MENUJU SURGAMU

MENUJU SURGAMU
Eps 16


__ADS_3

Semenjak bertemu dengan aldo tanpa sengaja, hanif dan kedua anaknya tidak pernah keluar rumah dan hanif merencanakan untuk pindah ke kompleknya yang dahulu dihuni sebelum menikah dengan danil.


Linda mempersiapkan semuanya dan kedua anak hanif begitu senang, karena mereka mengira hanif akan membawa mereka untuk jalan jalan.


''Nona semua koper sudah masuk bagasi, apa kita akan berangkat sekarang?? '' ucap linda.


''Iya linda, kita berangkat sekarang. '' ucap hanif.


Hanif menuntun fiya dan sauqy berjalan sendiri menuju mobilnya.


Bibi yang membantu hanif di desa pun, di bawa oleh hanif karena hanif sudah nyaman dengan bibi.


Dua jam kemudian mobil sampai di halaman rumah hanif, sauqy keluar dari mobil dan fiya di gendong hanif karena tertidur pulas.


''Lebih baik kalian istirahat, besok ajah bongkar koper dan barang nya. '' ucap hanif sambil membawa fiya masuk kedalam rumah.


Hanif menuju lantai dua di ikuti sauqy dari belakang.


''Mamah ini rumah siapa?? '' ucap sauqy sambil melihat kesetiap sudut kamar hanif.


''Ini rumah yang dulu kita tempati kaka, saat kaka masih sangat kecil dan adee juga belum lahir. '' ucap hanif.


''Kaka ga ingat mamah. '' ucap sauqy dan hanif tersenyum.


''Ayo, mamah tunjukan kamar kamu sayang. '' ucap hanif dan sauqy menerima uluran tangan hanif.


Hanif membawa sauqy ke kamarnya yang dahulu pernah danil siapkan, namun danil memilih membeli rumah yang lebih besar, karena danil ingin membuat keluarganya nyaman.


''Kaka gosok gigi, cuci muka dan ganti pakaiannya yah, jangan main game dan harus langsung tidur. '' ucap hanif dan sauqy langsung mematuhinya dan melaksanakan semua perintah hanif.


Hanif keluar kamar dan menuju kamarnya, fiya tidur pulas dan terus mengigau memanggil danil.


''Sayang, kamu kangen papah yah, sampe kebawa mimpi ketemu papah. '' ucap hanif saat mendengarkan fiya mengigau.


''Ko badan fiya panas sekali. '' ucap hanif saat memegang tubuh fiya.


Hanif langsung mencari kompresan yang di tempel di kening dan menempelkannya pada kening fiya.


''Ada apa ini ya allah, jangan sampai fiya kenapa kenapa itu akan membuat hamba takut. '' ucap hanif.


Hanif mencari obat penurun panas untuk di berikan pada fiya, setelah menemukan obatnya hanif langsung memberikan obatnya pada fiya dengan menggunakan sendok takar.


Hanif terjaga sepanjang malam karena suhu tubuh fiya naik turun terus.


Karena kelelahan dan tak kuasa menahan kantuknya, hanif tertidur di samping fiya.


Tepat pukul lima pagi hanif terbangun karena merasakn sentuhan di pipinya.


''Mamah, fiya mau ketemu papah....hiks..hiks...'' ucap fiya sambil menangis.

__ADS_1


Hanif langsung memeluk fiya erat dan mengusap punggung fiya.


''Mamah sholat dulu yah, baru mamah akan membawa fiya ketemu papah. '' ucap hanif dan fiya mengagguk.


Hanif menuju kamar mandi untuk melaksanakan sholat subuh, sauqy membuka pintu kamar saat hanif sedang sholat.


''Adee sakit, wajah ade pucat banget. '' ucap sauqy.


Fiya mengangguk dan menangis, sauqy langsung memeluk adiknya dan mengusap kepala fiya, tapi fiya tetap menangis.


Setelah selesai sholat nya, hanif turun ke lantai satu dan meminta linda menyiapkan mobil, karena hanif akan membawa fiya ke rumah sakit.


''Kaka mandi sana dan ganti pakaiannya yah. '' ucap hanif saat masuk kedalam kamar dan menghampiri anak anaknya.


Sauqy langsung keluar kamar dan hanif langsung mengganti pakaian fiya.


''Fiya Mau ketemu papah, mamah fiya mau papah. '' ucap fiya sambil terus menangis.


''Ssstttt.....anak mamah jangan nangis yah, mamah akan bawa fiya ketemu papah, tapi kita periksa fiya dulu ke dokter yah dan mamah janji akan bawa fiya ketemu sama papah. '' ucap hanif dan fiya mengangguk.


