
Enam bulan kemudian.....
Kandungan hanif saat ini memasuki usia tujuh bulan dan risa delapan bulan, baby yang di lahirkan anisa berjenis kelamin laki laki dan untuk hanif dan risa tidak menanyakan jenis kelamin babby yang ada dalam kandungannya.
Hanif sekarang mengurangi jam kantornya dan akan ke kantor saat ada meeting dan pengesahan sajah, kehamilan hanif saat ini begitu membuat hanif serba salah, karena baby dalam kandungannya membuat hanif mabuk dan slalu mual mual.
Namun hanif selalu menikmatinya dan menerima semuanya.
''Hai sayang....'' ucap danil saat menghampiri hanif yang sedang duduk di sofa sambil melihat fiya, dira dan sauqy sedang bermain.
''Mas danil, dikira aku siapa. '' jawab hanif.
''Kamu melamun ajah deh, mas ucap salam tadi pas masuk dan gak di jawab. '' ucap danil.
''Mas danil udah makan belum, mau aku siapkan makanan nya gak?? '' tanya hanif.
''Gak usah sayang, mas bisa ngambil sendiri kaalu mau makan, kamu duduk ajah yah. '' jawab danil.
Hanif tersenyum dan danil mencium kening hanif, danil gak menyangka kehamilan hanif saat ini berbeda, karena perut hanif terlihat membuncit dan besar, berbeda dengan dua kehamilan hanif sebelumnya.
''Mas stop jangan mengelus terus perut aku, geli loh mas lama kelamaan. '' ucap hanif saat danil terus mengelus perutnya hanif.
''Lucu sayang perut kamu terlihat sangat membuncit dan mas baru merasakannya, padahal ini baru menginjak tujuh bulan, makanya mas senang memegang nya loh sayang, apalagi saat gerak gerak. '' ucap danil dan hanif hanya tersenyum.
''Udah sana mandi dulu, aku siapkan makan yah buat kamu mas. '' ucap hanif dan danil langsung menuju kamarnya.
Hanif membawa dira saat dira ingin di gendong dan membawa dira ke dapur.
Dira di turunkan hanif saat hanif menyajikan makanan di meja makan dan dira terus berceloteh meminta di gendong, hanif hanya tersenyum melihat dira yang terus merajuk padanya.
Danil menghampiri dan danil langsung menggendong dira dan hanif memanggil fiya dan sauqy untuk makan bersama dengan danil dan hanif.
''Ayo kak sauqy sama kak fiya duduk yah, mamah siapkan makannya. '' ucap hanif saat sauqy dan fiya menghampirinya.
Hanif menyiapkan makanan untuk semuanya dan membawa kursi untuk diduduki dira.
Danil langsung memakan makanan yang di siapkan hanif begitu juga dengan kedua anaknya, dira di suapi oleh hanif dan seperti kedua kakanya, dira begitu lahap dengan makannya.
''Besok siang mas ada acara makan siang di luar kantor, kamu susul yah ke tempat mas, kita akan belanja kebutuhan calon bayi kita, mas mau semua nya baru untuk calon baby kita yang sekarang. '' ucap danil.
__ADS_1
''Gak mau mas, barang barang dira masih bagus dan masih ada yang belum terpakai juga dan lagi kan warna nya netral mas, bisa di pakai baby perempuan dan babby laki laki. '' ucap hanif dan danil hanya mengangguk dan mengikuti keinginan istrinya.
Bunda dan ayah sedang melaksanakan ibadah umroh ke tanah suci mekkah dan akan kembali minggu depan.
''Mas besok aku mau pergi sama risa, mas nanti jemput yah di tempat makan. '' ucap hanif dan danil mengangguk.
''Ingat kamu harus jaga diri yah sayang, kehamilan kamu saat ini berbeda dengan yang sebelumnya, perut kamu terlihat sangat buncit sekarang, mas takut kenapa kenapa kalau kamu jalan jalan keluar rumah jauh jauh. '' ucap danil dan hanif hanya mengangguk.
Malam ini terasa sunyi karena fiya dan dira sudah tertidur lebih awal, sauqy sedang dengan danil mengerjakan tugas sekolah sauqy.
Di kediaman alatif saat ini....
Risa sedang duduk dengan kalandra yang sedang bermain dengan mainannya.
Alatif sedang dalam perjalanan pulang dan sedang membeli makanan yang di inginkan oleh risa.
