MENUJU SURGAMU

MENUJU SURGAMU
Eps 44


__ADS_3

Pagi hari di kediaman alatif.....


Risa membuka matanya dan merasakan seluruh tubuhnya sakit, latif membuktikan kalau dia memang pemain hebat, semalam risa sampai berjam jam melayani keinginan alatif.


''Dasar monster mesum, tubuhku sakit semuanya tapi dia seakan enjoy ajah. '' gerutu risa dan segera ke kamar mandi untuk menyiapkan sarapan.


Sepuluh menit kemudian risa selesai mandi dan langsung mengganti pakaiannya.


Risa keluar kamar dan menuju dapur, ternyata sarapan sudah tersaji dan mamah hana lah yang menyiapkannya.


''Mamah, katanya nginep di rumah mba anisa?? '' tanya risa saat melihat mertuanya menata makanan di meja makan.


''Iya risa, mamah memang menginap tapi setelah sholat subuh, mamah dan ayah pulang lagi ajah. '' jawab mamah hana.


''Kamu bangunin kalandra ajah dan sekalian mandikan dia juga, hari ini mamah akan membawa kalandra untuk acara di luar kota dan kamu siapkan pakaian gantinya sekalian yah. '' ucap mamah hana dan risa pun mengangguk dan segera ke kamar kalandra.


Saat risa masuk ternyata kalandra sudah bangun dan risa langsung membawanya ke kamar mandi dan dengan telaten memandikan kalandra.


''Kamu mau ikut omah sama opah ke luar kota?? '' tanya risa saat selesai memakaikan pakaian pada kalandra.


''Mau ibu, kaka udah biasa ikut sama omah dan juga opah kalau ada acara keluar kota. '' jawab kalandra dan risa mengangguk tersenyum.


Risa merapihkan pakaian ganti untuk kalandra dan semua kebutuhannya, setelah selesai risa membawa kalandra ke lantai satu.


''Cucu omah udah ganteng, risa kamu bangunkan alatif ajah sana, dia ada meeting biasanya kalau pagi pagi di hari kamis. '' ucap mamah hana dan risa segera ke kamar dengan membawa secangkir teh hijau.


''Bangun mas udah siang loh, kamu gak akan ke kantor memangnya. '' ucap risa saat menyimpan teh hijau di meja samping ranjangnya.


Alatif langsung menarik risa dan memeluknya erat, risa terus berontak dan alatif langsung melepaskannya.


''Cepat Bangun kamu mas, mamah udah nunggu untuk sarapan di bawah, ayo bangun mas. '' ucap risa dan alatif langsung menuju kamar mandi tanpa berbicara.


Risa merapihkan ranjangnya dan setelahnya menyiapkan pakaian untuk alatif ke kantor.


Setelah selesai mandi, alatif keluar kamar mandi dan meminta risa memakaikan pakaiannya.


Risa dengan telaten mengeringkan tubuh alatif dan alatif terus memperhatikan wajah risa yang sedang fokus.


''Wanita bar bar ini gak cantik tapi menarik dan bisa memuaskan aku di ranjang, dia juga sayang ke kalandra seperti anaknya sendiri, apa aku mulai tertarik dan kenapa malah memujinya. '' gumam alatif dalam hatinya.


''Selesai, aku mau turun duluan yah, itu teh hijau nya di minum mumpung masih hangat. '' ucap risa saat selesai memakaikan dasi di kemeja alatif.


''Barengan lah turun nya jangan duluan. '' jawab alatif sambil memegang lengan tangan risa yang hendak meninggalkan kamarnya.

__ADS_1


Risa mengangguk dan menunggu alatif yang meminum teh hangat dan memberikan gelas kosong nya pada risa, alatif keluar kamarnya dan di ikuti oleh risa.


''Ayo sarapan dulu, kalian ini lambat sekali. '' ucap ayah erlangga saat melihat alatif dan risa berjalan beriringan.


Mamah hana hanya tersenyum dan kembali melanjutkan sarapannya.


''oh iya, kalandra mau mamah ajah ke luar kota satu minggu, kalian berdua enjoy yah, terserah mau kemana untuk berbulan madu, mamah dan kalandra dan juga ayah, gak akan ganggu waktu kalian. '' ucap mamah hana.


''Mau kemana memangnya mamah bawa kalandra?? '' tanya alatif sambil memakan makanan yang di siapkan risa.


