
Saat ini di rumah sakit hanya ada hanif dan danil, sauqy di bawa pulang oleh ayah dan bunda, ibu rosa juga ikut pulang, untuk menyiapkan pakaian ganti danil.
Linda mengantar ibu rosa sekalian membawa pakaian ganti untuk danil.
Di rumah sakit saat ini, hanif hanya diam dan tidak banyak bicara, hanif akan berbicara kalau danil bertanya padanya.
''Kamu masih marah sama mas?? '' ucap danil.
''Gak, biasa ajah mas danil. '' ucap hanif.
''Mas merasa kamu masih belum memaafkan mas, terasa berbeda soalnya. '' ucap danil dan hanif hanya tersenyum.
''Maaf kalau selama hampir tiga bulan aku bawa anak anak pergi, semua karena aku belum bisa menerima kejadian itu, memang aku melihat mas danil di bopong oleh dua laki laki dan di belakangnya wanita itu mengikuti, tapi yang gak habis aku fikir, kenapa mas danil bisa terkena jebakan lagi, apa mas danil begitu dekat dengan wanita itu?? '' ucap hanif.
''Mas gak tau saat itu, kalau jus yang di minum oleh mas ada obat penghilang kesadaran dan mas juga bodoh, percaya begitu sajah pada wanita itu. '' ucap danil dan hanif hanya diam.
''Saat ini aku muncul dan bisa di temukan, semua memang sengaja mas danil, fiya mengigau nama kamu di alam bawah sadarnya, demi anak anak aku mau bertemu dengan kamu mas, maaf kalau aku belum bisa kembali seperti dulu, aku masih sakit mengingat kejadian itu mas danil, walaupun semuanya bukan kemauan kamu, tapi tetap sajah membuat aku sakit. '' ucap hanif.
Danil hanya diam dan tidak bisa menjawab ucapan hanif, sungguh dia menyesal dan sangat menyesal, andai waktu bisa di ulang kembali.
''Mas ikhlas kamu belum memaafkan mas, tapi mas minta ke kamu sayang, jangan tinggalin mas dan jangan pergi lagi yah, mas sangat tersiksa dan sedih sekali, saat kalian tidak ada di samping mas, mas akan sabar mendapatkan maaf dari kamu. '' ucap danil.
''Iya mas danil, aku akan tinggal kembali di rumah bersama anak anak, tapi maaf kalau kamu merasakan perbedaan nantinya, semua karena aku masih canggung mas danil dan masih belum menerima semuannya. '' ucap hanif.
''Mas senang, itu artinya kamu begitu mencintai mas dan kamu cemburu melihat semua kejadian itu. '' ucap danil.
''Terserah kamu ajah mas. '' ucap hanif.
Dokter mengetuk pintu untuk memeriksa keadaan fiya dan suhu tubuh fiya sudah menurun dan tidak terlalu panas, suster menyuntikan obat kembali pada fiya dan fiya membuka matanya, menangis memanggil nama danil.
Danil langsung menghampiri fiya dan menenangkannya.
''Ini papah sayang, kamu jangan nangis lagi yah sayang, papah akan ada di dekat kamu, kuat yah cantiknya papah, harus sembuh. '' ucap danil.
''Iya papah. '' ucap fiya.
Hanif membawa nampan berisi bubur untuk di suapi ke fiya, danil langsung menyuapi fiya dan fiya lahap memakan makanannya.
Danil terus tersenyum karena fiya mau memakan makanannya, bahkan sangat lahap dan itu akan membuat fiya cepat pulih.
''Udah papah fiya kenyang. '' ucap fiya dan danil langsung memberi minum untuk fiya.
Hanif sedang sholat isya dan danil membantu fiya untuk menyandar.
''Papah, fiya mau buah jeruk sama melon, boleh gak papah?? '' ucap fiya.
__ADS_1
''Boleh sayang, papah belikan dulu yah, fiya sama mamah dulu disini. '' ucap danil.
''No papah, fiya mau sama papah ajah. '' ucap fiya.
Hanif langsung merapihkan alat sholatnya dan langsung pamit untuk ke mini market, membeli buah jeruk dan melon untuk fiya.
Hanif berjalan menuju minimarket dan tidak melihat sekitarnya.
''Hanif....'' ucap seseorang dan hanif langsung meliriknya.
''Mamah hana....'' ucap hanif dan mamah hana langsung memeluk erat tubuh hanif.