''Ibu besok omah sama opah pulang kan kerumah apa masih menginap di rumah dede rasya?? '' tanya kalandra saat risa sedang duduk di sampingnya.
''Ga tau kak, ibu belum nanya ke omah, udah gak apa apa omah belum pulang juga, kan ada ibu di rumah juga dan kaka juga kan selalu di turuti kan kemauannya. '' jawab risa dan kalandra mengangguk.
''Kaka udah malam kenapa belum tidur?? '' ucap alatif saat menghampiri risa dan kalandra.
''Kaka belum ngantuk ayah terus omah sama opah belum pulang masih di rumah dede rasya jadi ajah kaka ga bisa tidur. '' jawab kalandra.
Alatif membawa kalandra ke kamar untuk di tidurkan dan risa menyiapkan makanan untuk alatif makan malam.
''Ahirnya makanan ini aku dapatkan, martabak manis rasa keju kismis. '' ucap risa saat membuka makanan pesanannya.
''Dimakan bukan di ajak ngobrol martabaknya. '' ucap alatif saat menghampiri risa di meja makan.
''Makasih yah mas alatif, udah membelikan makanannya untuk aku. '' ucap risa dan alatif mengangguk.
Alatif langsung memakan makanan yang di siapkan risa dan risa memakan martabaknya.
''Mas, besok aku mau ketemu sama mba hanif terus mau memilih pakaian di toko mba hanif, boleh gak?? '' tanya risa.
''Iya boleh, toko milik hanif kan kualitasnya bagus bagus dan harganya gak mahal, tapi ingat jangan kecapean yaj kamunya, nanti mas susul kalau kerjaan udah selesai juga di kantor. '' jawab alatif.
''Iya mas sekalian jemput aku yah, aku juga mau bawa kalandra, karena mba hanif juga mau bawa anak anaknya juga mas. '' ucap risa.
''Iya risa sok ajah, lagian hanif selalu membawa pengawal setiap dia pergi, jadi aman. '' ucap alatif.
Setelah makan malam selesai alatif masuk ke ruang kerjanya dan risa merapihkan meja makannya.
Pagi hari menjelang.....
__ADS_1
Risa menyiapkan sarapan untuk alatif dan kalandra dan menatanya di meja makan.
Perut risa terlihat membuncit dan besar karena saat ini usia kandungan risa memasuki bulan ke delapan.
''Risa kamu duduk dan makan, biarkan bibi yang mengerjakan semuanya, lihat perut kamu sudah besar gitu. '' ucap alatif.
''Gak apa apa mas, malahan kalau hamil sudah besar gini harus banyak gerak bukan diam ajah. '' jawab risa.
''Terserah kamu ajah dan kalau kamu kenaapa kenapa jangan salahkan saya. '' ucap alatif.
''Sayang nanti kaka ikut dengan ibu dan jangan nakal yah, harus selalu nurut sama ibu. '' ucap alatif pada kalandra.
''Iya ayah, kaka janji gak akan nakal dan akan nurut sama ibu risa. '' jawab kalandra dan alatif mengacungkan jempolnya.
''Kartu sudah di isi sama saya dan pakailah untuk membeli kebutuhan kamu, calon bayi kita dan belikan untuk kalandra juga jangan sampai terlewat. '' ucap alatif.
''Siap mas alatif, makasih yah. '' jawab risa dan alatif mengangguk.
Di kediaman hanif saat ini....
Hanif sedang menyiapkan sauqy yang akan berangkat sekolah, fiya dan dira sudah mandi dan cantik, hanya tinggal sauqy yang belum selesai.
''Kak nanti kaka susul mamah ke toko yah pas pulang sekolah, mamah sudah bilang ke mba linda untuk antarkan kaka ke mall yang nanti mamah dan adik nya kaka singgahi, pakaian ganti nanti mamah siapkan juga kalau kaka sampai jadi tinggal mengganti ajah. '' ucap hanif saat sauqy sedang memakai sepatunya.
''Oke mamah, nanti kaka pengen main permainan juga yah di mall. '' jawab sauqy dan hanif mengangguk.
''Ayo kita sarapan dulu, papah sama fiya sudah menunggu di bawah. '' ucap hanif dan sauqy langsung mengikuti hanif.
.
.
.
.
.
.
.
............
__ADS_1