''Mamah mau ikut ayah untuk perjalanan bisnisnya, harusnya fatih yang pergi, tapi anisa rewel dan gak mau di tinggal, makanya ayah yang gantikan. '' jawab mamah hana dan alatif hanya mengangguk.


mereka semua melanjutkan sarapan paginya dengan tenang.


Di kediaman hanif pagi ini....


Setelah mengurus ketiga anaknya, hanif menyiapkan pakaian untuk danil yang sedang mandi saat ini, hanif memilih pakaian kantor yang lebih terlihat elegan untuk danil.


''Sayang, kamu bukannya temenin anak anak malahan kesini. '' ucap danil saat melihat hanif sedang duduk menunggunya.


''Sauqy sama fiya di jaga sama rina, mereka juga lagi sarapan dan sekarang giliran aku membantu kamu bersiap ke kantor. '' ucap hanif sambil memberikan pakaian pada danil.


''Terimakasih sayang, itu dira pindahkan ke ranjang ajah biar lebih leluasa. '' ucap danil saat melihat dira tertidur di box bayinya.


Danil memberikan handuk pada hanif dan hanif langsung menyimpan nya di tempat handuk basah.


Hanif memasangkan dasi pada danil dan danil hanya tersenyum menatap hanif yang fokus dengan dasinya.


''Sayang, kamu masih belum empat puluh hari dan masih sisa sepuluh hari lagi. '' ucap danil dan hanif hanya tersenyum menjawabnya.


''Kamu itu malah senyum gitu, aku kesiksa loh selama sebulan ini. '' ucap danil kembali.


''Fokus sama anak anak dan masa depan pernikahan kita yah, biar gak terasa waktunya. '' jawab hanif dan danil hanya mengikuti semua ucapan hanif.


Danil sudah rapih dan segera turun ke lantai satu untuk ikut sarapan bersama kedua anaknya, hanif menggendong fiya dengan aisan karena fiya menangis dan hanif memberikan susunya untuk fiya.


''Kalian belum selesai makan sarapannya?? '' tanya danil saat duduk di hadapan kedua anaknya.


''Baru juga mulai makan nya papah, masa udah habis lagi sih. '' jawab sauqy dan danil hanya tersenyum.


Fiya tidak menjawab dan fokus dengan makannya danil langsung menyajikan makanan di piringnya dan ikut memakan makanan nya.


''Kaka ke sekolahnya di antar sama mba rina yah, papah ada meeting pagi ini. '' ucap danil dan sauqy mengangguk.

__ADS_1


Hanif menghampiri sambil menggendong dira yang sedang minum susu di dotnya.


''Kaka bekal makan dan minumnya udah di masukin kedalam tas dan bekal uangnya juga udah mamah simpan yah, jangan lupa kasih buku tabungannya ke ibu guru kamu, di dalamnya sudah mamah selipkan uang juga. '' ucap hanif dan sauqy mengiyakannya.


Sauqy pamit terlebih dahulu pada danil dan hanif, rina langsung menuntun sauqy dan membawa tas sekolah sauqy.


''Kamu gak sarapan sayang?? '' tanya danil.


''Nanti ajah mas, aku lagi kasih susu ke dira, kalau nanti aku lepas botol susunya malah jadi rewel diranya. '' jawab hanif.


''Mas pamit dulu, fiya jangan nakal dan buat mamah pusing yah. '' pamit danil dan berbicara pada fiya.


Danil mencium kening fiya, dira dan hanif setelah hanif dan fiya mencium tangannya danil.


Danil pergi dengan mobilnya dan tanpa supir, setelah selesai sarapannya, fiya langsung bermain di ruangan bermain yang sudah di siapkan hanif, hanif memberikan botol minum dan cemilan untuk fiya.


Hanif menidurkan dira di box dekat tempat bermain fiya dan hanif segera mengambil sarapannya dan segera memakannya dekat dengan tempat main fiya, agar hanif bisa sekalian menjaganya.


''assalamualaikum.....'' ucap salam ibu rosaa dan fiya langsung berlari menghampiri omahnya.


''Walaikumsallam...omah. '' jawab fiya sambil mencium tangan ibu rosa.


''Sayang, kamu lanjutkan makannya di meja makan sana, biar anak anak ibu yang jaga. '' ucap ibu rosa saat melihat hanif sedang makan.


''Ibu udah sarapan memangnya, kalau belum ayo kita sekalian ajah makannya. '' jawab hanif.


''Ibu sudah makan, sana pindah biar enak makannya dan nyaman duduknya. '' ucap ibu rosa dan hanif langsung menuju meja makan melanjutkan makannya.


.


.



.


.


.


.


............

__ADS_1


__ADS_2