MENUJU SURGAMU

MENUJU SURGAMU
Eps 30


__ADS_3

Selama di perjalanan, risa hanya diam dan sesekali menjawab celotehan kalandra.


Tiga puluh menit kemudian alatif memarkirkan mobilnya di parkiran depan lobi perusahaannya, karena alatif hanya menandatangani berkas dan setelah itu alatif akan pergi membawa kalandra jalan jalan.


Saat sampai di ruangannya, alatif meminta aistennya untuk masuk keruangannya.


"ini tuan berkas yang harus anda tandatangan. '' ucap bobi saat masuk ke ruangan alatif setelah alatif memintanya masuk.


''Bobi, buatkan saya surat kontrak perjanjian pernikahan sekarang dan cepat bawa kesini kembali. '' ucap alatif dan membuat bobi kaget dan bingung.


''Saya sudah mengirim pesan ke email kamu dan ini surat perjanjiannya antara risa dan laki laki yang akan menjual nya di pelelanga, buatkan sekarang mumpung wanita itu ada disini. '' ucap alatif kembali.


''Baik tuan, tapi nona risanya tidak ada?? '' jawab bobi.


''Wanita itu sedang dengan kalandra membuat minuman ke kantin, sudah sana buatkan sekarang dan jangan banyak bertanya lagi bobi. '' ucap kembali alatif dan membuat bobi langsung segera mengerjakan perintah alatif.


Saat bobi berjalan dia melihat risa dan anaknya alatif sedang kebingungan dan bobi langsung menghampiri.


''Nona risa anda sedang mencari apa?? seperti kebingungan begitu. '' ucap bobi.


"Ehh....mas bobi, saya sedang kebingungan mencari ruangan tuan alatif, bisa mas bobi tunjukan. '' ucap risa dan bobi langsung mengantar risa dan kalandra keruangan alatif.


''Silahkan nona, ini ruangan tuan alatif. '' ucap bobi menunjuk ruangan alatif yang ada di hadapannya.


''Terimakasih mas bobi. '' ucap risa dan bobi langsung mengangguk.


Risa mengetuk pintu ruangan alatif dan saat mendengar alatif menjawab nya, risa langsung masuk dengan kalandra.


''Kalian dari mana ajah, lama sekali?? '' tanya alatif.


''Tadi kita kesasar ayah, kaka kan gak tau ruangan ayah dan tadi ada paman bobi terus mengantar kita keruangan ayah deh. '' jawab kalandra dan alatif menatap pada risa yang hanya diam.


''Kamu punya handphone gunanya untuk apa, kenapa ga hubungi saya atau meminta siapa ajah yang di kantin mengantar kamu keruangan saya?? '' tanya alatif dengan nada yang sedikit dingin.


''Saya udah coba meminta antar tapi mereka bilang mereka sibuk dan gak bisa antarkan saya kesini tuan dan handphone saya kan gak ada tuan, tadi jatoh pas di tarik tarik. '' jawab risa dan alatif langsung menghembuskan nafasnya.


''Yasudah kamu diam disini temani anak saya dulu sambil menunggu bobi datang membawa surat perjanjian dan nanti kamu harus mempelajarinya dan ingat tidak ada penolakan. '' ucap alatif dan risa hanya pasrah mengangguk.


Tak berselang lama bobi datang mengetuk ruangan alatif dan alatif langsung mempersilahkannya untuk masuk.


''Permisi tuan, ini surat perjanjiannya dan silahkan anda koreksi tuan, takutnya ada kesalahan. '' ucap bobi dan alatif langsung menerima berkasnya dan memeriksanya.


''Kamu silahkan keluar dulu bobi, nanti saya akan memanggil kamu kalau semuanya sudah selesai. '' ucap alati dan bobi langsung meninggalkan ruangan alatif.


alatif langsung memberikan surat perjanjiannya pada risa dan risa langsung menerimanya dan membaanya, risa kaget dengan isi perjanjiannya.


''Maksud dari surat ini apa tuan?? " tanya risa pada alatif dan alatif hanya tersenyum kecut.


''Ingat saya ingin kamu mematuhi semua yang sudah saya siapkan di surat perjanjian itu. '' jawab alatif.

__ADS_1


''Saya gak nerima tuan, masa saya harus menikah dengan tuan sih dan saya gak setuju yah. '' ucap risa dan alatif langsung menatap tajam pada risa.


''Silahkan itu hak kamu, tapi kalau dalam waktu satu minggu kamu tidak bisa melunasi uangnya, kamu harus menerima semuanya risa dan kalau kamu menolak, saya akan membuat tempat usaha kamu di lelang dan mungkin kamu akan saya masukkan ke daftar hitam dan itu akan sangat rugi untuk kamu dan kerjaan kamu. '' ucap alatif dan risa hanya diam.


Risa mulai memikirkan ucapan nya alatif dan dia juga sedang menimbang semua perjanjiannya, sedangkan kalandra sedang asik dengan minumannya dan tidak ikut dengan kegiatan ayahnya dan risa.


''Kena kamu wanita bar bar, karena saya gak akan membiarkan seseorang yang berani menghina saya hidup dengan tenang dan saya tidak perlu repot mencari kelemahan kamu. '' gumam alatif dalam hatinya sambil menatap wajah risa yang kebingungan dengan semuanya.


''Masa saya harus terikat kontrak pernikahan dengan anda tuan dan sangat lama lagi, gak mau saya. '' jawab risa.


