
Danil memarkirkan mobilnya di parkiran butiknya hanif, hanif keluar terlebih dahulu dan danil menggendong fiya dan menuntun sauqy.
Danil mengikuti hanif dan masuk keruangan kerja hanif setelah hanif membukanya.
Tak berselang lama olive masuk setelah hanif mempesilahkannya, danil mengajak kedua anaknya keluar ruangan kerja hanif dan mengajaknya menuju tempat makan.
''Ini code baru nya yah olive, semua tinggal kamu timpah ajah ke barkode lamanya, saya sudah scane dan semua cocok dengan mesin kasirnya. '' ucap hanif dan olive mengangguk.
''Saya lanjutkan kerjaannya kembali yah nona, kasihan kasirnya dari tadi manual terus pembayarannya. '' ucap olive dan hanif mengangguk.
Hanif kembali mendiasain pakaian dan sangat fokus tanpa menyadari kalau suami dan kedua anaknya tidak ada di ruangannya.
Danil masuk keruangan sambil membawa kotak makanan untuk dimakan dengan hanif dan dengan kedua anaknya.
''Kerjanya bisa di lanjutkan nanti ga?? kita makan dulu yah sayang. '' ucap danil dan hanif langsung kaget.
''Loh ko mas danil bawa makanannya banyak gini, kenapa gak pesan online ajah. '' jawab hanif sambil merapihkan kerjaannya dan berjalan ke meja untuk merapihkan makanannya untuk di makan.
''Kamu sibuk banget, makanya mas sama anak anak ke tempat makan dan beli lalu minta di bungkus deh. '' ucap danil dan hanif meminta maaf dengan semuanya.
Hanif membuka cadarnya dan memakan makanannya, fiya dan sauqy asik dengan makanannya dan hanif hanya tersenyum melihatnya.
''Kamu masih belum pulih sayang, kenapa malah kerja dulu, baru tiga minggu mau empat minggu, nanti kamu kenapa kenapa loh. '' ucap danil.
'Gak apa apa mas kan cuma hari ini ajah, besok aku kerja di rumah sambil mengasuh anak anak juga. '' jawab hanif dan danil hanya mengelus kepalanya hanif.
''Beres kan kerjaannya?? '' tanya danil.
''Alhamdulillah beres mas kerjaannya, tinggal kasih ke olive terus pulang deh. '' jawab hanif.
''Mas tunggu sampai kamu selesai kerjaannya, biar sekalian pulangnya. '' ucap danil.
''Iya mas danil dan kenapa kamu gak ngantor malah jalan jalan dan pakaian kamu kembaran sama suqy?? '' ucap hanif.
''Mas terlambat bangun dan jadi males ke kantornya juga, ayah juga tadi gak ngantor malah sibuk sama dira, makanya mas mau susul kamu tadinya, ehh....ketemu di pengisian bahan bakar. '' ucap danil.
''Aku malah gak sadar loh mas, fiya keluar mobil ajah aku gak tahu. '' ucap hanif.
''Kamunya sibuk sama iped, makanya gak sadar kan kalau mas samperin kamu. '' ucap danil.
''Maaf mas, aku sibuk banget soalnya. '' ucap hanif dan danil mengangguk.
Di restoran saat ini......
Alatif membawa risa dan kalandra untuk makan siang dengan teman temannya.
''Pesan makanan untuk kamu dan kalandra. '' ucap alatif dan risa hanya mengangguk dan memilih makanan untuknya dan juga untuk kalandra.
Makanan yang di pesan sudah tersaji di meja dan semuanya langsung makan.
''Aksel, memang kamu gak akan kasih diskon buat aku, nanti kan beli alat alat rumah tangga di toko kamu?? '' tanya titto.
__ADS_1
''Itu punya istri saya titto dan bukan punya saya, usaha saya hanya restoran dan cafe ajah. '' jawab aksel.
''Pelit banget kamu, tinggal dampingi titto dan dina belanja, terus bilang ke istri kamu, gampang kan. '' ucap riko.
''Kamu gak tau kisah aksel dengan pernikahannya, dia dan istrinya kan gak akur. '' ucap alatif.
''Emang kamu mau beli apa ajah titto, besok aku antar ke tokonya, ini demi kamu yah titto. '' ucap aksel dan membuat titto senang.
''Kamu itu bodoh deh aksel, istri cantik plus pengusaha tapi malah di anggurin, mau kamu wanita seperti apa sih sebenarnya?? '' tanya riko.
''Emang wanita itu cantik dan hebat dalam bisnisnya, tapi gara gara dia desi jadi memilih laki laki lain dan lebih memilih putus. '' jawab aksel.
''Kamu tau kan istri kamu juga sama korban, jangan selalu menyalahkan dia dan kalau kamu udah gak mau dengan dia, talak dan ceraikan ajah, kasian dia tau, dia bisa memiliki masa depan dengan pria lain kalau sama kamu di acuhkan. '' ucap riko dan aksel hanya diam dan memakan kembali makanannya.
''Kamu menggurui aksel, kamu sendiri kenapa gak ceraikan istri kamu dan malah di gantungkan tanpa ikatan yang jelas. '' ucap alatif.
''Beda lah latif, kalau aku kan di tipu sama tuh cewe, ngaku perawan pas belah duren udah blong, itu yang bikin aku malas dan memberi pelajaran ajah dan menggantungkan tanpa ada obrolan. '' jawab riko.
''Kenapa kehidupan rumah tangga kalian pada ancur begitu, dosa kalau kalian tidak menafkahi istri kalian dan nanti kalian akan kena dosa besar. '' ucap titto.
''Walaupun aku menggantungnya, tapi aku tetap mengirim uang bulanan laah. '' jawab riko.
