
Satu minggu kemudian.....
Risa saat ini sedang bingung, karena hari ini adalah jatuh tempo yang alatif berikan dan besok dia harus menyerahkan uang seratus juta atau dia harus menikah kontrak dengan alatif dengan waktu tiga tahun bahkan lebih.
''Gimana ini, hari ini hari terahir perjanjiannya dan aku hanya punya uang tiga puluh juta dan masih kurang tujuh puluh juta lagi, kalau gini jadinya aku keluar kandang buaya dan masuk kandang gorila deh jadinya, ya allah kasih jalan pada hambamu ini. ' ucap risa dan pas dengan suara ketukan di pintu rukonya, padahal rukonya hari ini tutup.
Saat risa membuka pintunya, ternyata alatif dan sekertaris pribadinya yang datang.
''Mau apa kalian kremari?? '' ucap risa fdan membuat alatif langsung menatap takam pada risa.
''Kamu lupa yah wanita bar bar, kalau hari ini adalah jatuh tempo kamu bayar hutangnya dan kalau gak ada atau gak terkumpul uangnya dan sangat terpaksa sekali, kamu tiga tahun terikat kontrak pernikahan atau kamu akan saya laporkan atas penyelundupan uang. '' ucap alatif.
''Bisa gak aku minta waktu satu minggu lagi tuan. '' ucap risa dan membuat alatif melotot.
''Kamu membantah yah dan kamu tau kan akibatnya apa wanita bar bar. '' ucap alatif dan risa langsung menunduk.
''Yasudah saya terima kontrak pernikahannya dan gak usah menunggu besok tuan, biar gak ribet dan membuat tuan harus bolak balik lagi kesini untuk menagih hutangnya kesaya, mana syarat syaratnya tuan biar saya siapkan. '' ucap risa dan membuat alatif kaget karena risa tidak ada takutnya dan malah menantang.
''Gak ada takutnya kamu yah cewe bar bar, siapkan bobbi persyaratannya sekarang. '' ucap alatif dan bobi langsung mengurus semuanya.
Alatif langsung duduk di kursi di dalam ruko milik risa.
''Tuan mau apa masuk dan main duduk ajah, sana nunggunya di luar dong. '' ucap risa dan membuat alatif langsung menyeringai.
''Kamu lupa ini ruko milik siapa dan siapa yang memodali kamu yah, sana buatkan saya minuman dan jangan banyak tanya lagi, sekalian sambil nunggu bobi memnyiapkan surat surat untuk pernikahannya. '' ucap alatif dan risa langsung kedapur mengambil air minum.
''Ini minumnya tuan. '' ucap risa sambil menyodorkan minum pada alatif.
''Gak sopan sekali kamu, malah ngasih air bening begini, ganti dengan jus. '' ucAap alatif.
''Tuan lupa atau hilang ingatan yah, kalau mau jus sana beli sendiri dan jangan banyak protes yah tuan. '' ucap risa dan alatif langsung diam.
Tak lama bobi datang dan membawa surat kontrak dan surat surat persyaratannya.
Risa langsung menerima surat kontraknya dan membacanya dan risa langsung menandatanganinya, risa langsung pergi dan membuat alatif kaget.
''Mau kemana kamu, mau kabur yah?? ' ucap alatif dan risa langsung kesal dan serasa ingin memukul kepalannya alatif yang cerewet.
''Saya mau mengambil berkas berkas persyaratan pernikahannya tuan alatif yang maha agung dan terhormat. '' ucap risa dan alatif hanya berucap oh sajah.
Risa langsung mengambil persyaratannya dan memberikannya pada alatif, bobi langsung melihatnya dan bobi tersenyum saat melihat foto nya risa.
''Kenapa kamu senyum bobi?? '' ucap alatif.
''Ini tuan foto nona risa lucu sekali. '' ucaap bobi.
__ADS_1
''Hey wanita bar bar, emang kamu mau kontes lomba balita dengan foto ini, ganti sana. '' ucap alatif dan membuat risa kesal.
''Gak ada lagi tuan, kalau gak suka jangan di pakai ajah tuh fotonya dan pakai foto setan ajah. '' ucap risa dan alatif langsung melotot.
''Bobi foto wanita ini, masa iya saya di sandingkan dengan setan. '' ucap alatif dan bobi langsung memfoto risa dan risa hanya cekikikan melihat alatif yang kesal.
Alatif langsung pamit pulang dan meminta risa bersiap besok untuk bertemu dengan orang tuanya dan risa langsung setuju.
Setelah alatif pergi, rusa langsung terdiam dan memikirkan masalahnya yang akan dia terima setelah menikah dengan alatif.
