
Saat ini danil sedang di kamanya menyusul hanif yang terlebih dahulu sampai di kamarnya.
''Sayang, buka dong pintunya, maafin mas yah. '' ucap danil sambil mengetuk pintunya.
Dari arah lantai satu sauqy menangis kencang dan membuat danil langsung lari ke lantai satu dan hanif pun langsung ikut turun.
''Kenapa sayang?? '' ucap danil saat sauqy sedang menangis di teras.
''Papaaah, makan nya makan kucing... '' ucap sauqy sambil menangis sesegukan saat danil menghampirinya.
''Makanan kaka di makan sama kucing?? '' ucap danil saat menggendong sauqy dan membawanya masuk kedalam rumah.
''Iya, pappaah. '' ucap sauqy sambil menangis sesegukan.
''Udah jangan nangis lagi, papah kasih makanan yang lain ajah yah. '' ucap danil dan sauqy langsung mengangguk.
Danil mendudukan sauqy di sofa dan danil langsung ke dapur untuk mengambil makanan yang baru untuk sauqy.
Hanif menghampiri sauqy dan menghapus air matanya, sauqy asik dengan memainkan mainannya di sofa.
''Kaka jangan cengeng yah, kan kaka udah gede dan punya adik juga kan sekarang. '' ucap hanif, namun sauqy tetap asik dengan mainannya.
Danil menghampiri dan membawa makanan untuk sauqy.
''Mainannya simpan dulu kak, ini makanannya di makan dulu. '' ucap danil dan sauqy langsung mengambil makanannya dan memakannya.
Danil duduk di samping hanif yang menggendong baby fiya.
''Sayang, maafin mas yah, kan mas bercanda tadi loh. '' ucap danil.
''Iya mas, aku ga marah dan ngerti juga. '' ucap hanif.
''Makasih mamah nya sauqy. '' ucap danil sambil mencium pipi hanif dan membuat sauqy marah.
''Pappaah ga cumm mammaah. '' ucap sauqy yang langsung menghampiri hanif dan memeluknya.
''Kaka jangan gini sayang, dede fiya nya kan jadi ketekan loh. '' ucap hanif dan danil langsung membawa baby fiya dari gendongan hanif.
''Sini mamah suapi makannya. '' ucap hanif.
Hanif langsung mengambil makanan sauqy dan menyuapinya.
''Udah ini kaka mandi yah. '' ucap hanif dan sauqy mengangguk.
__ADS_1
Malam hari menjelang......
Bunda dan ayah sudah pulang dari rumah sakit dan saat ini semua sedang berkumpul di meja makan.
Semua keluarga hanif makan malam dalam keheningan, setelah makan hanif membawa sauqy dan baby fiya ke lantai atas, danil mengobrol sebentar dengan mertuanya dan menyusul hanif ke kamar.
''Ganti dulu pakaian nya mas, itu udah aku siapin piyama tidurnya. '' ucap hanif saat danil menghampirinya.
''Ok sayang, makasih. '' ucap danil sambil mencium pipi hanif dan segera ke kamar mandi.
Hanif menidurkan baby fiya di box bayinya.
Danil langsung merebahkan tubuhnya setelah keluar dari kamar mandi.
''Sayang, ayah tadi nanya, kapan kita aqiqah fiya?? '' ucap danil.
''Nanti ajah nunggu satu minggu mas, jangan sekarang sekarang yah. '' ucap hanif dan danil mengangguk.
''Sini bobonya samping mas, sauqy kan di pinggir bobonya. '' ucap danil saat hanif menghampiri ke ranjang.
Hanif langsung nurut dan tidur di pelukan danil, danil begitu erat memeluk hanif, wanita yang memberikannya banyak kebahagiaan dan dengan semua perhatiannya.
Pagi hari menjelang.....
''Biar saya ajah neng yang nyuapin makannya. '' ucap rina saat hanif membawa sauqy ke lantai satu.
''Oke deh, kamu suapin dulu yah, saya mau mandiin baby fiya sama sekalian mau jemur juga. '' ucap hanif dan rina langsung membawa sauqy.
Hanif masuk ke kamar nya dan melihat danil sudah rapih dengan style kerja nya.
''Kamu memang terlihat tampan mas kalau pakai style kerja gini. '' ucap hanif saat merapihkan pakaian danil.
''Kan istri kesayangan aku yang menyiapkan semuanya, makanya pas di pakai sama mas. '' ucap danil sambil mencium kening hanif dan hanif memeluk tubuh danil.
''Kalau gini, mas gak akan mau kerja loh, mau di rumah ajah deh. '' ucap danil saat hanif memeluknya dengan erat.
''Kamu ma selalu ajah bicara gitu. '' ucap hanif yang memukul lengan danil dan danil hanya senyum dan kembali memeluk hanif.
''Mas ke kantor yah, kamu hati hati di rumah. '' ucap danil saat memeluk tubuh hanif.
''Iya mas, aku juga kan di rumah diam ajah gak kemana kemana juga kan. '' ucap hanif.
Baby fiya bangun dan hanif menggendongnya lalu memberikan susu.
__ADS_1
ASI hanif tidak keluar dan dengan terpaksa hanif memberi susu formula untuk baby fiya, walau dengan berat hati tapi hanif mencoba merelakannya.
Danil langsung gabung sarapan tanpa menunggu hanif, karena hanif akan memandikan baby fiya dan menjemurnya di balkon.
Rumah kembali sepi, ayah dan bunda berangkat ke kota malang untuk perjalanan bisnis, danil ke kantor mengurus perusahaan ayah mertuanya, hanif sedang mengurus baby fiya dan sauqy di asuh oleh rina.
Hanif turun ke lantai satu dengan baby fiya di gendongannya.
''Cantik nya mamah bobo yah. '' ucap hanif saat menidurkan baby fiya di box bayi lantai satu dan hanif langsung ke dapur untuk makan.
''Bibi....Rumah ko sepi siih, sauqy di bawa kemana sama rina?? '' ucap hanif saat bibi merapihkan makanan di meja makan.
''Di taman belakang neng, lagi metik buah anggur. '' ucap bibi dan hanif mengangguk.
Selesai makan hanif ke ruang keluarga menghampiri baby fiya dan mengerjakan kerjaannya sedikit yang dikirim oleh dimas.
Sauqy masuk ke rumah membawa satu mangkuk buah anggur dan rina langsung mencucinya.
''Kaka dari mana ajah?? '' tanya hanif saat sauqy menghampiri nya.
''ambil anggurr maammaah... '' ucap sauqy dan hanif hanya tersenyum.
Rina memberikan buah anggur yang sudah di cuci dan sauqy memakannya, sauqy menyuapi hanif dan hanif tidak menolak dan menerima suapannya.
''Makan sama kaka ajah sendiri yah, jangan suapin mamah lagi. '' ucap hanif dan sauqy menggelengkan kepalanya, sauqy tetap menyuapi hanif.
Hanif fokus dengan kerjaannya yang menumpuk dan sauqy tertidur di sofa, rina memberikan bantal di kepalanya sauqy dan menyelimuti nya, karena hanif tidak mengizinkan sauqy di pindah kan.
''Rina tolong kamu jagain dulu fiya yah, saya ada meeting online dulu sebentar. '' ucap hanif dan rina mengangguk.
Hanif langsung masuk ke ruang kerja dan langsung meeting online dengan karyawan nya.
.
.
.
2 Tahun kemudian........
.
__ADS_1