''Aku juga sama tetap mengirim uang bulanan dan menafkahi dia. '' jawab aksel.
''Bukan nafkah lahir aja lah, batin juga. '' ucap titto.
''Maksudnya apaan?? '' tanya aksel.
''Kalian ini pasti gak kan?? '' tanya titto kembali..
''Males...'' jawab kompak aksel dan riko.
Titto hanya geleng geleng kepala dengan kelakuan dua sahabatnya yang sangat kacau.
''Kalian akan menyesal kalau nanti melihat pasangan yang kita gantungkan tanpa ikatan yang jelas malah dengan laki laki lain dan lebih bahagia, apa kalian akan rela kalau orang yang kita halalkan malah bahagia dengan pria lain dan meminta atau bahkan mengajukan gugatan cerai ke pengadilan, itu akan membuat penyesalan yang begitu dalam. '' ucap titto.
''Gak tau lah aku titto, wulan itu dingin seperti tidak mengharapkan aku untuk menyentuhnya, dunianya hanya bisnis dan karir. '' ucap aksel.
''Coba kamu pulang ke rumah, kalau dia menyambut kamu dan mengurus kamu, coba lanjutkan ke tahap lain, tapi kalau sebaliknya, aku sarankan talak dia dan kamu langsung pergi ajah, gampang dan masalah pun selesai kan. '' ucap titto dan aksel hanya mengangguk.
''Kalian bicara apaan sih, gak lihat ada bocah lagi makan depan kalian. '' ucap alatif.
''Anak kamu mana ngerti lah latif. '' jawab riko.
''Aku pulang duluan dan tagihan udah aku bayar semuanya. '' ucap alatif dan segera meninggalkan restoran, karena obrolan teman temannya akan mengganggu pendengaran kalandra.
Risa hanya mengikuti kemana alatif pergi dan tidak berbicara, alatif yang kesal pun langsung mengerem dadakan mobilnya dan membuat risa kaget dan berteriak.
''Kamu mau membuat anak kamu dan saya mati mas, jalanin mobil seenaknya ajah. '' ucap risa kesal.
'' Saya seperti supir yang mengantar majikannya dari tadi, ada apa sama kamu wanita bar bar?? '' ucap alatif kesal.
__ADS_1
''Ada kalandra dan gak baik berbicara masalah itu di hadapannya. '' jawab risa dan alatif langsung menjalankan kembali mobilnya.
Sepuluh menit kemudian mobil sampai di kediaman rumah alatif, risa keluar duluan dan membuka pintu mobil untuk kalandra keluar.
Rumah sepi karena mamah hana dan ayah sedang menyusul ke rumah fatih, risa membawa kalandra ke kamarnya kalandra untuk menidurkannya, karena kalandra terlihat ngantuk.
Alatif langsung masuk ke kamarnya dan duduk di sofa menunggu risa masuk ke dalam kamar.
Dua puluh menit kemudian risa masuk ke dalam kamar dan alatif langsung menghampirinya.
''Apa yang terjadi dengan kamu sebenarnya, kamu marah sama saya karena saya mengambil paksa kesucian kamu?? '' tanya alatif.
''Gak, itu emang sudah kewajiban saya sebagai istri kamu mas alatif, tapi kamu tega dengan paksa dan brutal, menyentuh aku, itu yang bikin aku sakit. '' jawab risa.
''Kamu yang menantang duluan dan membangunkan singa yang tertidur, kalau kamu gak menantang, saya tidak akan pernah menyentuh kamu. '' ucap alatif.
''Kamu bilang gak suka dan gak tertarik mas dengan tubuhku tapi apa, kamu menikmatinya kan semalam mas latif?? '' ucap risa kesal dan alatif hanya menatap tajam pada risa.
''Jadi kamu keberatan saya menyentuh kamu?? '' ucap alatif.
''Iya, itu yang membuat saya rugi nantinya setelah kontrak pernikahan ini selesai dan saya tidak suci. '' jawab risa sambil menangis.
''Saya akan mempercepat kontrak ini selesai, tapi kamu harus melahirkan seorang anak dan mengurus saya selayaknya seorang suami dan kamu harus memerankan semuanya dengan benar dan kamu harus urus kalandra juga, saya akan menceraikan kamu setelah kamu melahirkan anak dan saya akan memberikan kemewahan hidup untuk kamu dan jangan pernah mengakui bayi nya, karena bayi nya hanya milik saya, ingat itu dan lakukan semuanya. '' ucap alatif.
Alatif langsung keluar kamar dan membanting pintu kamarnya, risa langsung duduk di sofa dan memikirkan masa depannya setelah dia selesai kontrak pernikahan dengan alatif dan dia sudah tidak virgin lagi dan menyandang status janda beranak.
''Yang terpenting bagi dia adalah anak dan aku lepas dari pernikahan ini secepatnya dan tidak menunggu tiga tahun. '' ucap risa.
''Oke risa kamu bisa, kamu pasti bisa. '' ucap risa kembali menyemangati dirinya sendiri.
Risa masuk ke dalam kamar mandi dan menyegarkan tubuhnya, setelah selesai risa langsung mengganti pakaian dan keluar kamarnya untuk memulai memerankan perintah alatif.
Risa langsung memasak makanan untuk makan malam nya dan sebelumnya risa membuatkan teh hangat untuk alatif dan mengantarkannya ke ruang kerja alatif.
''Ini teh hijau nya mas alatif, silahkan di minum. '' ucap risa saat alatif mempersilahkannya masuk dan meletakkan teh hijau di meja kerja alatif.
Alatif hanya menatap risa dan tidak berbiara karena alatif begitu aneh dengan risa yang telah berubah.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
......................