuanya. '' ucap ibu rosa dan hanif mengangguk.
''Danil, kamu harus jaga istri, dua anak kamu dan calon anak kamu yah, jangan buat istri kamu menangis, ibu hamil mood nya gak menentu. '' ucap ibu rossa dan danil mengangguk tersenyum.
''Papah, pengen beli eskrim. '' ucap sauqy.
''Fiya juga appaah...'' ucap fiya.
Danil langsung membawa kedua anak nya menuju minimarket.
''Kamu harus menerima janin di kandungan kamu sayang, semua ini rezeki dari allah, percayalah semu terbaik untuk kamu. '' ucap ibu rossa.
''Iya ibu, insya allah hanif menerima nya. '' ucap hanif.
''Ayah sama bunda kamu udah pulang apa masih travelling?? '' ucap ibu rossa.
''Udah pulang bu, tadi pagi sebelum hanif pergi. '' ucap hanif.
Hanif dan ibu mertuanya mengobrol ringan dan hanif terus bertanya tentang kehamilan, ibu rosa terus menjelaskan ke hanif dan hanif menerima semua nya.
''Mamah bukain eskrim nya. '' ucap sauqy saat masuk menghampiri hanif.
''Kenapa beli yang gini eskrimnya?? '' ucap hanif saat membuka eskrimnya.
''Pengen ini ajah. '' ucap sauqy yang langsung memakan eksrimnya.
''Kaka mau punya lagi adee ga?? '' ucap ibu rosa pada sauqy yang sedang memakan eskrimnya.
__ADS_1
''Mau omah, tapi pengen cowo gak mau cewe kaya fiya lagi. '' ucap sauqy.
''Kenapa ga mau cewe lagi kak?? '' ucap hanif.
''Gak ada temen mamah, dede fiya ngajaknya main boneka ajah, mending adee cowo kan, bisa di ajak main mobil mobilan. '' ucap sauqy dan hanif hanya senyum menjawabnya.
''Sayang, mau pulang sekarang apa nginep?? '' ucap danil yang duduk di samping hanif sambil memangku fiya.
''Pulang ajah ayah, mau main mainan dari omah sama opah. '' ucap sauqy.
Danil langsung pamit pada ibu nya di ikuti hanif dan kedua anaknya.
Hanif terus diam dan tidak berbicara sepanjang perjalanan, anak anak di belakang tertidur dan menambah keheningan di dalam mobil.
Satu jam kemudian mobil sampai di kediaman rumah hanif.
''Biar anak anak mas yang bawa, kamu masak duluan yah sayang. '' ucap danil.
''Aku gendong fiya aja mas. '' ucap hanif sambil memangku fiya dan danil tidak berkomentar.
Hanif membawa fiya ke kamarnya dan danil membawa ke kamar sauqy
Hanif masuk kedalam kamar dan danil langsung menghampirinya.
''Pliisss.....jangan dieum gini yah, percayalah sama mas sayang, mas ga ada hubungan apapun dengan wanita itu, dia dulu teman satu kampus dan dia yang ngejar ngejar mas, tapi beneran mas ga pernah merespon nya dan mas hanya mencintai kamu, percayalah hanya kamu wanita yang ada di hati mas, mas udah membatalkan kontrak dengan perusahaan ayah nya, mas ga mau masa lalu masuk ke kehidupan mas sekarang. '' ucap danil sambil memeluk erat tubuh hanif.
Hanif langsung menangis dalam pelukan suaminya, dia takut akan kehilangan dan hanif belum siap ada wanita lain di kehidupan rumah tangganya.
''Perlu kamu ketahui sayang, mencari kenyamanan itu bukan perkara yang mudah, kenyamanan itu sulit untuk dicari dan tidak sembarang orang memberinya, kamu sayang yang sudah berhasil membuat mas nyaman, mas harap kenyamanan ini tidak hanya sesaat, mas ingin kita selalu saling menguatkan, tetaplah percaya pada mas, tetaplah disisi mas jangan pernah beranjak, i love you hanifah anandina, bidadari surga mas, ibu terbaik untuk anak anak mas, kita jalani rumah tangga ini agar kita bisa menuju surga bersama sama. '' ucap danil.
Hanif terus menangis di pelukan danil dan mengencangkan pelukannya.
''Udah sayangnya mas jangan nangis yah, kita harus saling percaya agar rumah tangga kita kelak langgeng, percaya pada suamimu ini. '' ucap danil sambil melepas pelukan hanif, membuka cadarnya dan mencium kening hanif.
''Ya allah, apa ini rasanya mencintai selainmu secara berlebihan, sakit melihat kejadian tadi, apa ini rasa cemburu yang di rasakan setiap wanita yang melihat pasangannya dipeluk wanita lain, ya allah maafkan hambamu ini yang terlalu berlebihan dan terlalu dalam mencintai laki laki. '' ucap hanif dalam hatinya.
Danil tersenyum melihat hanif yang menatapnya dan danil merasakan cinta yang tulus dari sorot mata hanif.
''Ayo duduk dulu, mas mau ambilkan air minum buat kamu yah. '' ucap danil sambil membawa hanif ke arah sofa dan mendudukannya.
__ADS_1
Hanif duduk dan bersandar pada sofa sambil menatap langit langit di dalam kamarnya.
Bunda mengetuk kamar hanif dan masuk setelah hanif mempersilahkannya.
''Sayang, kamu baik baik ajah kan?? '' ucap bunda yang duduk di samping hanif dan bersamaan dengan danil memberikan air minum untuk hanif.
''Hanif baik baik ajah bunda. '' ucap hanif setelah meminum air yang di berikan oleh danil.
''Syukurlah kalau kamu baik baik ajah, bunda kira kamu kenapa kenapa. '' ucap bunda sambil mengelus kepala hanif.
''Hanif hamil lagi bunda dan sekarang usia janinnya sepuluh minggu. '' ucap hanif.
''Alhamdulilalh, kamu masih di percaya oleh allah untuk di beri keturunan, terimalah dan jaga calon anak kamu, bunda ada untuk kamu buat menjaga nya. '' ucap bunda.
''Hanif hanya takut ajah, sauqy sama fiya masih pada kecil, mereka masih memerlukan kasih sayang, kalau hanif melahirkan kembali, kasih sayang hanif akan terbagi oleh adiknya yang baru hanif lahirkan. '' ucap hanif dan membuat bunda tersenyum.
''Percayalah, kasih sayang seorang ibu tidak akan pernah terbagi, kamu seorang ibu yang hebat dan bunda bangga sama kamu, terimalah calon baby kamu, ada bunda, ayah, ibu mertua kamu dan pasti nya suami kamu, kami akan menyayangi sauqy dan fiya saat kamu sibuk dengan bayi yang baru kamu lahirkan. '' ucap bunda.
''Hanif takut kejadian dulu saat fiya bayi, hanif sibuk dengan fiya dan sauqy jadi murung bunda, itu yang hanif takutkan. '' ucap hanif.
''Percayalah sayang, bunda akan menggantikan kamu menjaga sauqy dan fiya, terima yah. '' ucap bunda.
''Iya bunda, hanif menerima kehamilan ini, karena ini adalah titipan dari allah dan hanif di percaya kembali untuk menjaga nya. '' ucap hanif.
Danil tersenyum dengan jawaban hanif dan danil merasa lega karena hanif bisa menerimanya.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.............