''Tidak ada pilihan, silahkan kamu pikirkan risa dan satu lagi, jangan bawa bawa hanif dalam masalah ini, kalau kamu nekad, saya akan hancurkan sesuatu yang berharga di hidup kamu. '' ucap alatif dan risa ahirnya menyetujuinya dan akan menari solusi untuk mencari uang seratus juta.


''Baik saya akan mencoba mencari uangnya tuan. '' jawab risa.


''Saya permisi dan pamit pulang tuan. '' ucap risa dan kalandra langsung mencegahnya.


''Tante jangan pergi, ikut kaka sama ayah jalan jalan ajah, bolehkan ayah?? '' ucap kalandra.


''Kamu dengarkan yang diminta anak saya, ikut dan jangan menolaknya. '' ucap alatif dan risa langsung menerima ajakan kalandra.


''Asik tante ikut......'' uccap kalandra sambil jingkrak jingkrak dan membuat alatif tersenyum senang.


''ayo sayang kita berangkat sekarang. '' ucap alatif setelah merapihkan berkasnya dan meminta bobi memperbaharui perjanjiannya.


Kalandra langsung semangat dan langsung menuntun risa untuk keluar ruangan ayahnya, alatif memberi arahan pada bobi untuk mengerjakan kerjaaannya yang dia tinggalkan dan setelajhnya menyusul risa dan kalandra yang sudah turun ke lobi terlebih dahulu.


Risa dan kalandra langsung menunggu di lobi depan perusahaan alatif dan tak berselang lama alatif sampai dang menghampiri.


Alatif menuju mobilnya dan segera mengemudikannya menuju lobi, kalandra dan risa langsung masuk kedalam mobil alatif.


''Duduk di depan kamu, emang saya supir taksi. '' ucap alatif dan terpalksa risa pindah ke kursi samping alatif.


Alatif langsung menjalankan mobilnya menuju tempat yang di inginkan kalandra dan benar saja, sepanjang perjalanan kalandra senang dan terus sajah berbiara dan membuat alatif senang.


Dua puluh menit kemudia mobil sampai di sebuah arena permainan yang sangat ramai dan kalandra langsung keluar dari mobil setelah alatif memarkirkan mobilnya.


Altif, kalandra dan risa berjalan masuk ke arena permainan dan kalandra langsung teriak karena melihat sauqi dan fiya sedang bermain.


''Ayah itu kak sauqy dan fiya loh, ayo ayah kita kesana menghampirinya. '' ucap kalndra.


''Sebentar ayah beli tiket permainannya dulu yah, kamu temani kalandra dan saya akan membeli tiketnya dulu dan ingat jaga kalandra. '' ucap alatif dan risa langsung membawa kalandra menghampiri sauqy.


''Kak sauqy....'' ucap kalandra saat menghampiri sauqy.


''Kalandra, kamu sama siapa kesininya?? '' ucap danil yang kaget karena kalandra memanggil sauqy.


''Aku sama tante risa dan ayah juga om dan ayah lagi beli tiketnya buat aku main permainannya. '' jawab kalandra dan danil mengangguk.


''Kamu mau permainan yang mana??, biar pake kartu kaka ajah kalandra. '' ucap sauqy dan kalandra langsung menunjuk permainan mobil di hadapannya.

__ADS_1


Kalandra main dengan sauqi dan juga fiya sedangkan danil memperhatikannya saja, risa menjaga ketiga anak yang asik dengan mainannya.


Alatif datang membawa kartu permainan untuk kalandra.


''Kaka ini kartunya dan jangan pakai kartu punya kak sauqy lagi yah. '' ucap alatif dan kalandra mengangguk.


''Kamu jagain kalandra disini dan saya meunggu dan memperhatikannya dari arah sana. '' ucap alatif pada risa dan risa mengangguk.


Alatif menghampiri danil dan mengajaknya bersalaman.


''Tumben kamu yang anter kalandra, biasanya selalu tante hana yang membawa kalandra bermain?? '' ucap danil.


''Saya sedang ada waktu luang dan mengajak kalandra jalan jalan, kenapa hanif ggak ikut?? '' ucap alatif.


''Hanif baru melahirkan, masa iya saya ajak dia untuk jalan jalan, nanti kalau dira sudah besar dan bisa di ajak jalan jalan, baru deh saya akan mengajak istri saya untuk jalan jalan dan terimakasih kadonya, itu sangat bagus dan kelewat mahal. '' ucap danil dan alatif hanya mengangguk.


''Itu tidak seberapa danil dan saya senang kalau hanif menerima kado dari saya dan menyukainya. '' jawab alatif.


''hanif bukan tipe yang menolak kado, dia akan menerimanya laah. '' ucap danil.


''Baguslah...'' jawab alatif.


''Wanita itu calon kamu alatif?? '' tanya danil pada alatif.


''Doakan sajah danil dan itu bukan urusan kamu' '' jawab alatif.


''Semoga dia adalah alon pendampingmu, agar kamu tidak mengharapkan istriku lagi. '' ucap danil dan alatif hanya diam tidak menjawab ucapan danil.


Danil mengahampiri sauqy dan fiya untuk mengajaknya pulang dan mencari hadiah untuk anak anaknya.


''Ayo kaka, ayo fiya, kita pulang sekarang, kaliankan mau mainan juga. '' ucap danil dan membuat sauqy dan fiya senang.


''Tante risa kaka juga mau mainan kaya kak sauqy dan fiya tante. '' ucap kalandra dan membuat risa langsung terdiam.


.


.



.


.


.


.


.

__ADS_1


.


....................


__ADS_2