''Kamu gimana kabarnya sayang, mamah khawatir banget sama kamu. '' ucap mamah hana.
''Alhamdulilah hanif baik mamah dan makasih mamah udah khawatir ke hanif, oh iya mana kalandra?? '' ucap hanif.
''Kalandra lagi menginap di rumah orang tuanya pita dan mereka belum mengantarkannya ke rumah mamah, alatif nanti yang jemput. '' ucap mamah hana.
''Oh gitu yah, mamah gimana kabarnya, ayah juga gimana kabarnya?? '' ucap hanif.
''Alhamdulilah mamah sama ayah baik sayang, kamu lagi apa disini?? '' ucap mamah hana.
''Hanif mau beli jeruk sama melon mamah. '' ucap hanif.
''Jauh banget beli jeruk sama melon kesini, memang nya di rumah gak ada persediaan?? '' ucap mamah hana.
''Fiya di rawat hanif?? ayo mamah temani kamu dan sekalian mamah mau menjenguk fiya. '' ucap mamah hana.
Hanif dan mamah hana berjalan beriringan menuju minimarket untuk membeli buah jeruk dan melon, mamah hana membelikan mainan untuk fiya.
''Pasti kalandra akan senang kalau tahu kamu udah kembali, dia nanyain kamu terus soalnya. '' ucap mamah hana dan hanif hanya tersenyum.
''Nanti kalau fiya udah pulang kerumah, mamah bawa kalandra ke rumah yah. '' ucap hanif.
''Pasti sayang, mamah akan bawa kalandra kerumah kamu. '' ucap mamah hana.
Mamah hana dan hanif sampai di ruangan fiya dan fiya sedang asik dengan handphone danil.
''Fiya sayang, ini omah beliin mainan buat fiya. '' ucap mamah hana.
''Omah hana bawain fiya mainan, makasih omah. '' ucap fiya sambil menerima mainannya dan mamah hana langsung tersenyum.
''Makasih tante sudah menjenguk fiya. '' ucap danil.
''Iya danil, tadi tante ga sengaja ketemu hanif di minimarket, jadi yah ikut kesini sama hanif. '' ucap mamah hana dan danil mengangguk.
__ADS_1
Mamah hana langsung menghampiri hanif dan duduk di samping hanif.
''Kamu lagi hamil sayang?? '' ucap mamah hana.
''Iya mamah, kandungan hanif sekarang masuk lima bulan, kenapa emangnya?? '' ucap hanif.
''Ga terlihat sedang hamil soalnya, perut kamu belum nonjol loh, padahal masuk lima bulan yah. '' ucap mamah hana.
''Kata bunda sih, dulu pas bunda hamil hanif, perut bunda terlihat menonjol pas masuk usia delapan bulan dan itu juga gak terlihat menonjol banget mamah. '' ucap hanif.
''Oh jadi emang turunan dari bunda kamu yah, tapi pas hamil fiya sangat nonjol perut kamunya. '' ucap mamah hana.
''Iya mamah, hanif juga ga ngerti kenapa, sekarang yang terpenting baby nya sehat dan hanif juga sehat. '' ucap hanif.
''Aamiin, pokonya kamu jangan banyak fikiran yah, harus rileks sayang. '' ucap mamah hana dan hanif mengangguk.
Fiya asik bermain dengan mainan barunya bersama danil, mamah hana langsung pamit karena takut terlalu malam.
''Cepat sembuh yah sayang, nanti omah datang sama kalandra yah. '' ucap mamah hana dan fiya mengangguk.
Hanif mengantar mamah hana sampai luar ruangan dan hanif kembali masuk untuk merapihkan mainan fiya.
''Waktunya bobo sayang, mainannya besok lagi yah. '' ucap hanif dan fiya langsung mengangguk.
Hanif langsung menidurkan fiya dan tak lama fiya pun tertidur pulas, danil keluar dari kamar mandi dengan pakaian baru dan langsung duduk di sofa.
Hanif menyelimuti fiya dan duduk di sofa, hanif merasakan kantuknya karena semalaman kemarin hanif tidak tidur, karena fiya terjaga sepanjang malam.
Tak lama hanif pun tertidur, danil langsung membenarkan posisi hanif agar lebih nyaman.
''Selamat bobo sayang, semoga mimpi indah dan mas akan menjaga kamu. '' ucap danil setelah mencium kening hanif dan menyelimuti tubuh hanif.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
..............