''Bodo amat lah, semuanya kan setelah menikah di fikirkannya dan sekarang waktunga menenangkan diri dan terdiam. '' ucap risa dan langsung naik ke lantai atas setelah menguci pintu rukonya.
Di Kediaman hanif.....
Di rumah saat ini sedang ramai karena ulah fiya yang meng inginkan adiknya memakai pakaian yang di pilihkannya dan dengan terpaksa hanif memakaikan pakaian yang di pilih fiya untuk dira.
''Cantik loh hanif jadinya. '' ucap bunda dan hanif mengiyakannya.
''Tuh kan fiya memilihkan pakaian yang bagus untuk dede dira kan mamah. '' ucap fiya dan hanif hanya senyum.
''Iya, kaka fiya pintar memilih pakaian untuk dede dira dan cocok banget, omah suka sayang. '' ucap bunda dan fiya langsung bangga.
''Walaikumsallam.....'' jawab kompak hanif, bunda dan fiya.
Sauqy langsung mencium tangan hanif dan bunda, lalu meminta fiya mencium tangan sauqy dan fiya langsung mencium nya.
''Ganti pakaian dulu kaka dan bersih bersih, baru deh kaka kesini main sama fiya dan dira. '' ucap hanif dan sauqy langsung naik ke tangga menuju kamarnya.
Fiya langsung main dengan mainannya dan hanif bernafas lega dan melepas tutup kepala pada dira.
''Dede dira kenapa tenang sekali bobonya, padahal berisik tadi tuh sama ocehan kaka kamu. '' ucap hanif saat melepas kupluk di kepala dira.
''Mirip kamu sayang, dulu kamu sangat tenang dan ga rewel loh, tapi kalau udah popoknya basah dan telat menggantinya, kamu akan nangis kencang banget sampai dulu nenek kamu marah marah sama bunda dan mengira bunda gak bisa mengurus kamu. '' ucap bunda dan hanif hanya senyum.
Sauqy menghampiri hanif dengan membawa tas sekolahnya.
''Makan dulu yah, mau mamah suapi sambil kamu ngerjain tugas sekolahnya?? '' ucap hanif.
''Nanti ajah mamah, kaka makan sendiri kalau tugasnya udah selesai yah. '' jawab sauqy.
''Iya kaka sayang, kamu kerjakan dulu yah tugas sekolahnya, mamah siapkan makanannya dulu. '' ucao hanif.
Hanif langsung berjalan ke arah dapur dan bunda yang menjaga dira dan memperhatikan sauqy yang sedang mengerjakan tugas sekolahnya.
__ADS_1
''Sauqy ko pintar banget yah, mirip dulu deh. '' gumam bunda dalam hatinya saat melihat sauqy mengerjakan dengan tenang dan tulisannya sangat rapih.
''Omah, emang bener yah kalau lusa omah sama opah mau pergi ke pantai, kaka boleh ikut ga?? '' ucap sauqy.
''Kaka kata siapa?? '' ucap bunda.
''Kata opah tadi pas anteri kaka ke sekolah. '' jawab sauqy.
''Iya, omah memang mau ke pantai, tapi bukan mau liburan loh, omah mau menghadiri pembukaan hotel milik opah di sana. '' ucap bunda.
''Kaka boleh ikut kan omah?? '' ucap sauqy.
''Kaka kan sekolah, nanti kalau kaka udah libur sekolahnya, kita sekeluarga jalan jalan ke pantai. '' jawab bunda dan sauqy hanya mengangguk.
Sauqy merapihkan semua alat tulisnya dan menyimpannya ke dalam tas sekolahnya, hanif menghampiri ke ruang keluarga dan sauqy langsung menyimpan tas sekolahnya ke kamar.
''Hanif, ayah kamu bilang loh ke sauqy kalau bunda sama ayah lusa mau ke pantai, sauqy jadinya pengen ikut loh dan pas bunda bilang nanti kalau liburan sekolah, wajah sauqy langsung terlihat seperti kecewa. '' ucap bunda saat hanif duduk di dampingnya.
''Nanti hanif yang akan bicara dengan sauqy, kalau sauqy di bawa nantinya fiya ingin ikut dan bunda nanti disana pasti kerepotan dengan ulah fiya, fiya ga betahan soalnya. '' jawab hanif dan bunda pun mengangguk.
''Baiklah, besok bunda berangkatnya saat sauqy pergi sekolah dan fiya juga sedang main, biar ga curiga juga kan. '' ucap bunda.
''Iya bunda. '' jawab hanif.
''Kaka panggil fiya sekalian ajakin makan yah, mamah siapkan makanannya. '' ucap hanif saat sauqy menghampirinya.
Sauqy langsung menyusul fiya dan hanif menuju meja makan menyiapkan makanan untuk kedua anaknya.
.
.
.
.
.
.
.
..............
__ADS_1