Hanif mengganti pakaiannya dan langsung menggendong fiya untuk segera turun ke lantai satu, sauqy langsung mengejar hanif sampai kehalaman depan.


''Kaka di rumah ajah yah, mamah mau bawa adee ke dokter dulu, ada bibi yang nemenin kaka. '' ucap hanif.


''Kaka mau ikut nganterin adee periksa mamah, kaka ikut yah. '' ucap sauqy.


''Jangan yah sayang kamu sama bibi, nanti mamah jemput kamu kalau sudah selesai periksa adee. '' ucap hanif dan sauqy mengangguk.


Sauqy masuk kedalam rumah dan masuk ke kamar hanif, sauqy melihat handphone hanif di atas meja, sauqy langsung membuka handphone hanif dan mengaktifkannya.


''Apa ini nomer papah. '' ucap sauqy saat melihat nomer kontak danil memakai fotonya dan fiya.


Sauqy langsung menekan tombol hijau dan menelphone nomer danil.


Danil yang baru terlelap pun tidak mendengar panggilan telphonenya, ibu rosa yang sedang membawa cucian kotor di dalam kamar danil pun mendengar handphone danil berdering langsung melihatnya dan kaget melihat nama penelphone nya.


Saat ibu rosa mengangkatnya, panggilan di handphone nya sudah terputus.


Ibu rosa langsung menelphone balik nomer hanif dan sauqy langsung menjawabnya.


''Assalamualikum papah....'' ucap sauqy dan mamah rosa langsung menangis.


''Walaikumsallam cucu omah, kamu dimana sekarang sayang, kasih tau omah. '' ucap ibu rosa.


''Kaka lagi di rumah omah, mana papah omah, kaka mau bicara sama papah. '' ucap sauqy.


''Papah kamu masih tidur sayang, bicara ke omah sekarang yah, ada apa sayang?? '' ucap ibu rosa.


''Mamah pergi ke dokter sama adee omah, adee sakit, tapi kaka ga di ajak dan di suruh nunggu di rumah, bilang sama papah suruh jemput kaka yah, kaka mau ketemu adee omah. '' ucap sauqy dan membuat ibu rosa kaget.

__ADS_1


''Ya allah, yaudah tunggu yah sayang, omah bangunkan papah kamu dulu. '' ucap ibu rosa dan sauqy mengiyakannya.


Ibu rosa langsung membangunkan danil.


''Danil bangun cepat, sauqy menelphone ini. '' ucap ibu rosa dan danil langsung terbangun.


''Sauqy, mana sauqy mamah. '' ucap danil.


''Ini di telphone, cepat bicara kamu. '' ucap ibu rosa memberikan handphone nya pada danil.


''Halo kaka, kamu dimana sayang?? '' ucap danil.


''Papah, kaka mau ketemu adee papah, mamah bawa adee ke dokter tapi kaka ga boleh ikut, papah kesini yah jemput kaka. '' ucap sauqy sambil menangis.


''Sayang, kamu jangan nangis, bilang ke papah kamu sekarang dimana, papah akan jemput kamu. '' ucap danil.


''Kaka ga tau ini dimana, tapi semalam mamah bilang, kalau rumah ini tuuh, rumah yang dulu pernah jadi tempat tinggal kaka sama papah pas adee belum lahir. '' ucap sauqy dan danil langsung tau dimana sauqy saat ini.


''Oke sayang, papah jemput kamu sekarang yah, kamu disitu jangan kemana kemana dan pegang handphonennya yah. '' ucap danil.


''Baik papah, kesini cepat papah. '' ucap sauqy dan danil langsung menutup telphonennya.


Danil langsung menuju kamar mandi untuk segera bersiap menjemput sauqy.


Dua puluh menit kemudian danil sudah siap dan segera turun ke lantai satu.


''Danil, ibu ikut kamu yah. '' ucap ibu rosa dan danil langsung mengangguk.


Danil langsung menjalankan mobilnya menuju komplek perumahan yang dulu pernah di tempatinya dengan hanif.


Satu jam kemudian danil sampai dan langsung masuk kedalam rumah, ibu rosa hanya geleng geleng kepala melihatnya.


Sauqy sedang di suapi makan oleh bibi dan sauqy terus memainkan handphone hanif.


''Sauqy sayang......'' ucap danil saat melihat putra nya sedang duduk.


''Papah......'' ucap sauqy saat melihat danil dan langsung berlari menghampirinya.


.


.



.


.


.

__ADS_1


.


..........


__ADS_2